On the Line
Drama Mystery Thriller

On the Line

2024 74 menit
Rating 4.9/10
Rating 5.4/10
Sutradara
Oliver Pearn
Penulis Skenario
Oliver Pearn

Film On the Line mengikuti kisah Elvis Cooney, seorang penyiar radio tengah malam yang dikenal sebagai shock jock di stasiun radio KLAT, Los Angeles. Suatu malam di tahun 1990-an, Elvis meninggalkan istrinya Olivia dan putrinya Adria untuk memulai siaran seperti biasa. Di studio, ia ditemani Mary sebagai operator telepon dan seorang intern baru bernama Dylan.

Di awal shift, Elvis bahkan sempat mengerjai Dylan dengan prank khasnya. Namun suasana berubah tegang ketika Elvis menerima telepon dari pria bernama Gary yang mengaku sedang berada di rumah Elvis dan menyandera istri serta anaknya. Gary mengancam akan membunuh mereka jika Elvis memutus sambungan telepon.

Selama siaran berlangsung, Gary memaksa Elvis mengungkap berbagai hal memalukan di udara. Ia menuduh Elvis bertanggung jawab atas bunuh diri mantan operator telepon bernama Lauren, yang tak tahan dengan sikap kasar dan candaan vulgar Elvis di tempat kerja. Gary bahkan memaksa Elvis mengaku di siaran langsung bahwa ia pernah tidur dengan Mary.

Situasi semakin gila ketika Gary menyuruh Elvis naik ke atap gedung dan melompat. Elvis benar-benar melakukannya dengan ditemani Dylan, Mary, dan staf studio lain. Dylan mencoba menipu Gary dengan pura-pura membuat Elvis melompat, tapi Gary ternyata memantau semuanya lewat drone. Tak lama kemudian terdengar dua suara tembakan dari rumah Elvis, membuat Elvis yakin keluarganya sudah dibunuh.

Saat Elvis hendak meninggalkan studio, suara Gary kembali terdengar lewat speaker. Ia mengungkap bahwa Olivia dan Adria sebenarnya masih hidup dan berada di dalam gedung yang sama. Elvis pun sadar bahwa Gary sejak awal berada di dalam studio, menggunakan semua drama itu sebagai pengalihan agar ia punya waktu membunuh penjaga keamanan, bersembunyi di gedung, dan memasang bom di seluruh tempat.

Gary memberi Elvis waktu 40 menit untuk menemukannya sebelum semuanya meledak. Elvis dan Dylan kemudian menyusuri gedung untuk mencari Gary dan keluarganya. Dalam perjalanan mereka bertemu Tony, teman lama Elvis yang ternyata diam-diam mencuri komputer dari kantor. Gary memerintahkan Elvis untuk membunuh Tony, tapi Elvis memilih membiarkannya pergi.

Pencarian mereka makin rumit ketika Gary mengungkap bahwa ia bisa memantau semua gerakan mereka lewat kamera keamanan. Elvis lalu membawa Dylan melalui jalur yang tidak terjangkau kamera menuju ruang kontrol. Di sana mereka justru menemukan Justin, seorang penyiar lain yang mengincar slot siaran Elvis, sudah tewas dengan luka tembak di kepala.

Gary kemudian memberi tahu bahwa ia kini berada di studio rekaman bersama Mary dan Steven yang disandera. Setelah berhasil mendapatkan tambahan waktu 10 menit dari Gary, Elvis dan Dylan kembali menuju studio melalui jalur rahasia lain. Di koridor, mereka menemukan Tony tergantung tak bernyawa.

Akhirnya Elvis berhasil menangkap Gary dengan cutter. Namun Gary mengaku memegang dead man’s switch yang akan memicu bom jika ia dilepaskan. Ia juga mengungkap bahwa Olivia dan Adria berada di teras gedung dengan rompi bom di tubuh mereka.

Saat seorang anggota SWAT bernama Bruce menelepon dari lokasi, Gary menuntut pertukaran, Olivia dan Adria dibebaskan, tetapi Dylan harus menggantikan posisi mereka memakai rompi bom. Dengan terpaksa kesepakatan dilakukan. Bruce membantu melepas rompi dari ibu dan anak itu lalu memasangkannya ke Dylan. Namun setelah itu Gary tiba-tiba menembak Bruce dan menjatuhkan pemicu bom yang ternyata tidak memicu apa pun.

Detik berikutnya, semua orang yang sebelumnya dianggap mati tiba-tiba muncul kembali dalam keadaan hidup. Elvis dan Gary malah tertawa dan berpelukan. Ternyata seluruh kejadian itu hanyalah prank besar yang dirancang oleh semua orang di studio untuk mengerjai Dylan.

Dylan terlihat benar-benar syok dan marah setelah mengetahui semuanya hanya sandiwara. Saat Elvis mencoba mengejar reaksinya dengan mikrofon, Dylan berjalan keluar studio. Dalam kekacauan itu, Dylan terjatuh dari tangga dan kepalanya membentur lantai dengan keras hingga terlihat seperti meninggal.

Keesokan paginya, Elvis yang terpukul keluar dari studio dan bersumpah ingin berhenti dari dunia radio. Namun twist terakhir mengungkap bahwa Dylan sebenarnya bernama Max dan merupakan stuntman yang sengaja memalsukan kematiannya sebagai bagian dari prank balasan untuk Elvis sekaligus perayaan ulang tahunnya yang ia kira dilupakan semua orang. Saat Elvis akhirnya tahu Max masih hidup, ia merasa lega dan bercanda pada rekan-rekannya bahwa prank balasannya nanti akan jauh lebih gila.

Penulis: Della Deswita Maharani

Victoria Lucie Agnes
Royce Pierreson Harold
Harriet Walter Shirley
Joanne Rogers Martha
Thomas Bliss Frank
Sally Geake Betty
Richard Heap Sergeant Wilks
Chris Donnelly Deputy
Shenagh Govan Cafe owner
Melissa Thom Jane

Jadwal Film