Cara Menggunakan Softlens Baru dengan Aman dan Nyaman

Cara Menggunakan Softlens Baru dengan Aman dan Nyaman
Cara Merawat Softlens dengan Benar

Kapanlagi.com - Menggunakan softlens untuk pertama kalinya seringkali membuat khawatir, terutama bagi pemula. Softlens atau lensa kontak menjadi pilihan praktis dibanding kacamata, baik untuk kebutuhan penglihatan maupun kosmetik. Namun, cara menggunakan softlens baru yang keliru dapat menimbulkan masalah pada kesehatan mata.

Banyak pengguna yang masih bingung apakah softlens baru boleh langsung dipakai atau harus direndam terlebih dahulu. Kesalahan dalam tahap awal penggunaan ini bisa menyebabkan mata perih, iritasi, bahkan infeksi. Memahami prosedur yang tepat sangat penting untuk kenyamanan dan keamanan mata Anda.

Artikel ini akan membahas secara lengkap cara menggunakan softlens baru yang benar dan aman. Anda akan mempelajari langkah-langkah persiapan, teknik pemasangan yang tepat, hingga tips perawatan agar softlens nyaman digunakan dan mata tetap sehat.

1. Persiapan Sebelum Menggunakan Softlens Baru

Sebelum memasang softlens baru, ada beberapa persiapan penting yang harus dilakukan. Tahap persiapan ini sangat krusial untuk memastikan softlens aman dan nyaman saat digunakan pertama kali.

Langkah pertama adalah memastikan kebersihan tangan. Cuci tangan menggunakan sabun non-kosmetik yang tidak mengandung parfum, minyak, atau lotion. Sisa kandungan tersebut dapat menempel pada softlens dan menyebabkan iritasi mata. Setelah dicuci bersih, keringkan tangan dengan handuk atau tisu bersih.

Menurut Klikdokter, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir akan menurunkan risiko infeksi mata. Hindari menggunakan sabun yang mengandung minyak atau parfum karena sisa kandungan tersebut dapat menempel di permukaan lensa.

Tahap selanjutnya adalah merendam softlens baru dengan cairan khusus. Saat membeli softlens baru, jangan langsung memakainya setelah dikeluarkan dari kemasan. Rendam softlens dalam cairan pembersih khusus selama 10-15 menit atau minimal delapan jam untuk hasil optimal. Proses perendaman ini bertujuan agar kandungan air dalam softlens beradaptasi dengan kadar air dari cairan pembersih, sehingga tidak menimbulkan rasa perih atau tidak nyaman saat digunakan.

Pastikan juga tempat penyimpanan softlens dalam keadaan bersih. Bersihkan wadah softlens dengan air hangat atau cairan khusus untuk memastikan tidak ada kotoran atau debu yang menempel. Simpan wadah di tempat yang aman, tidak terlalu lembap, dan tidak terkena sinar matahari langsung.

2. Langkah-Langkah Memasang Softlens Baru

Langkah-Langkah Memasang Softlens Baru (c) Ilustrasi AI

Setelah persiapan selesai, Anda dapat mulai memasang softlens dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Ambil Softlens dengan Hati-hati

Goyangkan perlahan wadah softlens sebelum dibuka agar lensa tidak menempel. Kemudian, ambil salah satu lensa dengan hati-hati menggunakan ujung jari telunjuk atau jari tengah. Sebaiknya selesaikan pemasangan pada satu mata terlebih dahulu agar lensa kanan dan kiri tidak tercampur.

2. Bilas Softlens dengan Cairan Khusus

Letakkan lensa di tengah telapak tangan dan bilas dengan cairan pembersih khusus softlens. Usap-usap softlens dengan satu arah selama sekitar 20 detik. Jangan pernah membilas softlens dengan air keran, air ludah, atau air minum karena dapat meningkatkan risiko infeksi mata.

3. Periksa Posisi Softlens

Letakkan softlens di ujung jari telunjuk dan periksa apakah ada sobekan atau kerusakan. Pastikan juga posisi lensa tidak terbalik. Menurut American Academy of Ophthalmology, jika lensa melengkung ke atas menyerupai mangkuk yang sempurna, artinya posisi sudah benar. Bila terdapat lekukan di bagian pinggir lensa, tandanya posisi terbalik.

4. Buka Kelopak Mata

Berdiri di depan cermin dengan pencahayaan yang cukup. Gunakan jari tangan kiri untuk menarik kelopak mata atas, kemudian gunakan jari tengah tangan kanan untuk menarik kelopak mata bawah. Anda bisa menyesuaikan penggunaan jari sesuai kenyamanan.

5. Pasang Softlens pada Mata

Dengan posisi mata terbuka lebar, tempelkan softlens perlahan pada permukaan bola mata. Anda bisa melihat lurus ke depan atau ke atas saat memasang lensa. Jangan terburu-buru dan lakukan dengan tenang.

