Timothee Chalamet Dikritik Artis Hollywood, Dianggap Remehkan Balet dan Opera

Timothee Chalamet Dikritik Artis Hollywood, Dianggap Remehkan Balet dan Opera
Timothee Chalamet © Associated Press

Kapanlagi.com - Aktor muda Hollywood, Timothee Chalamet, baru-baru ini menjadi sorotan tajam setelah pernyataannya yang dianggap meremehkan seni balet dan opera. Kontroversi ini muncul saat ia berdiskusi dengan Matthew McConaughey dalam sebuah acara town hall yang diselenggarakan CNN dan Variety. Pernyataan Chalamet memicu gelombang protes dari berbagai seniman dan institusi seni pertunjukan di seluruh dunia.

Dalam diskusi tersebut, Chalamet berbicara tentang pentingnya mendukung bentuk-bentuk seni agar tetap relevan di mata penonton modern. Namun, suasana berubah saat ia menyinggung seni pertunjukan klasik, yang kemudian memicu kemarahan banyak pihak.

Kritik keras ini datang dari berbagai kalangan, mulai dari penyanyi opera hingga aktris papan atas Hollywood, yang merasa pernyataan Chalamet tidak hanya merendahkan tetapi juga menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap seni klasik.

1. Pernyataan Kontroversial Timothee Chalamet

Timothee Chalamet - © Associated Press

Kontroversi bermula ketika Timothee Chalamet menyatakan bahwa ia tidak ingin bekerja di balet atau opera. Ia merasa bahwa seni-seni tersebut seolah-olah harus terus dihidupkan meski 'tidak ada yang peduli lagi'. Aktor ini mencoba melunakkan pernyataannya dengan bercanda bahwa ia mungkin telah kehilangan penonton, namun dampaknya sudah terlanjur meluas.

Chalamet sempat menambahkan, "Dengan segala hormat kepada semua orang balet dan opera di luar sana," namun komentar tersebut tetap memicu reaksi negatif. Pernyataan ini muncul dalam konteks diskusi tentang cara 'menyelamatkan' bentuk-bentuk seni dengan mendorong dukungan penonton, seperti film-film besar Barbie dan Oppenheimer.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

2. Reaksi Keras dari Komunitas Seni Dunia

Timothee Chalamet - © Associated Press

Pernyataan Timothee Chalamet segera memicu reaksi berantai dari komunitas seni pertunjukan global. Banyak seniman dan organisasi merasa tersinggung dengan pandangannya yang dianggap meremehkan. Mereka menegaskan bahwa balet dan opera adalah bentuk seni yang kaya akan sejarah dan masih sangat relevan hingga kini.

Kritik ini tidak hanya datang dari individu, tetapi juga dari institusi seni terkemuka yang menyuarakan pembelaan terhadap nilai-nilai seni klasik. Mereka menyoroti dedikasi dan kerja keras para seniman di balik setiap pertunjukan balet dan opera.

3. Isabel Leonard: Seniman Seharusnya Saling Menghormati

Timothee Chalamet - © Associated Press

Penyanyi opera Amerika, Isabel Leonard, mengungkapkan keterkejutannya atas komentar Chalamet. Ia menyebut pandangan aktor tersebut 'sempit dalam pandangannya tentang seni' dan 'mengecewakan'. Leonard menekankan bahwa menyerang sesama seniman menunjukkan banyak hal tentang karakter seseorang.

Menurutnya, seorang seniman seharusnya tidak meremehkan disiplin seni lain untuk mengangkat disiplinnya sendiri. Ia juga mempertanyakan bagaimana seseorang yang sukses di bidang kreatif bisa begitu tidak fasih dalam memahami seni secara luas.

4. Jamie Lee Curtis Turut Bersuara Keras

Aktris senior Hollywood, Jamie Lee Curtis, juga tidak tinggal diam menanggapi kontroversi ini. Ia menyuarakan ketidaksetujuannya dengan mengutip pernyataan aktor Broadway Jacques McNally di media sosialnya. Curtis mempertanyakan mengapa para seniman saling menyerang di saat kecerdasan buatan mengancam semua bentuk seni.

Selain itu, Curtis juga membagikan video dari Dutch National Opera & Ballet, secara terbuka menunjukkan dukungannya terhadap seni murni. Sikapnya ini menunjukkan solidaritas terhadap komunitas seni pertunjukan yang merasa diremehkan.

