Plane
Synopsis
Brodie Torrance adalah seorang pilot komersial asal Skotlandia yang pernah menjadi anggota Angkatan Udara Kerajaan Inggris. Ia dikenal sebagai pilot berpengalaman yang tenang dan berani mengambil keputusan dalam kondisi genting.
Pada malam tahun baru, Brodie ditugaskan menerbangkan pesawat Trailblazer Airlines dengan nomor penerbangan 119 dari Singapura menuju Honolulu dengan rute singgah di Tokyo. Dalam penerbangan itu hanya ada 14 penumpang, membuat suasana di dalam kabin terasa tenang dan tidak ramai seperti biasanya.
Namun di antara para penumpang tersebut terdapat seorang pria yang berbeda dari lainnya, seorang tersangka pembunuhan bernama Louis Gaspare yang sedang diekstradisi ke Kanada di bawah pengawalan seorang petugas dari Royal Canadian Mounted Police.
Sejak awal penerbangan, Brodie sudah memperhatikan laporan cuaca yang menunjukkan adanya badai besar di atas wilayah Laut Cina Selatan. Ia sempat ingin mengubah jalur penerbangan untuk menghindari zona berbahaya tersebut, tetapi perintah dari atasannya menyuruhnya untuk tetap mengikuti rute semula.
Dengan terpaksa Brodie mengikuti instruksi itu, meskipun dalam hatinya ia merasa ada sesuatu yang buruk akan terjadi. Benar saja, tak lama setelah pesawat melewati awan hitam tebal, kilatan petir menyambar dengan keras dan menghantam badan pesawat. Sambaran itu menghancurkan sistem avionik, membuat seluruh peralatan komunikasi dan navigasi lumpuh total. Dalam kepanikan yang melanda, pesawat mulai kehilangan kendali dan berguncang hebat, menewaskan seorang pramugari dan juga petugas polisi Kanada yang mengawal Gaspare.
Dalam kondisi genting itu, Brodie bekerja sama dengan kopilotnya, Samuel Dele, berusaha keras untuk menstabilkan pesawat. Mereka memutuskan melakukan pendaratan darurat dengan panduan manual, tanpa bantuan alat navigasi apa pun. Setelah perjuangan yang penuh ketegangan, pesawat berhasil mendarat darurat di sebuah landasan tua yang sudah lama ditinggalkan di Pulau Jolo, Filipina bagian selatan.
Semua orang di dalam pesawat selamat, namun mereka tidak tahu bahwa pulau tersebut berada di bawah kendali kelompok pemberontak bersenjata yang kejam dan sering menculik warga asing untuk dijadikan sandera.
Sementara itu di New York, markas pusat Trailblazer Airlines segera mengaktifkan tim tanggap darurat yang dipimpin oleh David Scarsdale. Ia menyadari bahwa pihak berwenang Filipina membutuhkan waktu hingga dua puluh empat jam untuk mengirimkan bantuan.
Waktu yang lama itu membuatnya khawatir keselamatan kru dan penumpang akan terancam, apalagi jika lokasi pendaratan benar-benar berada di daerah pemberontak. Karena itu Scarsdale memutuskan untuk menyewa pasukan tentara bayaran agar segera dikirim ke Jolo untuk melakukan penyelamatan sebelum semuanya terlambat.
Di sisi lain, di tengah kepanikan di hutan tropis yang asing, Brodie memutuskan untuk mencari bantuan agar bisa menghubungi pihak luar. Ia tahu bahwa mereka tidak bisa hanya menunggu di lokasi pesawat karena sinyal komunikasi terputus dan bahan bakar cadangan semakin menipis.
Ia akhirnya memutuskan untuk membawa Louis Gaspare bersamanya, sebab pria itu memiliki latar belakang militer sebagai mantan anggota Legiun Asing Prancis. Awalnya Brodie tidak sepenuhnya percaya pada Louis, tetapi ia sadar bahwa dalam situasi berbahaya seperti itu, hanya orang dengan kemampuan bertahan hidup tinggi yang bisa membantunya.
