Cara Cek BPOM: Panduan Lengkap Memastikan Keamanan Produk Kesehatan
cara cek bpom
Kapanlagi.com - Memastikan keamanan produk kesehatan yang kita konsumsi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Cara cek BPOM menjadi langkah wajib yang harus dilakukan setiap konsumen sebelum membeli atau menggunakan produk obat, kosmetik, dan makanan olahan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai lembaga pemerintah nonkementerian memiliki tanggung jawab mengawasi peredaran produk kesehatan di Indonesia. Setiap produk yang telah terdaftar di BPOM telah melalui proses evaluasi ketat untuk memastikan keamanan, mutu, dan khasiatnya sesuai standar yang berlaku.
Menurut Bunga Rampai Farmakologi Dasar dan Klinik, BPOM sebagai pusat farmakovigilans nasional bertugas melakukan monitoring dan pengawasan terhadap aspek keamanan obat dengan menerapkan sistem farmakovigilans yang komprehensif. Sistem pelaporan BPOM sudah mengikuti perkembangan teknologi sehingga monitoring dapat dilakukan secara digital untuk melindungi masyarakat dari produk yang berpotensi berbahaya.
Advertisement
1. Pengertian dan Fungsi Sistem Cek BPOM
Sistem cek BPOM merupakan mekanisme verifikasi yang disediakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk membantu masyarakat memastikan keaslian dan legalitas produk kesehatan. Sistem ini dirancang sebagai bentuk perlindungan konsumen dari produk-produk yang tidak memenuhi standar keamanan atau bahkan produk palsu yang beredar di pasaran.
Cara cek BPOM dapat dilakukan melalui berbagai platform yang telah disediakan secara resmi, mulai dari website hingga aplikasi mobile yang dapat diakses secara gratis. Setiap produk yang telah lolos evaluasi BPOM akan mendapatkan nomor registrasi unik yang terdiri dari 13-15 digit sebagai identitas resmi produk tersebut.
Fungsi utama sistem ini adalah memberikan transparansi informasi kepada masyarakat mengenai status registrasi produk, komposisi bahan, tanggal terbit izin edar, serta informasi produsen dan pendaftar. Dengan demikian, konsumen dapat membuat keputusan yang tepat dalam memilih produk yang aman dan berkualitas.
Menurut Strategi Jitu Pengembangan Obat di Indonesia, sistem pengawasan BPOM melibatkan inspeksi sistematis terhadap produk dan fasilitas yang berkaitan dengan produksi obat. Inspeksi tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa setiap produk yang beredar telah memenuhi standar Good Manufacturing Practice (GMP) dan regulasi yang berlaku.
2. Metode Manual Cek BPOM dengan Sistem KLIK
BPOM mengembangkan metode sederhana yang dapat dilakukan secara manual tanpa bantuan teknologi, yaitu sistem Cek KLIK. Metode ini sangat praktis dan dapat diterapkan langsung saat berbelanja produk kesehatan di toko atau apotek.
- Cek Kemasan (K) - Periksa kondisi kemasan produk secara menyeluruh. Pastikan kemasan dalam kondisi baik, tidak rusak, sobek, penyok, atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan lainnya. Kemasan yang rusak dapat mengindikasikan produk palsu atau kualitas yang tidak terjamin.
- Cek Label (L) - Baca informasi pada label produk dengan teliti dan cermat. Pastikan informasi seperti komposisi bahan, dosis penggunaan, aturan pakai, kontraindikasi, dan efek samping tercantum dengan jelas dan lengkap sesuai standar BPOM.
- Cek Izin Edar (I) - Cari dan verifikasi nomor registrasi BPOM yang biasanya tercetak pada kemasan produk. Nomor ini harus sesuai dengan format standar yang ditetapkan BPOM dan dapat diverifikasi melalui sistem online.
- Cek Kedaluwarsa (K) - Periksa tanggal kedaluwarsa produk dan pastikan produk masih dalam masa berlaku yang aman untuk dikonsumsi. Hindari membeli produk yang mendekati atau telah melewati tanggal kedaluwarsa.
Metode Cek KLIK ini merupakan langkah awal yang efektif untuk melakukan cara cek BPOM secara mandiri. Sistem ini membantu konsumen mengidentifikasi produk yang mencurigakan sebelum melakukan verifikasi lebih lanjut melalui platform digital.
3. Cara Cek BPOM Melalui Website Resmi
Website resmi BPOM di alamat cekbpom.pom.go.id merupakan platform utama yang disediakan untuk memverifikasi status registrasi produk. Platform ini dapat diakses secara gratis dan menyediakan database lengkap produk-produk yang telah terdaftar resmi.
