Begini Observasi Ganindra Bimo Demi Peran Dancer Hiburan Malam

Sabtu, 25 Februari 2017 14:52 Penulis: Natanael Sepaya
Begini Observasi Ganindra Bimo Demi Peran Dancer Hiburan Malam Ganindra Bimo © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Tidak mudah untuk menjadi seorang aktor ataupun aktris. Selain harus keluar dari comfort zone, mereka harus tahu bagaimana mendapatkan feel sesuai peran yang mereka mainkan dalam sebuah. Seperti Ganindra Bimo yang sampai rela pergi ke klub malam untuk terjun langsung ke dunia kaum gay demi mendalami peran sebagai Awink di film JAKARTA UNDERCOVER.

"Peran itu gue observasinya selama 2 bulan untuk jadi gay ke bar sendiri, gue lihat orang-orang yang memiliki latar belakang seperti itu, gesture-nya seperti apa, tutur katanya seperti apa. Karena basically akting itu kan melihat, mendengar, merasa, memikirkan, melakukan. Jadi gue nggak mungkin melakukan itu kalau gue belum terjun langsung ke dunia seperti itu. At that time, gue coba datang ke lokasi-lokasi seperti itu, ngobrol sama teman-teman yang punya kehidupan seperti itu. Gue anti gay tapi gue adalah orang yang merepresentasikan kaum seperti itu memang ada dan eksis di Jakarta," ujarnya saat ditemui usai press screening JAKARTA UNDERCOVER, di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/2). Selain itu, Bimo juga menjelaskan kalau ia bahkan mengikuti kelas Vicky Burki untuk mendalami perannya.

Namun rupanya tawaran peran nyeleneh ini bukan diterima Bimo secara asal. Selain memang suka memerankan karakter yang memaksanya keluar dari zona nyaman, suami Andrea Dian ini mengaku kalau ia memang tertarik dengan 2 aktor Hollywood yang kerap tampil dengan peran berbeda di beberapa filmnya.

Demi mendalami peran Awink, Ganindra Bimo sampai lakukan observasi langsung ke dunia hiburan malam di Jakarta © KapanLagi.com/Budy SantosoDemi mendalami peran Awink, Ganindra Bimo sampai lakukan observasi langsung ke dunia hiburan malam di Jakarta © KapanLagi.com/Budy Santoso

"Gue tergila-gila dengan Jared Leto dalam DALLAS BUYERS CLUB. Gue juga suka banget sama Heath Ledger karena peran Ledger dalam BROKEBACK MOUNTAIN. Dia gila, jadi Joker dia gila. Jadi gue memang suka karakter yang unik dan nyeleneh. Satu sisi, pattern gue adalah nonton film dan itu salah. Yang benar adalah lo datang dan merasakan sensasi kehidupan nyata seperti itu. Sekali lo sudah punya sensasi kehidupannya nyata lo ngejalaninnya akan lebih enak. Bukan meniru, plagiat, copycat, tapi gue menciptakan diri gue seperti itu," lanjutnya.

Ketertarikan terhadap karakter nyeleneh dan observasi inilah yang kemudian membuat Bimo tidak merasa kesulitan tampil di film arahan Fajar Nugros tersebut. Meski tidak mudah, namun pengalaman baru dalam dunia akting nyatanya berhasil diraih aktor sekaligus presenter tampan itu.

"Pas syuting justru nggak. Pas gue datang ke set gue sudah jadi Awink. Belum ganti baju pun sudah jadi Awink. Gue datang sudah begitu. Karena gue suka sama Heath ledger jadu gue mendalami. Method itu kan ada banyak, mungkin ada yang sudah jago banget kayak Lukman Sardi dia msh bercanda-bercanda tiba-tiba balik lagu ke karakter. Kalau gue butuh metode kayak gitu. Gue pengen dateng ke lokasi sudah kayak gitu. Naik taksi, gue nggak nyetir, datang-datang sudah gitu. Sampai dicengin sama anak-anak. Ngegali di awal yang susah. Dua bulan pertama yang susah. Gue nge-gym, muaythai, terus gue mesti loose itu susah banget," pungkasnya.

(kpl/rhm/ntn)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING