in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Tak Ada Toilet di Rumah, Wika Salim Dulu Harus Buang Air di Jamban

Senin, 02 September 2019 15:20 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Wika Salim © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Wika Salim kini sukses menjadi bintang dangdut Indonesia. Ia juga termasuk pedangdut populer. Kesuksesan itu pun tak mudah ia dapat, banyak kerja keras dan pengorbanan yang harus dilalui.

Jika teringat masa kecilnya, Wika Salim pun bersedih. Cerita masa kecilnya ini pun ia ungkap saat menjadi bintang tamu di acara yang dipandu Raffi Ahmad, Okay Bos beberapa waktu lalu.

Wika Salim pun hidup dalam keluarga yang sederhana. Meski begitu, ia beruntung miliki keluarga yang selalu menyayanginya.

"Aku ya keluarga sederhana lengkap (ada) mama, bapak, kakak. Ya kita memang terbiasa hidup yang ada adanya, seadanya. Tapi Alhamdulillah sih, selama berjalannya dari dulu sampai sekarang tetap cukup aja," ungkapnya.

1. Wika Salim Numpang Nonton TV

Salah satu cerita yang diingat Wika Salim adalah pernah diusir gara-gara seringnya numpang nonton di rumah tetangga. Diakuinya, keluarganya pun tak memiliki televisi. Apalagi di jaman dulu televisi jadi barang yang mewah.

"Jadi aku kan dulu, bapak itu bikin rumah sendiri. Jadi karena bapak dulu kan tukang (bangunan) jadi biasa bangun rumah sendiri maksudnya bikinin rumah orang. Bikin rumah, bikin sendiri dan sebelah rumah kita itu masih kebun," ucap wanita kelahiran Bogor ini.

"Dulu kan belum punya tv, namanya anak kecil kan pengen nonton tv jadi harus jalan sedikit sih, nonton di rumah tetangga. Mungkin karena terlalu sering numpang nonton, jadi suka ditutup pintu rumahnya," lanjutnya.

2. Rumah Wika Salim Tak Ada Toilet

Cerita lain pun diungkap olehnya. Ia pun menceritakan bagaimana susahnya buang air besar. Pasalnya dulu, di rumahnya belum ada toilet.

Jadi ia pun harus berjalan 5 sampai 7 menit untuk sampai ke sebuah jamban. "Dulu rumah itu kan belum ada toiletnya. Misalkan kalau mau buang air lumayan jauh, kalo di kampung namanya jamban. Dari rumah bawa air pake ember, jalannya lumayan jauh. Naik turun, jalannya rusak apalagi kalau habis hujan gitu jalannya jeblok (becek) gitu. Tumpah-tumpah (airnya) jadi sampe sana airnya tinggal dikit," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING