KOREA

Begini Isi Kontrak Gedung Daesung Big Bang yang Jadi Tempat Prostitusi

Rabu, 31 Juli 2019 07:16 Penulis: Kistin Septiyani

Daesung Big Bang ©Fanpop

Kapanlagi.com - Kasus bangunan milik Daesung Big Bang yang dijadikan sebagai tempat prostitusi dan bisnis ilegal kini telah menjadi perbincangan hangat di Korea. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Channel A membocorkan detail lengkap dari kontrak bangunan yang dimiliki oleh idol K-Pop ternama itu.

Mengutip News A , melalui Allkpop, pada Rabu (31/7/2019), pemilik bisnis tersebut menandatangani kontrak dengan Daesung pada Desember 2017 silam. Penandatanganan kontrak ini merupakan permintaan dari Daesung sendiri. Dalam kontrak tersebut dinyatakan bahwa jika pihak penyewa diketahui melakukan aktivitas ilegal dalam gedung, maka kontrak akan dihentikan.

Salah satu sumber yang diwawancarai News A menyatakan bahwa Daesung menyadari apa yang terjadi dan diperjualbelikan dalam gedung tersebut. Oleh karena itu ia menyantumkan perihal aktivitas ilegal dalam kontrak yang disetujui kedua belah pihak.

1. Pengakuan Pihak Mediator Kontrak

Pengacara yang menjadi mediator saat kontrak tersebut disepakati menyatakan bahwa pencantuman aktivitas bisnis ilegal dalam sebuah kontrak gedung adalah hal yang kurang umum. Hal ini membuat banyak orang curiga bahwa Daesung memang mengetahui aktivitas ilegal yang terjadi dalam gedung miliknya.

Saat ini pihak Kepolisian Distrik Gangnam tengah melakukan investigasi terkait pajak bangunan. Menurut pihak mereka, bangunan tersebut bisa saja berhutang pajak tambahan sebesar KRW 1 miliar atau setara dengan Rp 11,8 miliar, jika memang sebuah perusahaan entertainment besar beroperasi di dalamnya. Namun binis di dalam gedung tersebut terdaftar sebagai sebuah restoran.

Pihak berwajib menyatakan bahwa Daesung bisa saja mendapat denda yang cukup besar jika ia mengetahui bisnis tersebut didaftarkan tak sesuai dengan kondisi nyatanya. Sebelumnya, kasus bisnis ilegal termasuk prostitusi yang menyeret Daesung ini terkuak setelah Channel A melakukan investigasi terhadap gedung itu.


REKOMENDASI
TRENDING