INTERNASIONAL

[REVIEW] 'THE MARTIAN'

Dongeng Pria yang Bertahan Hidup di Kerasnya Alam Planet Merah
Senin, 19 Oktober 2015 18:52  | 

Matt Damon


Dongeng Pria yang Bertahan Hidup di Kerasnya Alam Planet Merah
THE MARTIAN/© Twentieth Century Fox Film Corporation




KapanLagi.com - Oleh: Abbas Aditya

Mars merupakan planet berisi gunung berapi, gurun dan kawah yang memiliki suhu serta tekanan udara cukup rendah. Manusia akan sulit tinggal karena materi udara didominasi oleh karbondioksida. Sayangnya di antara segala ketidakmungkinan tersebut, Mark Watney (Matt Damon) harus bertahan hidup di sana.

Semua bermula ketika kru astronot yang dikepalai Melissa Lewis (Jessica Chastain) melakukan ekspedisi ke planet merah itu. Tanpa tedeng aling-aling badai dahsyat datang. Didera rasa kalut melihat Watney terhantam badai dan diduga tewas, Lewis mengambil tindakan untuk meninggalkan Mars detik itu juga.

Untungnya meski terluka parah, Watney bisa menyelamatkan diri. Mengandalkan persediaan ekspedisi yang tersisa dalam sebuah bunker, ia coba memberitahu NASA bahwa dirinya masih hidup.

Bila biasanya Mars digunakan filmmaker sebagai setting tempat tinggal alien dan monster, THE MARTIAN hadir lebih manusiawi. Film yang diadaptasi dari novel karya Andi Weir ini menyorot perjuangan astronot sekaligus ahli botani hidup sendiri di planet yang sunyi mengandalkan ilmu pengetahuan. Lihat saja bagaimana ia menanam kentang menggunakan tanah yang dicampur kotoran teman-temannya.

Kisah survival Mark Watney dari novel Andy Weir difilmkan dalam THE MARTIAN/©Twentieth Century Fox Film CorporationKisah survival Mark Watney dari novel Andy Weir difilmkan dalam THE MARTIAN/©Twentieth Century Fox Film Corporation

Ridley Scott selaku sutradara memang melakukan pendekatan realistis dalam garapan teranyarnya ini. Tak heran bila sisi emosional penonton seperti diaduk saat nasib Watney yang diperankan cukup baik oleh Matt Damon terombang-ambing menunggu jemputan pulang ke bumi. Belum lagi setting lembah pasir Yordania yang disulap menyerupai Mars, tampak sangat meyakinkan.

Tidak hanya rasa tegang dan cemas, Drew Goddard selaku penulis naskah juga memasukkan elemen komedi. Langkah ini terbilang berhasil dalam meminimalisir rasa bosan penonton karena durasinya sendiri hampir dua setengah jam.

Meski tidak akan bisa menyamai mahakarya Alfonso Cuaron dalam GRAVITY (2013) yang berhasil menetapkan standar tinggi untuk film bersetting luar angkasa, THE MARTIAN tetap mampu memberi hiburan. Percayalah, kamu tak akan mampu meninggalkan kursi bioskop sebelum tahu bagaimana nasib Watney. 

Jangan Lewatkan Film-Film Keren Ini...

Hii... Monster-Monster Rekaan RL Stine Keluar Dari Buku
Keseruan Nostalgia Video Game '80an yang Jadi Musuh Bumi
Perjalanan ke Negeri Masa Depan yang Gagal Bersinar di Box Office
Cinta Tulus Gadis SMA Yang Tak Ada Batasnya
Petualangan Ambisius Taklukkan Puncak Himalaya

(kpl/abs/tch)