- Akses Website Resmi - Buka browser dan kunjungi alamat cekbpom.pom.go.id. Pastikan menggunakan alamat resmi untuk menghindari situs palsu yang dapat memberikan informasi yang tidak akurat.
- Pilih Kategori Pencarian - Pada halaman utama, pilih kategori pencarian yang sesuai dengan informasi yang Anda miliki, seperti pencarian berdasarkan nomor registrasi, nama produk, nama merek, atau nama pendaftar.
- Input Data Produk - Masukkan informasi produk yang ingin dicek dengan akurat. Jika menggunakan nomor registrasi, pastikan memasukkan seluruh digit tanpa spasi atau karakter tambahan.
- Eksekusi Pencarian - Klik tombol "Cari" atau tekan Enter untuk memulai proses pencarian dalam database BPOM. Sistem akan melakukan verifikasi terhadap data yang diinputkan.
- Analisis Hasil - Jika produk terdaftar, sistem akan menampilkan informasi lengkap meliputi nomor registrasi, jenis produk, nama produk, tanggal terbit izin, komposisi, pendaftar, dan produsen. Jika tidak muncul hasil, berarti produk tersebut tidak terdaftar di BPOM.
Website resmi ini juga menyediakan fitur pencarian lanjutan yang memungkinkan pengguna melakukan cara cek BPOM berdasarkan berbagai parameter. Informasi yang ditampilkan bersifat real-time dan selalu diperbarui sesuai dengan status terkini dari setiap produk yang terdaftar.
4. Aplikasi Mobile BPOM untuk Verifikasi Produk
BPOM menyediakan aplikasi mobile resmi yang dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store dengan nama "BPOM Mobile" dan "Cek BPOM". Aplikasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses verifikasi produk kapan saja dan di mana saja.
- Download dan Instalasi - Unduh aplikasi resmi BPOM Mobile dari toko aplikasi resmi. Pastikan mengunduh dari developer resmi "Badan Pengawas Obat dan Makanan" untuk menghindari aplikasi palsu.
- Aktivasi Izin Aplikasi - Berikan izin akses kamera dan GPS yang diperlukan untuk fitur scan barcode. Izin ini bersifat wajib karena aplikasi memerlukan data lokasi pengguna saat melakukan scanning.
- Fitur Cek Izin Edar - Gunakan fitur pencarian manual dengan memasukkan nomor registrasi, nama produk, atau informasi lainnya seperti pada website resmi.
- Fitur Scan Produk - Arahkan kamera smartphone ke QR Code atau barcode yang terdapat pada kemasan produk. Aplikasi akan secara otomatis mengenali dan membaca kode tersebut.
- Interpretasi Hasil - Aplikasi akan menampilkan informasi produk jika terdaftar, atau memberikan notifikasi "Data Tidak Ditemukan" jika produk tidak terdaftar di sistem BPOM.
Aplikasi BPOM Mobile juga dilengkapi dengan fitur tambahan seperti berita terbaru dari BPOM, fitur pengaduan produk, dan informasi mengenai alur registrasi produk. Cara cek BPOM melalui aplikasi ini sangat praktis terutama saat berbelanja di toko fisik.
5. Informasi yang Diperoleh dari Sistem Cek BPOM
Sistem verifikasi BPOM menyediakan informasi komprehensif yang sangat berguna bagi konsumen untuk memastikan keamanan dan kualitas produk. Setiap hasil pencarian yang berhasil akan menampilkan data lengkap yang telah diverifikasi oleh BPOM.
- Identitas Produk - Informasi dasar meliputi nomor registrasi BPOM, jenis kategori produk (obat, obat tradisional, suplemen, kosmetik, atau pangan olahan), nama produk resmi, dan merek dagang yang terdaftar.
- Informasi Regulasi - Data mengenai tanggal terbit izin edar, masa berlaku registrasi, dan status terkini dari izin edar produk tersebut di sistem BPOM.
- Komposisi dan Spesifikasi - Daftar lengkap komposisi bahan aktif dan bahan tambahan, bentuk sediaan produk (tablet, kapsul, cairan, krim, dll), serta kemasan dan jumlah produk per kemasan.
- Informasi Perusahaan - Data lengkap mengenai nama perusahaan pendaftar, produsen atau manufacturer, alamat fasilitas produksi, dan informasi kontak yang dapat dihubungi.
- Klaim dan Indikasi - Informasi mengenai klaim manfaat yang disetujui, indikasi penggunaan, dosis yang direkomendasikan, dan peringatan khusus yang perlu diperhatikan konsumen.
