KOREA

Kesuksesan Debut aespa, Sekali Lagi Membuktikan Kemampuan Lee Soo Man Sebagai Produser Handal

Jum'at, 15 Januari 2021 07:58 Penulis: Gogor Subyakto

aespa. Credit: SM Entertainment

Kapanlagi.com - Grup K-Pop rookie aespa yang memulai debutnya kurang dari 2 bulan lalu menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Kemampuan produksi dari executive producer SM, Lee Soo Man sekali lagi terbukti. Dengan apik, ia menempatkan orisinalitas aespa di garis depan, dengan tampilan futuristik yang didasari oleh storytelling yang kuat dan identitas grup yang menekankan konsep culture technology (CT), a la SM.

Video musik debut aespa 'Black Mamba' yang dirilis pada tanggal 17 November 2020 tersebut berhasil mendapatkan 100 juta views dalam 51 hari dan 12 jam setelah video dirilis, atau lebih tepatnya pada tanggal 8 Januari 2021, sekitar pukul 03.35 WIB. Sebelumnya, video musik tersebut berhasil meraih 21 juta views dalam 24 jam setelah dirilis dan menjadikannya sebagai video musik debut dengan pencapaian views tertinggi dalam 24 jam.

 

1. Menonjol dengan Musik

Mudahnya akses Youtube dari seluruh dunia dianggap sebagai indikator paling mewakili dari pengaruh k-pop di kancah global. Sebagai grup K-Pop yang baru debut, aespa sangat menonjol dengan menyabet rekor 'tercepat' dan 'terbaik' di YouTube.

aespa pun menonjol dengan musik mereka. Menurut Reels Corporation yang merupakan Lembaga konsultan luar negeri, lagu 'Black Mamba' berhasil memasuki chart musik di 95 negara sesaat setelah dirilis. 'Black Mamba' juga berhasil menduduki posisi 100 dalam 'Billboard Global Chart' dalam 3 hari setelah perilisannya, dan berhasil bertahan di dalam chart tersebut selama 3 minggu berturut-turut. Tidak hanya itu, lagu 'Black Mamba' juga menduduki puncak 'Korean Chart' QQ Music selama 3 minggu berturut-turut, dan menjadikan aespa sebagai pemegang rekor terlama yang menduduki peringkat 1 diantara girl group yang debut pada tahun 2020.

 

2. Penampilan aespa

Penampilan aespa penting karena mencerminkan tantangan dan upaya baru dari executive producer SM, Lee Soo Man, di masa kini. Ia secara konsisten menekankan konsep culture technology (CT) dengan menambahkan unsur teknologi yang futuristik dalam K-Pop. Berkat perkembangan teknologi SM berbasis nilai CT inilah, SM mampu meraih keunggulan di era non-contact masa kini. aespa adalah grup pionir yang mampu menjadi blueprint industri hiburan di masa depan, dengan konsep penampilan grup yang sarat dengan sentuhan teknologi, grup ini mampu merevolusi pandangan dunia tentang konsep grup idola.

Executive producer Lee Soo Man sekali lagi membuktikan kemampuan produksinya melalui aespa. Sebelumnya, ia disebut sebagai 'K-Pop's Midas Hand' atas keberhasilan yang diraih melalui konsep kekuatan super yang ditampilkan EXO, dan konsep limitless yang ditampilkan oleh NCT. Kali ini, Lee Soo-man membangun SMCU (SM CULTURE UNIVERSE), dimulai dengan aespa. Hal ini dapat dilihat sebagai jenis model hiburan yang dengan cepat merespon perubahan di era revolusi industri ke-4 saat ini. Di sinilah pentingnya cerita tentang sebuah grup ditambahkan, agar dapat membenamkan penggemar ke dalam konsep unik dari grup tersebut.

 

3. Dunia Nyata dan Virtual

aespa merupakan grup yang berkembang dalam 2 dunia, yaitu dunia nyata dan virtual. Setiap anggota aespa memiliki avatar virtual dengan sebutan 'ae'. Dalam lagu debut aespa, karakter 'Black Mamba' digambarkan sebagai kehadiran yang mengancam dunia dan mengganggu koneksi para anggota aespa di dunia nyata dengan avatar mereka di dunia virtual. Sebuah lagu dengan musik yang catchy dan adiktif, dikemas dengan cerita dan konsep yang unik.

Dengan komitmen jangka panjang Lee Soo Man terhadap teknologi IT dan semangatnya dalam menyambut tantangan masa depan, ia sekali lagi menegaskan kekuatan dan status brand SM di industri hiburan. Dengan aktifnya aespa di dunia nyata, muncul pula penantian tentang perkembangan cerita dan konsep tentang avatar member aespa di dunia virtual yang akan dihadirkan dalam berbagai konten di masa depan.

Sementara itu, aespa berhasil menarik perhatian dengan merilis video latihan 'Black Mamba' di mana mereka mengenakan techwear yang sebelumnya dipilih oleh penggemar melalui polling yang diadakan melalui akun Twitter aespa dalam rangka merayakan 100 juta views untuk video musik 'Black Mamba'.

 


REKOMENDASI
TRENDING