Justice League: Crisis on Infinite Earths - Part Three
Synopsis
Setelah Monitor tewas, energi kosmiknya meledak dan memberi para hero kekuatan untuk memindahkan Bumi-Bumi yang tersisa ke dimensi di antara semesta bernama the Bleed. Delapan bulan kemudian, mereka memang selamat dari Anti-Monitor, tapi hidup di Bleed nggak gampang, hukum fisika kacau, bencana muncul tiap hari, dan sosok dari masa lalu, kini, hingga masa depan bermunculan sekaligus.
Di tengah kekacauan itu, Batman teringat pesan untuk kembali ke sebelum the beginning, yang ia sadari berasal dari Flash sekarat. Doctor Fate membenarkan teori bahwa kunci Crisis ada sebelum Multiverse tercipta. Jejak itu membawa mereka ke John Constantine, yang mengaku dunianya hancur karena Darkseid. Demi menyelamatkan dunianya, Constantine dulu menyuruh Flash di semestanya membunuh Darkseid saat masih bayi, keputusan yang justru memicu retakan realitas.
Masalah makin runyam ketika Lex Luthor dari Earth-10 datang dan mengungkap Anti-Monitor sudah menemukan Bleed. Terbukti, beberapa Bumi langsung dimusnahkan. Terkuak bahwa Luthor-lah yang membocorkan lokasi Bleed demi menyelamatkan Earth-10. Ia bahkan menyiksa Psycho-Pirate agar bisa menghubungi Anti-Monitor, semua demi satu tujuan yaitu memancing musuh ke Bleed untuk dipelajari dan dibunuh.
Rencananya ekstrem, Superman Earth-1 harus menyerap energi seluruh Matahari dan melepaskannya sebagai ledakan pamungkas. Superman siap berkorban, tapi Supergirl yang diliputi rasa bersalah mengambil alih. Dengan bantuan Green Lantern Corps baru dan Martian Manhunter yang memimpin Warworld, serta energi harapan yang disalurkan lewat Psycho-Pirate, Supergirl mengorbankan diri dan akhirnya memusnahkan Anti-Monitor.
Namun kebenaran pahit terungkap, kematian Darkseid di masa lalu justru membelah realitas jadi dua dan membuat Multiverse terus terpecah tanpa henti. Anti-Monitor ternyata respon imun semesta untuk menghentikan kehancuran total akibat terlalu banyak realitas. Saat pasukan Anti-Monitor baru berdatangan, Constantine mengusulkan solusi nekat, melebur semua semesta jadi satu Monoverse agar stabil.
Dengan Miracle Machine yang disembunyikan Supergirl, dan pengorbanan Wonder Woman sebagai sumber energi terakhir, Monoverse akhirnya tercipta. Para hero dan villain melangkah ke realitas baru itu, kecuali Question yang menolaknya, dan Psycho-Pirate yang kehilangan kewarasannya. Constantine bersiap dihukum Spectre, tapi justru diberi harapan. Ia memilih pergi bersama Spectre, sementara Multiverse benar-benar berakhir.
Di Monoverse yang baru lahir, seorang Diana kecil bermain di tebing Themyscira. Hippolyta mengingatkannya bahwa bahkan seorang putri pun tidak abadi, sebuah awal baru, di dunia yang kini hanya satu.
Penulis: Della Deswita Maharani
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026
Garuda di Dadaku
11 Juni 2026
Dukun Magang
18 Juni 2026Berita Lainnya
Tayang ke 190 Negara, Bunga di Tepi Jurang Dibawa ke Pasar Global
14 Film Tentang Hewan Purba, dari Dinosaurus hingga Megalodon yang Menegangkan