Rating ONE PUNCH MAN Season 3 Jeblok Tapi 5 Adegan Ini Masih Dinantikan

Rating ONE PUNCH MAN Season 3 Jeblok Tapi 5 Adegan Ini Masih Dinantikan
Saitama vs Garou dalam versi manga.

Kapanlagi.com - Serial anime One-Punch Man kembali menyapa para penggemar dengan musim ketiganya yang telah tayang perdana pada 12 Oktober 2025. Musim ketiga One-Punch Man ini diproduksi oleh J.C.Staff dan melanjutkan adaptasi dari "Monster Association Arc" yang sangat dinanti-nantikan oleh para penggemar manga.

Namun, setelah penantian yang sangat lama, Season 3 yang baru saja tayang justru disambut dingin, bahkan cenderung negatif, oleh para penggemar berat. Rating di beberapa platform bahkan sempat anjlok. Berikut adalah alasan utama mengapa One Punch Man Season 3 menuai kekecewaan.

Ketika Season 2 berpindah ke studio J.C. Staff, kualitasnya sudah mulai menurun, meski masih bisa diterima. Sayangnya, di Season 3, masalah ini menjadi semakin parah. Banyak penggemar yang mengeluhkan visual yang terasa kaku, penggunaan gambar diam still images yang berlebihan, dan latar belakang yang terkesan buru-buru. Beberapa bahkan menyindir bahwa animasi pertarungan terasa seperti slide presentasi PowerPoint.

Padahal, arc ini dikenal sebagai salah satu yang paling berdampak dalam seri, menampilkan adegan pertarungan masif, momen karakter yang luar biasa, dan memungkinkan banyak anggota pemeran untuk benar-benar bersinar.

Maka dari itu, terlepas dari rating yang jeblok para fans masih menantikan seperti apa visualisasi adegan-adegan ikonik dalam arc tersebut dalam One Punch Man Season 3 ini. Berikut adalah beberapa adegan paling dinanti dari One-Punch Man Season 3 yang diambil dari versi manga.

1. Pertarungan Epik Tatsumaki vs. Psykos/Psykos-Orochi

Salah satu pertarungan paling spektakuler yang akan disajikan di musim ketiga adalah duel antara Tatsumaki, pahlawan S-Class peringkat kedua yang dikenal sebagai Tornado of Terror, melawan Psykos, pemimpin Asosiasi Monster yang kemudian bergabung dengan Raja Monster Orochi. Pertarungan ini menampilkan kekuatan psikis Tatsumaki yang luar biasa, di mana ia bahkan mampu mengangkat seluruh kota dan menggunakannya sebagai senjata.

Ketika Psykos dan Orochi bergabung, mereka menciptakan ancaman yang sangat besar, bahkan mampu mengubah lanskap secara harfiah. Tatsumaki, yang awalnya menahan kekuatannya agar tidak melukai pahlawan dan warga sipil, akhirnya melepaskan seluruh kekuatannya setelah Genos membantunya mengevakuasi semua orang. Adegan ini akan menjadi tontonan visual yang memukau dengan efek-efek psikis yang dahsyat.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Evolusi Garou

Garou adalah sosok anti hero yang dinanti di ONE PUNCH MAN

Perjalanan Garou, sang "Pemburu Pahlawan," menuju monsterifikasi adalah salah satu alur cerita sentral di arc ini. Setelah terluka parah di akhir musim kedua, Garou dibawa ke markas Asosiasi Monster dan terus berevolusi, menjadi ancaman yang semakin kuat. Ia akan menghadapi berbagai pahlawan S-Class, termasuk pertarungan sengit melawan Darkshine dan mantan gurunya, Bang.

Pertarungan antara Garou dan Bang sangat dinanti, karena ini adalah puncak dari hubungan kompleks mereka, dengan Bang berusaha keras untuk menyadarkan mantan muridnya. Keduanya akan menampilkan teknik "Water Stream Rock Smashing Fist" pada level tertinggi, menunjukkan evolusi Garou yang mampu melakukan teknik kombinasi Bang dan Bomb sendirian. Transformasi Garou menjadi monster yang semakin kuat dan mengerikan akan menjadi sorotan utama.

3. Serbuan Hero Class S ke Markas Monster

Para hero level S bersiap masuk ke sarang monster bersama-sama

Arc Asosiasi Monster melibatkan serangan besar-besaran oleh Asosiasi Pahlawan ke markas bawah tanah Asosiasi Monster. Ini adalah momen di mana banyak pahlawan S-Class akan menunjukkan kemampuan penuh mereka dalam pertarungan satu lawan satu melawan eksekutif monster tingkat Naga. Para pahlawan harus melewati gerombolan monster untuk menyelamatkan sandera, termasuk putra Narinki, Waganma.

Pertarungan ini akan menampilkan berbagai pahlawan S-Class seperti Atomic Samurai melawan Black Sperm, Zombieman melawan Homeless Emperor, dan Flashy Flash melawan Hellfire Flame dan Tempest Wind. Setiap pertarungan ini akan menjadi kesempatan bagi para pahlawan untuk bersinar dan menunjukkan mengapa mereka berada di peringkat teratas.

Meski pada kenyataannya eksekusi adegan ini tidak maksimal di animenya, tetap saja momen heroik ketika para hero berjajar untuk beraksi bersama adalah yang dinantikan oleh fans.

4. Saitama VS Orochi

Orochi VS Saitama

Meskipun Saitama seringkali tidak terlibat langsung dalam konflik awal, ia pasti akan menemukan jalannya ke pusat aksi. Salah satu momen penting adalah pertemuannya dengan Raja Monster Orochi, pemimpin Asosiasi Monster. Pertarungan ini akan menjadi demonstrasi lain dari kekuatan Saitama yang tak tertandingi, di mana ia dengan mudah mengalahkan ancaman besar yang dianggap tak terkalahkan oleh pahlawan lain.

Pertarungan ini, meskipun singkat dari sudut pandang Saitama, sangat penting untuk alur cerita dan menunjukkan betapa jauhnya Saitama melampaui semua ancaman yang ada. Ini juga menjadi titik balik dalam arc, membuka jalan bagi konflik yang lebih besar.

5. Puncak Pertarungan: Saitama vs. Garou (Cosmic Garou)

Klimaks dari "Monster Association Arc" adalah pertarungan epik antara Saitama dan Garou yang telah mencapai bentuk "Cosmic Fear Mode." Pertarungan ini adalah salah satu yang paling dinanti-nantikan dalam sejarah manga One-Punch Man, menampilkan skala kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya. Garou, yang telah berevolusi hingga meniru kekuatan kosmik, menjadi lawan yang paling menantang bagi Saitama sejauh ini.

Pertarungan ini tidak hanya tentang kekuatan fisik, tetapi juga tentang filosofi kepahlawanan dan monster. Saitama, meskipun selalu menang dengan satu pukulan, dipaksa untuk sedikit lebih serius dalam menghadapi Garou yang terus berkembang. Adegan ini akan menjadi tontonan yang luar biasa, dengan animasi yang diharapkan dapat menangkap dinamika dan intensitas dari panel-panel manga yang ikonik. Bahkan, Saitama menunjukkan gerakan baru seperti "Serious Sneeze" yang mampu menghancurkan sebagian Jupiter.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending