Ulasan Film 'MARTY SUPREME': Ambisi, Tenis Meja, dan 9 Nominasi Oscar!
Cuplikan film Marty Supreme - YouTube/A24
Kapanlagi.com - Film drama-komedi olahraga MARTY SUPREME sukses mencuri perhatian para kritikus dan penikmat film di seluruh dunia. Disutradarai oleh Josh Safdie dan dibintangi oleh Timothee Chalamet, film ini mengisahkan perjalanan ambisius seorang pemain tenis meja di era 1950-an. Dengan segudang penghargaan dan nominasi bergengsi, MARTY SUPREME menjadi salah satu rilisan paling diperbincangkan tahun ini.
Kisah ini membawa penonton menyelami perjuangan Marty Mauser, seorang penjual sepatu di New York City, yang bermimpi menjadi juara dunia tenis meja. Obsesinya untuk meraih kejayaan membawanya pada serangkaian pilihan sulit dan konsekuensi tak terduga. Film ini tidak hanya menyoroti dunia olahraga, tetapi juga menyelami tema-tema mendalam tentang ambisi, ego, dan American Dream.
Tak heran jika MARTY SUPREME banjir pujian, terutama berkat penampilan memukau Timothee Chalamet dan gaya penyutradaraan Josh Safdie yang khas. Film ini berhasil menciptakan pengalaman sinematik yang intens, imersif, dan penuh energi. Jadi, apa saja yang membuat MARTY SUPREME begitu istimewa?
Advertisement
1. Penghargaan dan Nominasi MARTY SUPREME
Film MARTY SUPREME telah mengumpulkan banyak penghargaan dan nominasi dari berbagai ajang bergengsi, membuktikan kualitasnya di mata kritikus. Film ini diakui di Critics' Choice Awards, Golden Globe Awards, British Academy Film Awards (BAFTA), dan yang paling ditunggu, Academy Awards.
Timothee Chalamet bahkan berhasil membawa pulang piala Aktor Terbaik dari Critics' Choice Awards ke-31 dan Golden Globe Awards ke-83 dalam kategori Film – Musikal atau Komedi.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
2. Dominasi MARTY SUPREME di Oscar 2026
Puncak pengakuan datang dari Academy Awards ke-98, di mana MARTY SUPREME meraih sembilan nominasi yang sangat prestisius. Upacara penghargaan yang akan diselenggarakan pada 15 Maret 2026 ini akan menjadi momen pembuktian bagi film ini.
Nominasi tersebut mencakup kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik untuk Josh Safdie, Aktor Terbaik untuk Timothee Chalamet, Skenario Asli Terbaik, Sinematografi Terbaik, Penyuntingan Film Terbaik, Desain Produksi Terbaik, Desain Kostum Terbaik, dan Casting Terbaik.
3. Kisah Ambisi Marty Mauser dalam MARTY SUPREME
MARTY SUPREME adalah film drama-komedi olahraga Amerika tahun 2025 yang disutradarai oleh Josh Safdie dan ditulis bersama Ronald Bronstein. Berlatar tahun 1950-an, film ini mengikuti perjalanan Marty Mauser, seorang penjual sepatu yang bercita-cita menjadi juara dunia tenis meja.
Marty bermimpi memenangkan British Open dan mengalahkan juara bertahan Béla Kletzki, bahkan mencoba menjual bola tenis meja oranye dengan namanya. Untuk mewujudkan mimpinya, Marty membutuhkan Rp 11.830.000 untuk perjalanan ke London, namun pamannya, Murray, menolak memberikannya.
4. Kekuatan Akting Timothee Chalamet di MARTY SUPREME
Penampilan Timothee Chalamet sebagai Marty Mauser disebut-sebut sebagai “terbaik dalam karier” dan “mendefinisikan karier” sang aktor. Chalamet berhasil memerankan karakter ini dengan intensitas yang membara, menampilkan obsesi, kesombongan, dan dorongan tak tertandingi untuk meraih kehebatan.
Dia tidak ragu menunjukkan sisi kompleks karakter Marty, membuat penonton merasa sepenuhnya terlibat dalam setiap emosi yang ditampilkan. Selain Chalamet, film ini juga didukung oleh pemeran pendukung yang kuat seperti Gwyneth Paltrow, Odessa A'zion, Kevin O'Leary, Tyler Okonma (Tyler, The Creator), Abel Ferrara, dan Fran Drescher.
5. Dampak Kultural dan Pemasaran Inovatif MARTY SUPREME
MARTY SUPREME tidak hanya sukses secara kritis, tetapi juga menciptakan dampak kultural yang signifikan, terutama melalui kampanye pemasarannya yang revolusioner. A24 meluncurkan promosi yang “menulis ulang buku pedoman” pemasaran film, mengaburkan batas antara momen asli dan promosi yang diperhitungkan.
Kampanye ini melibatkan “kebocoran” pitch pemasaran palsu, pemutaran pop-up dengan pengawal berkepala bola ping-pong, hingga balon udara oranye raksasa di atas Los Angeles. Film ini juga memicu diskusi tentang ambisi, American Dream, dan representasi identitas Yahudi pasca-Holocaust.
6. Capaian Box Office MARTY SUPREME yang Fantastis
Secara komersial, MARTY SUPREME telah mencetak kesuksesan yang luar biasa, menjadi film terlaris A24. Film ini telah meraup sekitar Rp 4,63 triliun di seluruh dunia, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Everything Everywhere All at Once.
Pendapatan domestik mencapai sekitar Rp 1,57 triliun dan Rp 895,7 miliar dari pasar internasional. Dengan anggaran produksi antara Rp 1,01 triliun hingga Rp 1,18 triliun, film ini berhasil menghasilkan pendapatan akhir pekan pembukaan lebih dari Rp 456,3 miliar.
7. Fakta Unik di Balik Layar MARTY SUPREME
- Karakter Marty Mauser terinspirasi dari pemain tenis meja legendaris Marty Reisman, yang dikenal karena gaya hidupnya yang penuh tipu daya.
- Timothee Chalamet menghabiskan enam tahun belajar bermain ping-pong sebagai persiapan untuk perannya, mengambil pelajaran di sela-sela syuting film lain.
- MARTY SUPREME menandai proyek solo pertama Josh Safdie sebagai sutradara tanpa saudaranya Benny Safdie sejak tahun 2008.
- Robert Pattinson memiliki cameo suara sebagai wasit untuk pertandingan klimaks, sebuah Easter egg yang baru diungkap Safdie beberapa minggu setelah rilis.
- Koto Kawaguchi, pemain tenis meja profesional tuli, memerankan musuh Marty, Koto Endo, menambah keaslian adegan tenis meja.
- Meskipun berlatar tahun 1950-an, pilihan musik film ini sangat dipengaruhi oleh synth-pop tahun 1980-an, menciptakan nuansa futurisme.
8. Cara Nonton MARTY SUPREME Sekarang
Bagi Anda yang penasaran dengan Ulasan film MARTY SUPREME dan ingin menyaksikannya sendiri, ada beberapa opsi yang tersedia. Pada Maret 2026, film ini dapat disewa atau dibeli secara digital di platform seperti Apple TV, Prime Video, Amazon, dan Google.
Di Inggris, film ini dapat disewa di Apple TV dan Prime Video dengan harga sekitar Rp 363.000, atau dibeli seharga sekitar Rp 454.000. Film ini juga akan segera tersedia di HBO Max di AS, diperkirakan mulai Mei 2026. Penggemar juga bisa melakukan pre-order dalam format 4K UHD dan Blu-ray dari A24 Shop mulai 10 Februari 2026.
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/ums)
Advertisement
