Cara Menghitung Kalori Makanan untuk Menjaga Berat Badan Ideal

Cara Menghitung Kalori Makanan untuk Menjaga Berat Badan Ideal
cara menghitung kalori makanan (h)

Kapanlagi.com - Mengetahui cara menghitung kalori makanan menjadi keterampilan penting bagi siapa saja yang ingin menjaga kesehatan dan berat badan ideal. Kalori merupakan satuan energi yang terkandung dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari.

Dengan memahami jumlah kalori pada setiap makanan, Anda dapat menyesuaikan asupan harian sesuai kebutuhan tubuh. Hal ini membantu mencegah kelebihan atau kekurangan asupan energi yang dapat berdampak pada kesehatan.

Secara umum, kebutuhan kalori orang dewasa berada di kisaran 1.600–2.800 kalori per hari, tergantung usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik. Beberapa contoh database nutrisi online yang bisa kamu gunakan, yaitu USDA National Nutrient Database, Nutritionix, atau CalorieKing.

1. Pengertian Kalori dalam Makanan

Pengertian Kalori dalam Makanan (c) Ilustrasi AI

Kalori adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan jumlah energi dalam makanan dan minuman. Setiap makanan dan minuman yang kita konsumsi mengandung kalori dalam jumlah yang berbeda-beda, tergantung pada komposisi nutrisinya.

Jumlah kalori pada makanan dan minuman, umumnya ditulis dalam satuan kilo kalori (kkal). Misalnya, 250 kalori ditulis dengan 250 kkal. Tubuh memerlukan kalori agar dapat berfungsi dengan baik dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bernapas, berpikir, hingga bergerak.

Jika jumlah kalori yang masuk melebihi kebutuhan harian, kelebihannya dapat disimpan sebagai lemak dan memicu kenaikan berat badan. Sebaliknya, asupan kalori yang terlalu rendah dapat menyebabkan tubuh kekurangan energi untuk melakukan fungsinya, sehingga terjadi gangguan pada keseimbangan fungsi tubuh.

Tujuan utama menghitung kalori makanan adalah meningkatkan kesadaran terhadap apa yang dikonsumsi, terutama ketika menjalani diet sehat. Dengan mengetahui cara menghitung kalori makanan, Anda dapat lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan membatasi porsi makan sesuai kebutuhan.

2. Metode Membaca Label Informasi Nilai Gizi

Salah satu cara menghitung kalori makanan yang paling mudah yakni membaca informasi nilai gizi pada kemasan makanan. Hampir setiap produsen makanan diharuskan menyertakan informasi nilai gizi pada produk kemasan. Label ini biasanya terletak di bagian belakang atau samping kemasan produk.

Label nutrisi akan memberikan informasi tentang jumlah kalori, karbohidrat, protein, lemak, serat, dan gula dalam satu porsi makanan. Informasi ini sangat membantu untuk mengetahui kandungan gizi secara detail dari makanan yang akan dikonsumsi.

Saat mengonsumsi makanan kemasan, biasakan untuk membaca bagian "Takaran Saji" dan total kalori per sajian. Banyak orang tidak menyadari bahwa satu kemasan bisa berisi lebih dari satu takaran saji, sehingga jumlah kalori yang masuk sebenarnya lebih besar dari yang terlihat di baris pertama label gizi.

Sebagai contoh, bila biskuit memiliki 120 kalori per takaran saji dan satu bungkus berisi dua takaran saji, totalnya menjadi 240 kalori jika Anda menghabiskan seluruh kemasan. Oleh karena itu, perhatikan dengan seksama informasi takaran saji agar perhitungan kalori lebih akurat.

3. Cara Menghitung Kalori Berdasarkan Zat Gizi Makro

Cara Menghitung Kalori Berdasarkan Zat Gizi Makro (c) Ilustrasi AI

Untuk menghitung kalori makanan secara manual, Anda perlu memahami kandungan tiga zat gizi makro utama, yaitu protein, karbohidrat, dan lemak. Ketiga zat gizi ini merupakan sumber kalori utama dalam makanan yang kita konsumsi.

Satu gram protein dan satu gram karbohidrat diperkirakan mengandung sekitar 4 kalori. Sedangkan satu gram lemak setara dengan 9 kalori. Dengan mengetahui konversi ini, Anda dapat menghitung total kalori dari makanan yang dikonsumsi.