Mereka berdua berjalan menyusuri hutan yang lembap dan berbahaya, hingga akhirnya menemukan sebuah gudang tua yang sudah lama ditinggalkan. Di tempat itu Brodie berhasil mengaktifkan kembali sebuah telepon darurat dan menghubungi markas Trailblazer Airlines. Ia juga sempat berbicara dengan putrinya untuk menenangkan dirinya dan memastikan bahwa bantuan sedang diusahakan.
Namun sebelum ia sempat menjelaskan lebih jauh, seorang pemberontak muncul dan menyerangnya. Dalam perkelahian sengit itu Brodie terpaksa membunuh pria tersebut demi menyelamatkan diri. Louis pun ikut bertarung dan menewaskan beberapa pemberontak lainnya yang datang menyerbu gudang.
Dari barang-barang yang ditemukan di lokasi itu, mereka menyadari bahwa kelompok pemberontak sering menculik warga asing untuk dijadikan tawanan dengan tujuan mendapatkan uang tebusan. Mereka segera kembali ke pesawat, khawatir jika penumpang lainnya sudah ditemukan oleh para pemberontak.
Kekhawatiran itu terbukti benar. Saat mereka tiba, pemberontak yang dipimpin oleh seorang tokoh kejam bernama Datu Junmar telah lebih dulu datang. Para penumpang dan awak pesawat disandera, sementara sepasang penumpang yang berusaha melarikan diri ditembak mati di tempat. Pemandangan itu membuat Brodie merasa bersalah karena tidak bisa melindungi mereka.
Setelah pemberontak pergi meninggalkan lokasi, Brodie dan Louis bersembunyi di balik reruntuhan pesawat. Mereka kemudian berhasil menyergap dua pemberontak yang sedang menjarah bagasi penumpang. Dengan ancaman senjata, Brodie memaksa mereka memberi tahu di mana markas kelompok itu berada sebelum akhirnya menyingkirkan keduanya. Sebelum pergi, Brodie meninggalkan catatan untuk memberitahu tim penyelamat tentang kondisi para sandera dan lokasi persembunyian pemberontak.
Kini, Brodie dan Louis harus memutuskan apakah mereka akan menunggu bantuan yang belum pasti datang, atau mengambil risiko besar dengan menyusup ke sarang musuh demi menyelamatkan para penumpang yang tersisa. Dengan waktu yang terus berjalan dan ancaman yang kian mendekat, pilihan mereka akan menentukan hidup dan mati seluruh orang di pulau itu. Apakah keberanian Brodie akan cukup untuk melawan kekejaman para pemberontak dan membawa para sandera kembali ke rumah dengan selamat?
Penulis artikel: Abdilla Monica Permata B.
Pemeran
Jadwal Film
Dhurandhar 2
Tunggu Aku Sukses Nanti
Danur: The Last Chapter
Na Willa
Pelangi Di Mars
Senin Harga Naik
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Number One
Everyday, We
Reminders of Him
Enhypen (Walk the Line Summer Edition)
Setan Alas!
Juara Sejati
Setannya Cuan
Peaky Blinders: The Immortal Man
Good Luck, Have Fun, Don't Die
The Bride
Hoppers
Hamnet
Undercard
Dead Man's Wire
Panda Plan: The Magical Tribe
Titip Bunda di Surga-Mu
The Last Supper
Lift (2026)
Scream 7
Blades of the Guardians
Marty Supreme
How to Make a Killing
Do Deewane Seher Mein
EPiC: Elvis Presley in Concert
Crime 101
Kokuho
Asrama Putri
GOAT
The Super Mario Galaxy Movie
01 April 2026
Aku Harus Mati
02 April 2026
The Hostage's Hero
02 April 2026
Hoppers
03 April 2026
David
03 April 2026
The King's Warden
08 April 2026
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
09 April 2026
Yohanna
09 April 2026
Ip Man: Kung Fu Legend
10 April 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Ready or Not 2: Here I Come
15 April 2026
Lee Cronin's The Mummy
15 April 2026
Dalam Sujudku
16 April 2026
The Magic Faraway Tree
17 April 2026
Michael (2026)
22 April 2026
The Drama
22 April 2026
Para Perasuk
23 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Ikatan Darah
30 April 2026
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Sinopsis Film THE EXPENDABLES 3, Tayang Rabu 1 April 2026 Pukul 21.00 WIB