Barbie
Adventure Comedy Fantasy

Barbie

2023 114 menit PG-13
Rating 6.8/10
Rating 7.5/10
Sutradara
Greta Gerwig
Penulis Skenario
Greta Gerwig Noah Baumbach
Studio
Warner Bros. Heyday Films LuckyChap Entertainment

Barbie adalah boneka ikonik yang hidup di dunia sempurna bernama Barbieland, tempat para Barbie memegang kendali atas segala hal. Di sana semua Barbie memiliki peran penting dalam masyarakat. Ada Barbie presiden, Barbie dokter, Barbie hakim, dan Barbie ilmuwan, semuanya hidup dalam harmoni penuh warna dengan senyum abadi di wajah mereka.

Di sisi lain, para Ken termasuk Beach Ken yang selalu tampak ceria menghabiskan hari-hari mereka di pantai tanpa pekerjaan tetap. Mereka hanya punya satu tujuan yaitu mendapatkan perhatian Barbie. Namun Barbie yang dikenal sebagai Stereotypical Barbie tidak begitu memedulikan Ken. Ia lebih memilih bersenang- senang bersama teman-teman Barbienya, menari di pesta malam hari, dan menikmati kehidupan sempurna yang tak pernah berubah.

Sampai suatu malam di sebuah pesta dansa, segalanya berubah. Ketika semua Barbie menari dengan riang, Barbie tiba-tiba menghentikan langkahnya dan bertanya dengan nada aneh, "Kalian pernah berpikir tentang kematian?" Pertanyaan itu membuat seluruh pesta terdiam dan suasana riang berubah hening. Sejak saat itu, kehidupan Barbie tidak lagi sama.
Keesokan paginya, ia bangun dan mendapati napasnya bau, kulitnya muncul selulit, dan kakinya yang selama ini melengkung sempurna di atas sepatu hak tinggi mendadak menjadi datar. Dunia ideal Barbie perlahan retak. Ketidaksempurnaan itu bukan hanya mengguncang dirinya tetapi juga mengancam keseimbangan seluruh Barbieland yang bergantung pada kesempurnaan para Barbie.
Putus asa mencari jawaban, Barbie menemui Weird Barbie, boneka dengan rambut acak-acakan dan wajah penuh coretan hasil "eksperimen" anak- anak di dunia nyata. Weird Barbie memberitahunya bahwa semua keanehan itu terjadi karena ada gangguan antara dirinya dan anak manusia yang bermain dengannya.
Satu- satunya cara untuk menyembuhkan dirinya adalah dengan pergi ke dunia nyata dan menemukan sang anak. Barbie pun memutuskan untuk meninggalkan Barbieland. Namun tanpa sepengetahuannya, Beach Ken bersembunyi di dalam mobilnya dan ikut serta dalam perjalanan itu, bersemangat untuk akhirnya bisa menghabiskan waktu bersama Barbie di luar dunia mereka.
Setibanya di Venice Beach, keduanya langsung terkejut oleh dunia manusia yang begitu berbeda dari Barbieland. Alih-alih disambut dengan senyum dan kehangatan, Barbie justru menghadapi pelecehan ketika seorang pria meraba tubuhnya. Ia meninju pria itu dan langsung ditangkap polisi.
Ken juga ikut ditahan karena mereka berdua tidak membayar pakaian baru yang mereka beli untuk menyesuaikan diri dengan gaya manusia. Namun di balik kejadian itu, Ken mulai menyadari sesuatu yang baru, yaitu dunia nyata bukan matriarki seperti Barbieland, melainkan patriarki di mana laki-laki memiliki kekuasaan lebih besar. Pandangan itu membuatnya kagum dan menanamkan ide baru dalam pikirannya, ide yang nantinya akan mengubah Barbieland selamanya.
Sementara itu, pihak Mattel, perusahaan yang menciptakan Barbie, segera mengetahui bahwa boneka mereka telah keluar ke dunia manusia. CEO Mattel dan para eksekutifnya panik, khawatir kehadiran Barbie akan merusak reputasi merek mereka. Mereka pun mengerahkan segala cara untuk menangkap Barbie dan mengembalikannya ke tempat asal.
Namun Barbie tidak menyerah. Ia berhasil menemukan pemiliknya, seorang remaja bernama Sasha. Alih-alih bahagia, Barbie justru hancur ketika Sasha menyalahkannya atas semua masalah citra tubuh perempuan. Menurut Sasha, Barbie membuat gadis-gadis merasa tidak cukup cantik dan tidak cukup sempurna. Kata-kata itu menembus hati Barbie dan menghancurkan identitasnya. Untuk pertama kalinya, ia merasa tidak berarti.
Dalam kebingungan, Barbie menemukan bahwa bukan Sasha, melainkan ibunya, Gloria, yang secara tidak sadar menyebabkan krisis eksistensial Barbie. Gloria, seorang pegawai Mattel, mulai bermain lagi dengan boneka Barbie milik anaknya sambil menggambar boneka dengan emosi-emosi gelap seperti sedih, cemas, dan bingung. Gambar-gambar itu mengalir ke dunia Barbie dan membuat Barbie terinfeksi perasaan manusia.
Gloria dan Barbie pun berusaha melarikan diri dari kejaran para pegawai Mattel yang berusaha memasukkan Barbie kembali ke dalam kotak mainannya untuk diperbaiki. Dalam pelarian itu, mereka bertemu dengan seorang wanita tua misterius bernama Ruth. Ruth memperkenalkan dirinya sebagai pencipta Barbie dan memberi dorongan kepada Barbie untuk menemukan makna hidupnya di luar kesempurnaan dan aturan yang mengikat.
Namun di saat Barbie mulai memahami arti keberadaannya, sesuatu yang lebih besar sedang terjadi di Barbieland. Ken, yang terpesona oleh patriarki dunia nyata, kembali lebih dulu dan membawa gagasan baru tentang peran laki-laki. Ia mengubah tatanan Barbieland yang dulu dipimpin oleh Barbie menjadi dunia yang dikendalikan para Ken.
Ketika Barbie akhirnya kembali ke rumah, ia menemukan bahwa segalanya telah berubah. Barbieland tidak lagi menjadi tempat penuh keceriaan dan kekuatan perempuan, melainkan dunia di mana para Ken hidup seperti raja.
Di tengah kekacauan itu, Barbie menyadari bahwa untuk memulihkan Barbieland, ia harus memahami siapa dirinya sebenarnya dan apa arti menjadi Barbie di dunia yang tidak sempurna. Ia mulai bertanya pada dirinya sendiri tentang nilai kebebasan, identitas, dan makna eksistensi.
Apakah Barbie akan berhasil mengembalikan Barbieland seperti semula atau justru menemukan jati dirinya di luar kesempurnaan yang selama ini ia kejar?
Penulis artikel: Abdilla Monica Permata B.
Margot Robbie Barbie
Ryan Gosling Ken
Issa Rae Barbie
Kate McKinnon Weird Barbie
Alexandra Shipp Barbie
Emma Mackey Barbie
Hari Nef Barbie
Sharon Rooney Barbie
Ana Cruz Kayne Barbie
Ritu Arya Barbie

Jadwal Film