Langkah pertama adalah memperhatikan kandungan protein, karbohidrat, dan lemak yang tertera pada label kemasan. Kemudian, kalikan jumlah gram masing-masing zat gizi dengan nilai kalorinya. Misalnya, jika makanan mengandung 20 gram protein, 35 gram karbohidrat, dan 15 gram lemak, maka perhitungannya adalah:

  • Protein: 20 gram × 4 = 80 kalori
  • Karbohidrat: 35 gram × 4 = 140 kalori
  • Lemak: 15 gram × 9 = 135 kalori

Setelah mengetahui bagaimana kalori dihitung, jumlahkan setiap zat gizi makro untuk mendapatkan kalori total dalam satu porsi makanan. Total kalori zat gizi makro yang telah dihitung sebelumnya yakni 355 kalori. Angka ini harus sesuai dengan total kalori yang tertera pada label kemasan.

Menurut ahli diet, 46-65% dari total kalori yang dikonsumsi setiap hari harus berasal dari karbohidrat, 10-35% dari protein, dan 20-25% dari lemak. Proporsi ini penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi dalam tubuh.

4. Menggunakan Timbangan dan Alat Ukur Makanan

Jumlah kalori sangat dipengaruhi oleh ukuran porsi makanan yang dikonsumsi. Perbedaan kecil dalam porsi dapat menghasilkan selisih kalori yang cukup besar, sehingga pengukuran yang akurat menjadi penting.

Menggunakan timbangan dapur membantu porsi tetap konsisten, terutama bila Anda sedang berusaha menjaga atau menurunkan berat badan. Dengan menimbang makanan, Anda dapat mengetahui dengan pasti berapa gram makanan yang dikonsumsi dan menghitung kalorinya dengan lebih akurat.

Cara menghitung kalori makanan untuk diet bisa dilakukan dengan menimbang dan mengukur porsi makanan Anda. Anda perlu mengatur porsi makan dengan jumlah kalori harian yang dibutuhkan. Pada awalnya, menimbang setiap porsi mungkin terasa merepotkan, namun seiring waktu Anda akan terbiasa memperkirakan ukuran porsi dengan lebih baik.

Selain timbangan, Anda juga dapat menggunakan gelas ukur untuk mengukur makanan cair atau makanan yang sulit ditimbang. Alat-alat ini membantu memastikan bahwa porsi yang dikonsumsi sesuai dengan yang direncanakan dalam perhitungan kalori harian.

5. Memanfaatkan Aplikasi dan Database Kalori Online

Memanfaatkan Aplikasi dan Database Kalori Online (c) Ilustrasi AI

Ada banyak aplikasi dan situs web yang dirancang khusus untuk membantu menghitung kalori pada makanan secara cepat. Teknologi ini sangat memudahkan proses penghitungan kalori tanpa harus melakukan perhitungan manual yang rumit.

Kamu hanya perlu memasukkan nama makanan dan minuman di aplikasi/situs tersebut, kemudian tunggu beberapa menit sampai informasi nutrisi dan jumlah kalori yang terkandung dalam makanan dan minuman tersebut muncul. Beberapa aplikasi/situs yang populer untuk menghitung kalori makanan, di antaranya MyFitnessPal, Lose It!, atau Fitbit.

Gunakan aplikasi penghitung kalori, seperti MyFitnessPal, FatSecret, atau Yazio, untuk mempermudah pencatatan dan estimasi kalori. Aplikasi-aplikasi ini biasanya memiliki database makanan yang sangat lengkap, termasuk makanan lokal dan internasional.

Keuntungan menggunakan aplikasi adalah kemampuannya untuk menyimpan riwayat konsumsi makanan harian, sehingga Anda dapat melacak pola makan dan total kalori yang dikonsumsi dalam periode tertentu. Beberapa aplikasi juga menyediakan fitur barcode scanner yang memudahkan pencarian informasi nutrisi produk kemasan.

Untuk makanan yang tidak dikemas atau masakan rumahan, Anda dapat menggunakan database nutrisi seperti yang disediakan oleh USDA (United States Department of Agriculture) yang menyediakan informasi nutrisi lengkap untuk ribuan jenis makanan.

6. Mempertimbangkan Metode Memasak dalam Perhitungan Kalori

Mempertimbangkan Metode Memasak dalam Perhitungan Kalori (c) Ilustrasi AI

Selain porsi, cara memasak juga berpengaruh pada besarnya kalori yang masuk ke tubuh. Beberapa metode memasak dapat menambah kalori, sementara yang lain hampir tidak mengubahnya sama sekali. Pemahaman tentang pengaruh metode memasak sangat penting untuk perhitungan kalori yang akurat.

