Kata Sifat yang Tidak Beraturan: Panduan Lengkap dan Contoh Penggunaan
Daftar Kata Sifat yang Tidak Beraturan Paling Umum (image by AI)
Kapanlagi.com - Dalam mempelajari bahasa Inggris, pemahaman tentang kata sifat yang tidak beraturan menjadi sangat penting untuk menguasai tata bahasa dengan baik. Kata sifat jenis ini memiliki pola perubahan yang unik dan tidak mengikuti aturan standar seperti kata sifat beraturan pada umumnya.
Berbeda dengan kata sifat beraturan yang hanya menambahkan akhiran -er dan -est, kata sifat yang tidak beraturan mengalami perubahan bentuk secara keseluruhan. Hal ini membuat pembelajaran menjadi lebih menantang namun sangat penting untuk dikuasai dalam komunikasi sehari-hari.
Menurut Writers' Handbook, kata sifat tidak beraturan merupakan adjektiva yang tidak mengikuti dua metode umum dalam pembentukan comparative dan superlative, sehingga harus dipelajari secara khusus. Penguasaan kata sifat ini akan meningkatkan akurasi tata bahasa dan variasi leksikal dalam penggunaan bahasa Inggris.
Advertisement
1. Pengertian dan Karakteristik Kata Sifat yang Tidak Beraturan
Kata sifat yang tidak beraturan atau irregular adjectives adalah kata sifat yang tidak mengikuti pola standar dalam pembentukan tingkat perbandingan. Kata sifat beraturan umumnya membentuk comparative dengan menambahkan -er dan superlative dengan menambahkan -est, namun kata sifat tidak beraturan mengalami perubahan bentuk yang sama sekali berbeda.
Karakteristik utama dari kata sifat tidak beraturan meliputi perubahan bentuk yang tidak dapat diprediksi, jumlah yang relatif terbatas sehingga dapat dihafalkan, dan penggunaan yang sangat umum dalam percakapan sehari-hari. Kata sifat ini juga sering muncul dalam tes standar bahasa Inggris seperti IELTS, TOEIC, dan Cambridge tests.
Sebagai contoh, kata "good" tidak berubah menjadi "gooder" atau "goodest", melainkan menjadi "better" dan "best". Demikian pula kata "bad" berubah menjadi "worse" dan "worst", bukan "badder" atau "baddest". Pola perubahan ini harus dipelajari dan dihafalkan karena tidak mengikuti aturan yang dapat diprediksi.
Melansir dari Grammar Island, penguasaan kata sifat tidak beraturan sangat penting karena kesalahan penggunaan seperti "more better" atau "most worst" dianggap sebagai kesalahan tata bahasa yang mendasar dalam bahasa Inggris.
2. Daftar Kata Sifat yang Tidak Beraturan Paling Umum
- Good - Better - Best
Kata sifat "good" merupakan salah satu irregular adjective yang paling sering digunakan. Contoh penggunaan: "This is a good book" (positive), "This book is better than that one" (comparative), "This is the best book I've ever read" (superlative). - Bad - Worse - Worst
Kata "bad" mengalami perubahan menjadi "worse" untuk comparative dan "worst" untuk superlative. Penggunaan: "The weather is bad today", "Tomorrow will be worse", "This is the worst storm this year". - Far - Farther/Further - Farthest/Furthest
Kata "far" memiliki dua bentuk perbandingan yang dapat digunakan. "Farther" umumnya untuk jarak fisik, sedangkan "further" untuk konsep abstrak. Contoh: "He ran farther than expected" dan "We need to discuss this further". - Little - Less - Least
Untuk kata "little" yang menunjukkan jumlah (bukan ukuran), bentuk perubahannya menjadi "less" dan "least". Penggunaan: "I have little time", "I need less sugar", "This requires the least effort". - Many/Much - More - Most
Kata "many" untuk benda yang dapat dihitung dan "much" untuk benda yang tidak dapat dihitung, keduanya berubah menjadi "more" dan "most". Contoh: "Many students" menjadi "more students" dan "most students". - Old - Older/Elder - Oldest/Eldest
Kata "old" memiliki dua bentuk perbandingan. "Older/oldest" untuk penggunaan umum, sedangkan "elder/eldest" khusus untuk hubungan keluarga. Contoh: "My elder brother" tetapi "This building is older".
