KOREA

2 Idol K-Pop Diperiksa Atas Tuduhan Judi Ilegal, Dikabarkan Grupnya Lebih Aktif di Jepang

Selasa, 15 September 2020 08:24

MBC Newsdesk © MBC

Kapanlagi.com - Menurut laporan eksklusif dari MBC Newsdesk, dua idol K-Pop cowok yang sama-sama berusia 30-an dan tergabung dalam grup yang sama tengah diperiksa oleh unit investigasi Badan Kepolisian Metropolitan Incheon. Keduanya diketahui berjudi bakarat hingga 50 juta won (sekitar Rp 628,4 juta) selama melakukan perjalanan ke kasino-kasino Filipina antara tahun 2016 dan 2018.

Awal pekan lalu, polisi sudah memanggil kedua idol tersebut untuk penyelidikan dan mencari tahu rincian perjudian mereka. Salah satu dari mereka sudah dipastikan aktif di situs judi online.

Selama proses penyelidikan, kedua idol tersebut menyatakan bahwa mereka tidak terbang ke Filipina dari Korea untuk berjudi. Sebaliknya, keduanya mengaku secara tidak sengaja berjudi saat berada di Filipina.

1. Petunjuk Jelas

Petunjuk yang diberikan oleh MBC cukup jelas sehingga muncul dugaan kuat siapa idol yang dimaksud. Dikabarkan bahwa kedua idol ini lebih aktif dan populer di Jepang, tidak hanya sebagai penyanyi tetapi juga sebagai aktor. Bahkan, grup mereka beberapa kali meraih peringkat tinggi di tangga lagu Oricon.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa salah satu dari mereka dinyatakan positif virus Corona awal tahun ini setelah melakukan kontak dengan seorang pekerja hiburan dewasa. Petunjuk yang diberikan oleh MBC ini menjurus pada Supernova karena salah satu personel mereka, Yoonhak, dinyatakan positif pada bulan April dan kedapatan mengunjungi tempat hiburan dewasa.

2. Agensi Tidak Tahu

Perwakilan agensi idol terkait tidak banyak berkomentar ketika ditanya tentang kasus judi ilegal ini. "Itu bukan sesuatu yang saya tahu. Katanya personel grup kami XX dan XX? Sepertinya saya harus memeriksa mereka juga," ujar perwakilan agensi dilansir dari Koreaboo.

Penyelidikan seputar judi ilegal ini masih belum berakhir. Saat ini polisi sedang menyelidiki apakah ada orang lain yang terlibat dalam perjudian ilegal tersebut.


REKOMENDASI
TRENDING