Tim Super Trap Sadar Tayangan Toilet Tidak Sopan
Istimewa
Kapanlagi.com - Akibat penayangan Super Trap episode toilet umum, pihak Trans TV mengaku mendapat teguran keras dari Komisi Penyiaran Indonesia saat menghadiri undangan ke kantor KPI. Komisi penyiaran menganggap program acara tersebut sudah melampaui batas.
"KPI memberikan teguran keras, dari KPI kita menyadari itu, tepatnya kita menerima saran KPI untuk lebih sopan dalam berkreativitas," ujar D. Mayo selaku Eksekutif Produser Trans TV, saat ditemui di kantor KPI bilangan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (28/11).
KPI Terima 1.109 Pengaduan 'SUPER TRAP' Edisi Toilet UmumDalam perbincangan tersebut, Mayo mengatakan banyak diberikan masukan dari pihak KPI. "Kita ke sini dipanggil mengenai tayangan Super Trap yang dinilai tidak sopan," sambug Mayo.
Tim Trans TV mengaku menyadari kesalahan yang terjadi atas tayangan tersebut, "Kita menyadari itu tidak sopan, tapi Super Trap itu prinsipnya ngerjain orang, tapi trap-trap yang super kebetulan ini tayangan itu terkesan tidak sopan sama masyarakat, kita sadar akan hal itu," tandas Mayo.Â
SUPER TRAP EDISI TOILET DIANGGAP TIDAK BERMORAL
PERMINTAAN MAAF HUMAS TRANS TV SOAL ACARA SUPER TRAP EDISI TOILET
Advertisement
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/aal/abs/rth)
Advertisement