Mengutip dari Sumber Kecerdasan Manusia karya P. Ratu Ile Tokan, M.Pd, pemahaman tentang sifat-sifat yang beragam, baik yang beraturan maupun tidak beraturan, merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran yang hakiki untuk mengembangkan kecerdasan manusia.
3. Perbedaan Kata Sifat Beraturan dan Tidak Beraturan
Perbedaan mendasar antara kata sifat beraturan dan tidak beraturan terletak pada pola pembentukan tingkat perbandingannya. Kata sifat beraturan mengikuti aturan yang dapat diprediksi, yaitu menambahkan -er untuk comparative dan -est untuk superlative pada kata sifat bersuku kata satu atau dua, atau menggunakan "more" dan "most" untuk kata sifat yang lebih panjang.
Sebaliknya, kata sifat yang tidak beraturan mengalami perubahan bentuk yang sama sekali berbeda dan tidak dapat diprediksi. Misalnya, kata sifat beraturan seperti "tall" menjadi "taller" dan "tallest", sedangkan kata sifat tidak beraturan seperti "good" berubah total menjadi "better" dan "best".
Dari segi jumlah, kata sifat beraturan jauh lebih banyak daripada yang tidak beraturan. Namun, kata sifat tidak beraturan umumnya merupakan kata-kata yang sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, sehingga penguasaannya menjadi sangat penting untuk komunikasi yang efektif.
Dalam konteks pembelajaran, kata sifat beraturan dapat dipelajari melalui pemahaman pola, sedangkan kata sifat tidak beraturan harus dihafalkan satu per satu. Hal ini membuat pembelajaran kata sifat tidak beraturan memerlukan pendekatan yang berbeda dan latihan yang lebih intensif.
4. Kesalahan Umum dalam Penggunaan Kata Sifat yang Tidak Beraturan
Kesalahan yang paling sering terjadi dalam penggunaan kata sifat yang tidak beraturan adalah penerapan aturan kata sifat beraturan pada kata sifat tidak beraturan. Misalnya, menggunakan "more better" atau "most best" yang merupakan bentuk ganda yang salah. Bentuk yang benar adalah "better" dan "best" tanpa tambahan "more" atau "most".
Kesalahan lain yang umum terjadi adalah menciptakan bentuk comparative dan superlative yang tidak ada, seperti "gooder", "badder", atau "baddest". Bentuk-bentuk ini tidak ada dalam bahasa Inggris karena kata "good" dan "bad" memiliki bentuk irregular yang sudah ditetapkan.
Penggunaan artikel "the" juga sering diabaikan dalam bentuk superlative. Bentuk superlative kata sifat tidak beraturan harus selalu didahului oleh "the", seperti "the best", "the worst", "the most". Menghilangkan artikel ini merupakan kesalahan tata bahasa yang cukup mendasar.
Melansir dari 1001 Tanya Jawab Dalam Islam karya Ust. Muksin Matheer dan Ilham Dewangga, dalam mempelajari sifat-sifat yang beragam, termasuk dalam bahasa, penting untuk memahami bahwa ada pola yang beraturan dan tidak beraturan yang harus dipelajari dengan pendekatan yang tepat.