6. Atur Posisi Softlens

Setelah softlens menempel, tutup mata dengan perlahan dan putar bola mata untuk memastikan lensa terpasang sempurna. Kemudian buka mata dan berkedip beberapa kali. Periksa di cermin apakah posisi lensa sudah berada di tengah bola mata. Jika terasa nyaman dan penglihatan jelas, berarti softlens sudah terpasang dengan baik.

3. Tips Agar Softlens Nyaman Digunakan

Tips Agar Softlens Nyaman Digunakan (c) Ilustrasi AI

Agar pengalaman menggunakan softlens baru lebih nyaman, perhatikan beberapa tips berikut. Pertama, potong kuku Anda agar tidak terlalu panjang. Kuku yang panjang dapat merobek softlens atau bahkan melukai mata secara tidak sengaja.

Kedua, pastikan mata selalu dalam kondisi lembap. Mata yang kering dapat membuat softlens tidak nyaman dan berisiko menimbulkan masalah. Gunakan obat tetes mata khusus untuk pengguna softlens sesuai anjuran dokter. Sering mengedipkan mata juga membantu menjaga kelembapan lensa.

Ketiga, jika Anda menggunakan makeup, pasang softlens terlebih dahulu sebelum merias wajah. Hal ini mencegah produk kosmetik seperti bedak, foundation, atau mascara menempel pada lensa yang dapat menyebabkan iritasi. Sebaliknya, saat membersihkan makeup, lepas softlens terlebih dahulu.

Keempat, lindungi mata dari sinar matahari. Penggunaan softlens dapat membuat mata lebih sensitif terhadap cahaya. Gunakan kacamata dengan proteksi UV atau topi lebar saat berada di bawah terik matahari. Hindari juga berada di tempat berdebu tanpa pelindung mata.

4. Hal yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Softlens

Hal yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Softlens (c) Ilustrasi AI

Ada beberapa hal penting yang harus dihindari untuk menjaga kesehatan mata saat menggunakan softlens. Pertama, jangan menggunakan softlens melebihi batas waktu yang ditentukan. Setiap jenis softlens memiliki masa pakai yang berbeda, baik harian, mingguan, atau bulanan. Menggunakan softlens yang sudah kadaluarsa sangat berbahaya bagi mata.

Kedua, jangan tidur dengan softlens kecuali jenis lensa Anda memang dirancang untuk dipakai saat tidur. Tidur dengan softlens dapat menyebabkan mata cepat lelah, berair, gatal, merah, bahkan meningkatkan risiko infeksi serius.

Menurut dr. Arina Heidyana dari Klikdokter, menggunakan softlens terlalu sering dapat menimbulkan beberapa masalah mata seperti infeksi, iritasi, alergi, dan ulkus kornea. Bila tidak ditangani dengan baik, risiko tersebut dapat bertambah parah hingga menyebabkan kebutaan.

Ketiga, hindari menggunakan softlens saat berenang atau mandi. Air dapat membuat softlens terlepas dan hilang, atau bahkan masuk ke kelopak mata yang sangat berbahaya. Air keran juga mengandung mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi mata serius.

Keempat, jangan berbagi atau meminjam softlens dengan orang lain, bahkan yang masih baru. Setiap mata memiliki kondisi dan ukuran yang berbeda. Berbagi softlens dapat menularkan bakteri dan meningkatkan risiko infeksi mata.

5. Cara Merawat Softlens dengan Benar

Cara Merawat Softlens dengan Benar (c) Ilustrasi AI

Perawatan softlens yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Selalu gunakan cairan pembersih khusus softlens yang direkomendasikan oleh dokter atau ahli mata. Jangan pernah menggunakan air keran, air mineral, atau cairan lain sebagai pengganti.

Sebuah studi dari Clinical Ophthalmology yang dilansir Klikdokter menjelaskan bahwa membersihkan lensa kontak dengan selain cairan khusus akan meningkatkan risiko terkena infeksi mata seperti keratitis.

Bersihkan softlens setiap kali sebelum dan sesudah digunakan. Metode "rub and rinse" sangat dianjurkan, yaitu dengan mengusap lensa menggunakan cairan pembersih selama 20 detik untuk menghilangkan kotoran dan protein yang menempel. Setelah itu, bilas kembali dengan cairan bersih sebelum menyimpan atau menggunakan.

Bersihkan wadah penyimpanan softlens secara rutin, minimal seminggu sekali dengan cairan khusus. Biarkan wadah terbuka hingga kering sepenuhnya. Ganti wadah softlens dengan yang baru setiap tiga bulan sekali untuk menjaga kebersihan optimal.

Simpan softlens di tempat yang aman, tidak lembap, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Pastikan tutup botol cairan pembersih tidak menyentuh permukaan apapun untuk menghindari kontaminasi. Buang softlens yang sudah kering atau kadaluarsa, jangan digunakan lagi meskipun sudah direndam kembali.

