Film 'PADMAVATI' Jadi Kontroversi, Shahid Kapoor Angkat Bicara

Minggu, 03 Desember 2017 16:00 Penulis: Tyssa Madelina
Film 'PADMAVATI' Jadi Kontroversi, Shahid Kapoor Angkat Bicara Shahid Kapoor. © AFP

Kapanlagi.com - Film yang mengangkat sejarah dari sosok Rani Padmini atau Padmavati menjadi kontroversi di mata publik India. Beberapa adegannya dinilai tidak pantas, bahkan karena dipenuhi aksi protes dan ricuh, film yang harusnya ditayangkan di bioskop sejak tanggal 1 Desember 2017 lalu terpaksa diundur. Hal tersebut pun membuat salah satu pemerannya, aktor Shahid Kapoor angkat bicara.

"Tidak ada satupun orang yang sengaja membuat film yang kontroversial dan menyinggung perasaan. Film ini ditujukan untuk semua orang, aku harap publik bisa memahaminya," tutur Shahid seperti dilansir dari Pinkvilla.

Menurutnya, film PADMAVATI mengandung banyak aspek menarik yang membuat film tersebut berkualitas. Baik dari segi cerita maupun sinematik, Shahid berharap publik dapat melihat film dari kedua segi tersebut. "Ini adalah film yang bagus, aku harap publik menyukainya," ungkapnya.

Shahid menyayangkan beberapa pihak yang mengeluarkan kritikan bersifat subjektif. © AFPShahid menyayangkan beberapa pihak yang mengeluarkan kritikan bersifat subjektif. © AFP

Berbicara mengenai sutradara film yang saat ini tengah tersandung kasus hukum akibat kontroversi filmnya, Shahid memberikan simpatinya dari lubuk hati yang terdalam. "Bhansali adalah pembuat film terbaik, seorang rekan kerja yang baik. Dia sudah berusaha sekuat tenaganya namun mendadak semua opini yang menyerangnya bersifat subjektif," sesal Shahid.

Shahid menyayangkan sikap beberapa pihak yang menurutnya tidak sesuai dengan asas demokrasi. "Semua orang bebas mengeluarkan opininya. Prinsip demokrasi yang sesungguhnya adalah ketika seseorang bisa menghargai opini atau hasil karya orang lain," jelasnya.

"Bhansali menuai terlalu banyak kritikan dan kecaman. Oleh karena hal tersebut, film yang susah payah ia buat tidak dapat ditayangkan dalam waktu dekat. Aku harap semua orang bisa terlebih dahulu melihat film tersebut sebelum mengeluarkan komentar," tutupnya.

(kpl/tmd)

Editor:

Tyssa Madelina


REKOMENDASI
TRENDING