5. Strategi Menghafal dan Menguasai Kata Sifat yang Tidak Beraturan
- Metode Pengelompokan
Kelompokkan kata sifat tidak beraturan berdasarkan pola perubahan yang serupa. Misalnya, kelompok kata yang berubah total seperti "good-better-best" dan "bad-worse-worst", atau kelompok yang memiliki variasi seperti "far-farther/further-farthest/furthest". - Penggunaan dalam Konteks
Pelajari kata sifat tidak beraturan dalam konteks kalimat yang bermakna. Buat kalimat-kalimat yang menggunakan ketiga bentuk (positive, comparative, superlative) untuk setiap kata sifat tidak beraturan yang dipelajari. - Latihan Berulang
Lakukan latihan berulang dengan membuat perbandingan menggunakan kata sifat tidak beraturan. Praktikkan dalam percakapan sehari-hari atau tulisan untuk memperkuat ingatan dan pemahaman. - Penggunaan Kartu Memori
Buat kartu memori (flashcards) yang berisi bentuk positive di satu sisi dan bentuk comparative-superlative di sisi lain. Metode ini efektif untuk menghafal dan mengingat bentuk-bentuk irregular. - Pembelajaran Melalui Lagu atau Rima
Gunakan lagu atau rima untuk membantu mengingat bentuk-bentuk kata sifat tidak beraturan. Metode ini memanfaatkan memori auditif dan ritme untuk memperkuat ingatan. - Praktik dalam Situasi Nyata
Gunakan kata sifat tidak beraturan dalam situasi komunikasi nyata, baik lisan maupun tulisan. Semakin sering digunakan, semakin mudah untuk diingat dan dikuasai.
Mengutip dari AKHLAK karya BISRI, M.FIL.I, dalam mempelajari sesuatu yang baik dan benar, termasuk tata bahasa, diperlukan kesabaran, ketekunan, dan metode yang tepat untuk mencapai hasil yang optimal.
6. FAQ (Frequently Asked Questions)
Apa yang dimaksud dengan kata sifat yang tidak beraturan?
Kata sifat yang tidak beraturan adalah kata sifat yang tidak mengikuti pola standar dalam pembentukan comparative dan superlative. Alih-alih menambahkan -er/-est atau more/most, kata sifat ini mengalami perubahan bentuk yang sama sekali berbeda dan harus dihafalkan.
Berapa jumlah kata sifat yang tidak beraturan dalam bahasa Inggris?
Jumlah kata sifat yang tidak beraturan relatif sedikit, sekitar 10-15 kata sifat utama yang paling umum digunakan. Meskipun jumlahnya terbatas, kata-kata ini sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari sehingga penguasaannya sangat penting.
Mengapa kata sifat seperti "good" tidak menjadi "gooder" atau "goodest"?
Kata "good" merupakan kata sifat tidak beraturan yang telah memiliki bentuk khusus yaitu "better" dan "best". Bentuk "gooder" atau "goodest" tidak ada dalam bahasa Inggris dan dianggap sebagai kesalahan tata bahasa.
Kapan menggunakan "farther" dan kapan menggunakan "further"?
"Farther" umumnya digunakan untuk jarak fisik yang dapat diukur, sedangkan "further" digunakan untuk konsep abstrak atau figuratif. Namun dalam penggunaan modern, keduanya sering digunakan secara bergantian.
Apakah boleh menggunakan "more better" atau "most best"?
Tidak, penggunaan "more better" atau "most best" adalah kesalahan tata bahasa karena merupakan bentuk ganda (double comparison). Bentuk yang benar adalah "better" dan "best" tanpa tambahan "more" atau "most".
Bagaimana cara membedakan "elder" dan "older"?
"Elder" dan "eldest" khusus digunakan untuk hubungan keluarga dan hanya dapat digunakan sebagai adjective sebelum noun (elder brother). "Older" dan "oldest" dapat digunakan untuk semua konteks dan dapat berdiri sendiri dalam kalimat.
Apakah ada cara mudah untuk menghafal kata sifat yang tidak beraturan?
Ya, beberapa cara efektif meliputi pengelompokan berdasarkan pola, penggunaan dalam konteks kalimat, latihan berulang, kartu memori, dan praktik dalam situasi komunikasi nyata. Konsistensi dalam latihan adalah kunci utama penguasaan.
(kpl/mda)
Advertisement