

Begitu diungkapkan AE, sapaan keseharian Alberthiene Endah usai peluncuran biografi Meuthia Rizki: Memeluk Mimpi Mendayung Harapan di FX Mall, Jakarta, Senin (16/7). "Bukunya udah jadi. Tapi Mas Anang nunggu moment yang tepat buat diluncurin. Itu adalah buku kedua, karena buku pertama udah jadi, tapi mas Anang masih minta kurang ini, kurang ini. Sekarang udah dibikin lagi versi kedua ada penambahan-penambahan konten dan dia suka banget," urainya.
Dia juga tak masalah dengan penundaan peluncuran buku biografi Anang itu. Sebab dirinya merasa ada sesuatu yang akan bikin bahagia Anang bila bukunya diluncurkan sesuai moment. "Mas Anang liat momentnya saat ini kurang tepat dan aku setuju. Pasti ada suatu moment yang semua happy kalo buku ini dirilis," katanya.
AE menambahkan isi buku menceritakan tidak hanya masa bahagia tetapi juga masa sulit yang dialami Anang. "Isinya menceritakan bagaimana Anang lahir, bagaimana cara berpikirnya bisa ekstrem. Di situ diceritakan kenapa dia bisa cara berpikirnya ekstrem. Nah di situ diceritakan masa kecilnya gimana sampai bisa kaya gitu," pungkasnya. (kpl/dis/dew)