Menggoreng, biasanya membuat makanan menyerap minyak sehingga kalorinya meningkat · Menumis, menambah sedikit kalori karena minyak yang digunakan lebih sedikit · Merebus, mengukus, atau memanggang tanpa minyak, umumnya tidak menambah kalori · Sebagai contoh, ayam rebus 100 gram mengandung sekitar 165 kalori, sedangkan ayam goreng 100 gram dapat mencapai 250–300 kalori tergantung jumlah minyaknya.

Perbedaan kalori yang signifikan ini menunjukkan pentingnya memilih metode memasak yang tepat, terutama bagi mereka yang sedang mengatur asupan kalori. Metode memasak yang lebih sehat seperti mengukus, merebus, atau memanggang dapat membantu mengurangi kalori tanpa mengurangi nilai gizi makanan.

Jika Anda memasak dengan minyak, pastikan untuk menghitung kalori dari minyak yang digunakan. Satu sendok makan minyak goreng mengandung sekitar 120 kalori, sehingga penggunaan minyak yang berlebihan dapat meningkatkan total kalori makanan secara signifikan.

Jumlah kalori yang sudah diketahui hanya menunjukkan satu porsi sebuah makanan. Bila ada beberapa porsi yang termasuk dalam makanan tersebut, jumlah kalori sebenarnya akan jauh lebih banyak. Itu sebabnya, Anda perlu mengatur berapa banyak porsi makan yang sesuai dengan jumlah kebutuhan kalori harian.

7. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa itu kalori dan mengapa penting untuk menghitungnya?

Kalori adalah satuan energi yang terkandung dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi. Menghitung kalori penting untuk menjaga keseimbangan antara energi yang masuk dan yang dibakar tubuh, sehingga berat badan dapat terkontrol dengan baik dan terhindar dari risiko obesitas atau kekurangan gizi.

2. Bagaimana cara membaca label nutrisi pada kemasan makanan?

Perhatikan bagian "Takaran Saji" dan total kalori per sajian pada label kemasan. Pastikan Anda memahami bahwa satu kemasan bisa berisi lebih dari satu takaran saji. Label juga menampilkan kandungan protein, karbohidrat, lemak, dan nutrisi lainnya yang dapat membantu menghitung total kalori makanan.

3. Berapa kalori yang terkandung dalam protein, karbohidrat, dan lemak?

Satu gram protein mengandung 4 kalori, satu gram karbohidrat juga mengandung 4 kalori, sedangkan satu gram lemak mengandung 9 kalori. Dengan mengetahui konversi ini, Anda dapat menghitung total kalori makanan berdasarkan kandungan zat gizi makronya.

4. Apakah aplikasi penghitung kalori akurat?

Aplikasi penghitung kalori seperti MyFitnessPal, FatSecret, atau Yazio umumnya cukup akurat karena menggunakan database nutrisi yang lengkap. Namun, akurasi tetap bergantung pada ketelitian Anda dalam memasukkan jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi, serta memilih data yang paling sesuai dari database.

5. Bagaimana cara menghitung kalori makanan yang dimasak di rumah?

Untuk makanan yang dimasak di rumah, timbang setiap bahan mentah sebelum dimasak, kemudian cari informasi kalori masing-masing bahan dari database nutrisi atau aplikasi. Jumlahkan semua kalori dari bahan-bahan tersebut, lalu bagi dengan jumlah porsi yang dihasilkan untuk mendapatkan kalori per porsi.

6. Apakah metode memasak mempengaruhi jumlah kalori makanan?

Ya, metode memasak sangat mempengaruhi jumlah kalori. Menggoreng menambah kalori karena makanan menyerap minyak, sementara merebus, mengukus, atau memanggang tanpa minyak hampir tidak menambah kalori. Sebagai contoh, ayam goreng memiliki kalori lebih tinggi dibanding ayam rebus dengan berat yang sama.

7. Berapa kebutuhan kalori harian yang ideal untuk orang dewasa?

Kebutuhan kalori harian bervariasi tergantung usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik. Secara umum, pria dewasa membutuhkan sekitar 2.500-2.700 kalori per hari, sedangkan wanita dewasa membutuhkan sekitar 2.100-2.300 kalori per hari. Untuk perhitungan yang lebih akurat, gunakan rumus BMR (Basal Metabolic Rate) yang disesuaikan dengan tingkat aktivitas.

(kpl/fed)

Rekomendasi
Trending