6. Tanda Bahaya dan Kapan Harus ke Dokter

Tanda Bahaya dan Kapan Harus ke Dokter (c) Ilustrasi AI

Segera lepas softlens jika Anda merasakan ketidaknyamanan yang tidak biasa. Beberapa tanda bahaya yang memerlukan perhatian medis segera antara lain mata merah yang tidak kunjung membaik, nyeri mata yang terus-menerus, penglihatan kabur atau buram, mata sangat sensitif terhadap cahaya, dan mata mengeluarkan kotoran atau air mata berlebihan.

Menurut Mayo Clinic, penggunaan softlens dapat menyebabkan masalah mulai dari rasa tidak nyaman hingga infeksi serius. Oleh karena itu, penting untuk melakukan kebiasaan higienis guna mencegah kemungkinan komplikasi akibat pemakaian softlens.

Jika mengalami iritasi ringan, lepas softlens dan biarkan mata beristirahat. Jangan gunakan softlens kembali sebelum berkonsultasi dengan dokter mata. Pemeriksaan rutin ke dokter mata juga sangat dianjurkan, setidaknya setiap enam bulan sekali atau sesuai rekomendasi dokter.

Jangan mengabaikan gejala ringan karena dapat berkembang menjadi masalah serius. Infeksi mata yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kornea bahkan kebutaan. Selalu prioritaskan kesehatan mata di atas penampilan atau kenyamanan sesaat.

7. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan) (c) Ilustrasi AI

1. Apakah softlens baru boleh langsung dipakai tanpa direndam?

Tidak, softlens baru tidak boleh langsung dipakai. Anda harus merendam softlens baru dengan cairan khusus minimal 10-15 menit atau idealnya delapan jam sebelum digunakan. Proses perendaman ini penting agar kandungan air dalam softlens beradaptasi dengan cairan pembersih, sehingga nyaman saat digunakan dan tidak menyebabkan mata perih atau iritasi.

2. Berapa lama maksimal menggunakan softlens dalam sehari?

Waktu maksimal penggunaan softlens bervariasi tergantung jenis lensa, namun umumnya tidak lebih dari 8-12 jam per hari. Hindari menggunakan softlens selama 24 jam tanpa melepasnya sama sekali karena dapat menyebabkan mata kekurangan oksigen, kering, dan meningkatkan risiko infeksi. Selalu lepas softlens sebelum tidur kecuali jenis lensa Anda memang dirancang untuk pemakaian extended wear.

3. Bolehkah mencuci softlens dengan air keran?

Tidak boleh. Jangan pernah mencuci atau membilas softlens dengan air keran, air mineral, air ludah, atau cairan selain pembersih khusus softlens. Air keran mengandung mikroorganisme dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi mata serius seperti keratitis. Selalu gunakan cairan pembersih khusus softlens yang steril dan aman untuk mata.

4. Apa yang harus dilakukan jika softlens terasa tidak nyaman di mata?

Jika softlens terasa tidak nyaman, segera lepas dan periksa apakah ada kotoran, robekan, atau posisi lensa yang terbalik. Bilas softlens dengan cairan pembersih dan coba pasang kembali. Jika masih terasa tidak nyaman, lepas softlens dan biarkan mata beristirahat. Jangan memaksakan menggunakan softlens yang tidak nyaman karena dapat menyebabkan iritasi atau cedera pada mata.

5. Berapa lama softlens bisa digunakan sebelum harus diganti?

Masa pakai softlens tergantung jenisnya. Softlens harian (daily) hanya bisa digunakan sekali lalu dibuang. Softlens mingguan bisa dipakai hingga satu minggu, sedangkan softlens bulanan bisa digunakan hingga 30 hari dengan perawatan yang tepat. Selalu perhatikan tanggal kadaluarsa pada kemasan dan jangan menggunakan softlens yang sudah melewati batas waktu pemakaian karena sangat berbahaya bagi kesehatan mata.

6. Apakah boleh tidur menggunakan softlens?

Umumnya tidak dianjurkan tidur dengan softlens kecuali jenis lensa Anda memang dirancang khusus untuk pemakaian extended wear atau overnight. Tidur dengan softlens dapat menyebabkan mata kekurangan oksigen, menjadi kering, merah, dan meningkatkan risiko infeksi mata hingga 6-8 kali lipat. Selalu lepas softlens sebelum tidur untuk menjaga kesehatan mata.

7. Bagaimana cara menyimpan softlens yang benar?

Simpan softlens dalam wadah khusus yang bersih dan tertutup rapat dengan cairan pembersih yang cukup menutupi seluruh permukaan lensa. Ganti cairan setiap kali menyimpan softlens, jangan gunakan cairan yang sama berulang kali. Simpan wadah di tempat yang sejuk, kering, tidak lembap, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Bersihkan wadah minimal seminggu sekali dan ganti dengan yang baru setiap tiga bulan.

(kpl/fds)

Rekomendasi
Trending