Cara cek BPOM yang efektif memerlukan pemahaman terhadap informasi yang ditampilkan. Konsumen perlu memverifikasi kesesuaian antara informasi pada kemasan fisik produk dengan data yang tercantum dalam sistem BPOM untuk memastikan keaslian produk.
6. Tips Keamanan dan Pencegahan Produk Palsu
Selain melakukan cara cek BPOM secara rutin, konsumen perlu memahami berbagai strategi pencegahan untuk menghindari produk palsu atau tidak terdaftar yang dapat membahayakan kesehatan.
- Verifikasi Nomor Registrasi - Selalu cocokkan nomor registrasi pada kemasan dengan format standar BPOM. Nomor registrasi kosmetik terdiri dari 11 angka dan 2 huruf, sedangkan obat memiliki format yang berbeda sesuai kategorinya.
- Pembelian dari Sumber Terpercaya - Beli produk kesehatan hanya dari apotek, toko obat berlisensi, atau distributor resmi yang telah terverifikasi. Hindari membeli dari penjual online yang tidak jelas kredibilitasnya.
- Perhatikan Harga yang Wajar - Waspada terhadap produk dengan harga yang terlalu murah dibandingkan harga pasar normal, karena bisa jadi merupakan produk palsu atau kadaluwarsa.
- Evaluasi Kualitas Kemasan - Produk asli umumnya memiliki kualitas kemasan yang baik dengan cetakan yang jelas, tidak buram, dan menggunakan bahan kemasan yang berkualitas.
- Konsultasi dengan Tenaga Kesehatan - Untuk produk obat, selalu konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum penggunaan, terutama untuk obat-obatan yang memerlukan resep.
Menurut Bunga Rampai Farmakologi Dasar dan Klinik, sistem farmakovigilans BPOM juga bergantung pada pelaporan spontan dari tenaga profesional kesehatan dan masyarakat. Jika menemukan produk yang mencurigakan atau mengalami efek samping yang tidak diharapkan, segera laporkan kepada BPOM melalui sistem pelaporan yang tersedia.
7. FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apakah semua produk kesehatan wajib memiliki izin BPOM?
Ya, semua produk obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan yang beredar di Indonesia wajib memiliki izin edar dari BPOM. Produk yang tidak memiliki izin BPOM dianggap ilegal dan berpotensi membahayakan kesehatan konsumen.
2. Bagaimana cara membedakan nomor registrasi BPOM asli dan palsu?
Nomor registrasi BPOM asli memiliki format standar yang konsisten dan dapat diverifikasi melalui sistem cek BPOM resmi. Nomor palsu biasanya tidak akan muncul dalam database atau menampilkan informasi produk yang tidak sesuai dengan kemasan fisik.
3. Apakah aplikasi BPOM Mobile aman digunakan?
Aplikasi BPOM Mobile yang diunduh dari toko aplikasi resmi (Google Play Store atau App Store) dengan developer "Badan Pengawas Obat dan Makanan" adalah aman digunakan. Aplikasi ini tidak mengumpulkan data pribadi pengguna dan hanya memerlukan izin kamera dan GPS untuk fitur scanning.
4. Apa yang harus dilakukan jika menemukan produk tidak terdaftar BPOM?
Jika menemukan produk yang tidak terdaftar di BPOM, segera hentikan penggunaan dan laporkan kepada BPOM melalui fitur pengaduan di aplikasi atau website resmi. Anda juga dapat melaporkan ke apotek atau toko tempat membeli produk tersebut.
5. Berapa lama proses registrasi produk di BPOM?
Waktu proses registrasi bervariasi tergantung jenis produk dan kelengkapan dokumen. Untuk produk kosmetik notifikasi bisa memakan waktu 3-6 bulan, sedangkan obat baru bisa memerlukan waktu 1-2 tahun karena harus melalui uji klinik dan evaluasi yang lebih ketat.
6. Apakah produk impor juga harus terdaftar di BPOM?
Ya, semua produk impor yang akan dipasarkan di Indonesia wajib memiliki izin edar dari BPOM. Importir harus mendaftarkan produk dan memenuhi semua persyaratan yang sama dengan produk lokal, termasuk uji laboratorium dan evaluasi keamanan.
7. Bagaimana cara melaporkan efek samping obat ke BPOM?
Efek samping obat dapat dilaporkan melalui sistem Monitoring Efek Samping Obat (MESO) di website BPOM, aplikasi BPOM Mobile, atau langsung ke fasilitas kesehatan terdekat. Laporan harus mencakup informasi lengkap mengenai produk, efek samping yang dialami, dan kondisi pasien.
(kpl/fed)
Advertisement