5. Franz Szony: Bakat dan Disiplin yang Diremehkan

Timothee Chalamet - © Associated Press

Seniman Amerika, Franz Szony, melontarkan kritik pedas terhadap Chalamet, menyatakan bahwa balet dan opera adalah bentuk seni klasik yang telah ada ratusan tahun. Keduanya membutuhkan bakat dan disiplin luar biasa yang menurutnya tidak akan pernah dimiliki oleh Chalamet. Szony juga menambahkan bahwa ucapan 'tidak bermaksud tidak menghormati' setelah melontarkan komentar tidak sopan, sebenarnya berarti 'Saya tidak menghormati seni yang tidak saya pahami'.

6. Koreografer Martin Chaix Bela Balet

Timothee Chalamet - © Associated Press

Koreografer Martin Chaix berpendapat bahwa seni balet 'sangat hidup' dan relevan di era modern. Ia menyoroti bahwa di tengah perkembangan AI yang pesat dalam sinema, kehadiran manusia yang tidak dimediasi dalam balet dan opera menjadi semakin esensial. Chaix berharap Chalamet dapat menemukan jalannya untuk mengunjungi teater dan menyaksikan langsung keajaiban seni pertunjukan.

7. Organisasi Seni Ternama Ikut Angkat Bicara

Timothee Chalamet - © Associated Press

Berbagai organisasi balet dan opera terkemuka di dunia juga merespons pernyataan Timothee Chalamet. Mereka menegaskan bahwa balet dan opera tidak pernah terisolasi, melainkan terus menginspirasi dan memengaruhi bentuk seni lainnya. Pengaruhnya terasa di teater, film, musik kontemporer, hingga mode.

Beberapa institusi yang menyuarakan pembelaan meliputi The Royal Ballet and Opera, The Metropolitan Opera, English National Ballet, Sadler's Wells, Welsh National Opera, dan Opéra national de Paris. Mereka semua menekankan bahwa jutaan orang di seluruh dunia terus menikmati dan mendukung pertunjukan ini.

8. Metropolitan Opera Beri Respons Menohok

Timothee Chalamet - © Associated Press

The Metropolitan Opera merespons kritik Timothee Chalamet dengan cara yang elegan namun menohok. Mereka memposting klip di balik layar yang menyoroti kerja keras dan dedikasi yang terlibat dalam setiap produksi opera. Video tersebut disertai keterangan yang ditujukan langsung kepada aktor tersebut: "Yang ini untukmu, Timothée Chalamet".

Respons ini menunjukkan bahwa seni opera adalah hasil kolaborasi ratusan seniman, musisi, desainer, dan teknisi yang bekerja tanpa lelah. Ini juga menjadi undangan bagi Chalamet untuk melihat langsung keindahan dan kerumitan di balik panggung.

9. Thangam Debbonaire Soroti Kurangnya Rasa Hormat

Thangam Debbonaire, mantan sekretaris kebudayaan bayangan dan kepala eksekutif UK Opera Association, mengkritik Chalamet karena meremehkan 'bakat, keterampilan, pencapaian, dan kerja keras' orang-orang di bentuk seni yang berbeda dari miliknya. Ia menyebut pernyataan tersebut "sangat tidak sopan".

Debbonaire menekankan bahwa opera dan balet telah ada selama berabad-abad, terus berkembang, dan akan terus menciptakan karya-karya hebat. Seni-seni ini adalah bagian penting dari ekosistem seni, budaya, dan industri kreatif.

10. Kritik Lainnya

Whoopi Goldberg: Kamu berasal dari keluarga tari, jadi ketika kamu merendahkan seseorang lainnya dari seni, itu tidak baik. Hati-hati nak, Dia seperti anak laki-laki bagi saya. Tanpa mengurangi rasa hormat.

Sunny Hostin: Saya tersinggung dan kecewa. Saya tidak terpikir dia sangat dangkal.

Doja Cat: Opera sudah berusia 400 tahun. Bellet sudah 500 tahun. Seseorang berbicara didepan kamera yang semua orang tak peduli dengannya. Saya yakin kamu bisa berangkat ke teater opera sekarang dan kursi akan terisi penuh, dan semua orang mempunyai banyak respek terhadap itu.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

(kpl/ums)

Rekomendasi
Trending