[Review] 'SANG PEMBERANI'
KapanLagi.com - Oleh: Puput Puji Lestari
Advertisement
Madi belajar karate karena terobsesi menjadi juara karate nasional seperti Diwa. Sarifah (Artika Sari Devi), ibunda Madi, sebenarnya bangga dengan cita-cita putranya. Namun mental remaja yang masih labil, menyebabkan Madi kalah dari Nirza pada seleksi karate daerah. Tak bisa menang, Madi memilih menggunakan kemampuan karatenya untuk menjadi preman pasar.
Uang yang dihasilkan dari pasar dikumpulkan untuk berangkat ke Bali ikut kejuaraan karate dunia. Didukung talenta dan gemblengan dua Sensei ternama Azwar dan Kus di atas kertas Madi bisa menjadi kampiun di kelasnya. Namun menjadi juara sejati, dibutuhkan tekad dan keberanian, untuk mengubah nasib di saat-saat genting. Dibutuhkan lebih dari sekadar skill untuk bangkit pasca berulangkali tersungkur dijatuhkan lawan.
Film ini menawarkan cerita positif yang memotivasi penontonnya. Karakter tiap pemainnya terjaga, sayang kurang dalam sehingga kurang greget. Kedalaman emosi masing-masing pemain juga masih kurang tertata manis sehingga keterikatan emosi kurang menonjol.
Ada beberapa gambar yang pecah sehingga menganggu. Bonusnya lokasi Aceh digambarkan sangat indah dari berbagai sisi. Anda yang belum pernah ke Aceh bisa jatuh cinta dengan bumi Serambi Mekah itu.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/uji/dka)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
