Smile
Synopsis
Rose Cotter (Sosie Bacon) adalah seorang psikiater muda yang bekerja di rumah sakit jiwa dengan jadwal panjang dan tekanan pekerjaan yang tidak sedikit. Ia terbiasa mendengarkan pasien dengan berbagai trauma, kecemasan, dan gangguan mental yang berat. Meski begitu, Rose selalu berusaha mempertahankan ketenangannya. Ia ingin membantu orang lain karena masa lalunya sendiri penuh luka emosional yang belum pernah benar-benar ia hadapi. Motivasi itu membuatnya tetap kuat menjalani pekerjaannya, meski hidup pribadinya tampak mulai retak.
Suatu hari, Rose menerima seorang pasien baru bernama Laura Weaver (Caitlin Stasey). Laura tampak sangat ketakutan dan tidak mampu menjelaskan secara runtut apa yang ia alami. Ia mengatakan bahwa ada sesuatu yang mengikutinya. Ia menyebut bahwa sesuatu itu bukan manusia, tetapi mampu mengambil rupa manusia lain sambil memasang senyuman aneh yang tidak mungkin dilupakan. Laura memohon agar Rose mempercayainya, tetapi cerita itu terlihat sangat tidak masuk akal. Rose berusaha tenang dan mencoba menenangkan Laura dengan cara profesional.
Namun dalam hitungan detik, semuanya berubah menjadi momen paling mengerikan yang pernah Rose lihat. Laura tiba-tiba menatap Rose sambil tersenyum kaku yang tidak wajar. Senyuman itu tampak dipaksakan, seolah wajahnya dikendalikan sesuatu yang menakutkan. Tanpa peringatan, Laura melakukan tindakan ekstrem hingga kehilangan nyawanya tepat di depan Rose. Kejadian itu membuat Rose mengalami shock mendalam dan tidak bisa melupakan ekspresi terakhir Laura.
Setelah insiden tersebut, hidup Rose tidak pernah sama lagi. Ia mulai mengalami hal-hal aneh. Ia melihat sosok orang asing yang tersenyum dengan cara yang sama seperti Laura. Senyuman itu muncul pada wajah orang-orang yang tidak ia kenal, bahkan terkadang ia melihatnya pada orang yang seharusnya tidak ada di sana. Ia merasakan seperti ada yang mengikutinya, sama seperti yang diceritakan Laura sebelum meninggal. Rose mulai sulit membedakan apa yang nyata dan apa yang hanya terjadi di kepalanya.
Kondisi itu makin berat ketika Rose juga mengalami gangguan di kehidupan pribadinya. Tunangannya, Trevor (Jessie T Usher), mulai merasa khawatir dengan perilaku Rose yang tampak berubah. Ia tidak bisa memahami tekanan psikologis yang dialami Rose dan akhirnya menjauh perlahan. Rose hanya punya sedikit orang yang bisa ia percaya, salah satunya adalah saudara perempuannya, Holly (Gillian Zinser). Namun hubungan mereka pun tidak harmonis karena masa kecil yang penuh luka dan ketidakpedulian dari keluarga.
Dalam keadaan kacau, Rose mencoba mencari jawabannya sendiri. Ia kembali menelusuri rekam jejak kejadian yang dialami Laura dan menemukan pola bahwa kematian Laura bukan satu-satunya yang terkait dengan senyuman misterius itu. Ternyata sudah ada banyak kasus sebelumnya di berbagai wilayah. Semuanya memiliki kesamaan. Para korban melihat hal yang sama, mengalami ketakutan ekstrem, lalu meninggal dengan kondisi yang mirip. Polanya terus berulang dari satu orang ke orang lainnya seolah ada sesuatu yang berpindah dari satu korban ke korban berikutnya.
Ketika kondisi mentalnya semakin terganggu, Rose memutuskan meminta bantuan Joel (Kyle Gallner), seorang detektif yang juga mantan kekasihnya. Joel awalnya ragu membantu, tetapi setelah melihat betapa tertekannya Rose, ia mulai menyelidiki kasus yang diceritakan Rose. Keduanya menemukan bahwa entitas yang dihadapi Rose bukan gangguan psikologis biasa. Ada kemungkinan bahwa ada sesuatu yang menghantui korbannya dan menandai mereka melalui trauma yang belum terselesaikan.
Semakin dalam Rose menggali, semakin jelas bahwa entitas itu memanfaatkan ketakutan dan luka emosional penggunanya untuk bertahan hidup. Ia muncul dengan rupa orang terdekat, lalu memanipulasi pikiran mereka hingga terperangkap dalam siklus yang tak bisa dihentikan. Senyuman itu menjadi tanda bahwa entitas tersebut sudah menguasai korban dan siap membawa mereka ke jalan yang lebih gelap.
Rose mulai menyadari bahwa satu-satunya cara agar ia bisa terbebas adalah menghadapi masa lalunya terutama trauma mendalam tentang ibunya yang meninggal ketika ia masih kecil. Rasa bersalah dan ketakutan yang dipendam selama bertahun-tahun menjadi celah yang dimanfaatkan entitas itu. Rose pun kembali ke rumah lamanya untuk menghadapi bayangan traumatis itu. Namun yang ia temukan di rumah itu bukan hanya kenangan buruk, melainkan wujud entitas yang kini muncul dengan bentuk semakin mengerikan.
Rose berusaha melawan dan meyakinkan dirinya bahwa ia tidak akan membiarkan entitas itu menguasai hidupnya. Namun kenyataan yang ia hadapi jauh lebih menyeramkan dari bayangan terburuknya. Dalam kondisi tertekan dan ketakutan, Rose mencoba mencari cara agar rantai kutukan itu berhenti. Pertanyaannya, apakah Rose berhasil memutus siklus menyeramkan ini atau justru menjadi bagian terbaru dari korban yang dihantui senyuman mengerikan itu
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026
Garuda di Dadaku
11 Juni 2026
Dukun Magang
18 Juni 2026