Contoh Kata Hubung yang Sering Digunakan dalam Kalimat

Contoh Kata Hubung yang Sering Digunakan dalam Kalimat
Contoh Kata Hubung (credit: pexels.com)

Kapanlagi.com - Kata hubung atau konjungsi merupakan kata yang berfungsi menghubungkan kata, frasa, klausa, atau kalimat. Penggunaan kata hubung yang tepat dapat membuat kalimat menjadi lebih efektif dan mudah dipahami. Berikut ini adalah berbagai contoh kata hubung beserta penggunaannya dalam kalimat:

1. Kata Penghubung Aditif (Gabungan)

belajar dengan banyak buku (credit: pexels.com)

Kata penghubung aditif berfungsi menghubungkan dua hal yang setara. Contohnya:

  • Dan
  • Serta
  • Juga
  • Lagi
  • Lagipula

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Ibu membeli buah apel dan jeruk di pasar.
  2. Dia pandai menyanyi serta bermain gitar.
  3. Selain cantik, dia juga pintar.
  4. Kami perlu membeli buku lagi untuk semester depan.
  5. Saya tidak suka makanan pedas, lagipula itu tidak baik untuk lambung saya.

2. Kata Penghubung Waktu

Kata penghubung waktu menunjukkan hubungan waktu antara dua kejadian. Contohnya:

  • Sebelum
  • Sesudah
  • Ketika
  • Saat
  • Selama
  • Sejak
  • Hingga

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Cuci tangan sebelum makan.
  2. Sesudah lulus kuliah, dia langsung mendapat pekerjaan.
  3. Ketika hujan turun, kami berteduh di halte bus.
  4. Saat liburan tiba, banyak orang pergi berwisata.
  5. Selama pandemi, kita harus tetap menjaga protokol kesehatan.
  6. Sejak kecil, dia sudah bercita-cita menjadi dokter.
  7. Kami belajar hingga larut malam untuk persiapan ujian besok.

3. Kata Penghubung Pertentangan

Kata penghubung pertentangan menghubungkan dua hal yang berlawanan. Contohnya:

  • Tetapi
  • Namun
  • Melainkan
  • Sedangkan
  • Meskipun
  • Walaupun

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Dia pandai, tetapi sombong.
  2. Saya ingin pergi, namun hujan turun dengan deras.
  3. Bukan dia yang salah, melainkan temannya.
  4. Adik suka es krim, sedangkan kakak lebih suka puding.
  5. Meskipun lelah, dia tetap bekerja keras.
  6. Walaupun sudah tua, nenekku masih aktif berolahraga.

4. Kata Penghubung Pilihan

perempuan di perpustakaan (credit: pexels.com)

Kata penghubung pilihan menunjukkan adanya pilihan antara dua hal. Contohnya:

  • Atau
  • Maupun
  • Baik…maupun

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Kamu mau makan nasi atau mie?
  2. Dia bisa berbahasa Inggris maupun Jepang.
  3. Baik anak-anak maupun orang dewasa menyukai es krim.

5. Kata Penghubung Tujuan

Kata penghubung tujuan menunjukkan maksud atau tujuan dari suatu tindakan. Contohnya:

  • Agar
  • Supaya
  • Untuk

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Dia belajar dengan giat agar lulus ujian.
  2. Ibu memasak sayur supaya anak-anak makan dengan lahap.
  3. Mereka bekerja keras untuk mencapai impian mereka.

6. Kata Penghubung Sebab

Kata penghubung sebab menunjukkan alasan terjadinya suatu hal. Contohnya:

  • Karena
  • Sebab
  • Lantaran

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Dia tidak masuk sekolah karena sakit.
  2. Tanaman itu mati sebab kurang air.
  3. Lantaran hujan deras, acara tersebut dibatalkan.

7. Kata Penghubung Akibat

papan tulis (credit: pexels.com)

Kata penghubung akibat menunjukkan hasil atau konsekuensi dari suatu tindakan. Contohnya:

  • Sehingga
  • Akibatnya
  • Maka

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Dia belajar dengan tekun sehingga mendapat nilai terbaik.
  2. Hujan turun sangat deras, akibatnya banyak jalan yang tergenang air.
  3. Dia tidak mengerjakan PR, maka guru menghukumnya.

8. Kata Penghubung Syarat

Kata penghubung syarat menunjukkan kondisi yang harus dipenuhi. Contohnya:

  • Jika
  • Kalau
  • Asalkan

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Jika hujan turun, kita akan membatalkan piknik.
  2. Kalau kamu rajin belajar, pasti nilaimu akan bagus.
  3. Kamu boleh pergi asalkan sudah menyelesaikan tugas-tugasmu.

9. Kata Penghubung Perbandingan

Kata penghubung perbandingan digunakan untuk membandingkan dua hal. Contohnya:

  • Seperti
  • Bagaikan
  • Bagai

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Wajahnya cantik seperti bidadari.
  2. Dia berlari bagaikan kilat.
  3. Hatinya bagai batu, keras dan dingin.

10. Kata Penghubung Penegas

laptop di atas meja (credit: pexels.com)

Kata penghubung penegas digunakan untuk memberikan penekanan. Contohnya:

  • Bahkan
  • Malahan
  • Apalagi

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Dia sangat pandai, bahkan menjadi juara kelas.
  2. Bukan hanya tidak membantu, malahan dia menambah masalah.
  3. Anak kecil saja bisa melakukannya, apalagi orang dewasa sepertimu.

11. Kata Penghubung Urutan

Kata penghubung urutan menunjukkan tahapan atau urutan kejadian. Contohnya:

  • Kemudian
  • Selanjutnya
  • Akhirnya

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Pertama, kocok telur. Kemudian, tambahkan gula.
  2. Selanjutnya, kita akan membahas bab ketiga.
  3. Setelah berjuang keras, akhirnya dia berhasil lulus ujian.

12. Kata Penghubung Pembatas

Kata penghubung pembatas digunakan untuk membatasi suatu pernyataan. Contohnya:

  • Kecuali
  • Selain
  • Hanya

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Semua murid harus hadir, kecuali yang sakit.
  2. Selain menyanyi, dia juga pandai menari.
  3. Dia hanya makan sayuran, tidak makan daging.

13. Kata Penghubung Penjelas

ruang kelas dan diskusi (credit: pexels.com)

Kata penghubung penjelas digunakan untuk memberikan penjelasan tambahan. Contohnya:

  • Yaitu
  • Yakni
  • Bahwa

Contoh penggunaan dalam kalimat:

  1. Ada tiga warna primer, yaitu merah, kuning, dan biru.
  2. Dia memiliki hobi unik, yakni mengoleksi tutup botol.
  3. Saya yakin bahwa dia akan berhasil.

Itulah penggunaan kata hubung yang tepat sangat penting dalam membentuk kalimat yang efektif dan mudah dipahami. Masih banyak edukasi lain yang bisa KLovers ketahui lagi dengan membaca artikel kapanlagi.com loh. Karena, kalau bukan sekarang, KapanLagi?

Rekomendasi
Trending