FILM INDONESIA

'DUA SURGA DALAM CINTAKU' Angkat Cerita Poligami Dari Sisi Berbeda

Senin, 05 November 2018 08:25 Penulis: Rahmi Safitri

Syukuran DUA SURGA DALAM CINTAKU © KapanLagi.com®/Sahal Fadly

Kapanlagi.com - Satu lagi film bergenre religi akan mulai diproduksi Cakrawala Studio Film (CSF). Film dengan judul DUA SURGA DALAM CINTAKU (DSDC) itu diadaptasi dari novel karya wartawan senior, almarhum Atho Al Rahman.

Adalah Yuki Kato, Aliff Alli dan Keira Shabira yang rencananya akan main dalam film yang rencananya akan mulai proses syuting pada 4 November 2018. Untuk setting lokasi awal, pihak rumah produksi memilih Kota Makkah dan Madinah, Arab Saudi.

"Di sana syutingnya sembilan hari, jadi sekalian umrah bareng pemain dan kru," ucap produser sekaligus sutradara Kiki Nusirwan disela-sela syukuran film DUA CINTA DALAM SURGAKU, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini.

1. Angkat Kisah Poligami

Film tersebut mengangkat cerita perihal poligami. Namun, tidak seperti yang sering terjadi kebanyakan di film-film lain, dimana istri kedua hanya dinikahi secara siri.

"Di film ini, poligami yang dilakukan pemain utamanya itu dilakukan terang-terangan dan dengan persetujuan dari istri pertama. Jadi pesan yang ingin disampaikan itu adalah, poligami itu tidak mudah. Butuh keikhlasan dari istri pertama untuk bisa melakukan poligami. Yang membedakan film ini dengan film lainnya itu bahwa berpoligami itu butuh keikhlasan," kata Kiki.

2. Bahas Soal Keadilan Juga

Selain itu, dalam film tersebut juga tersirat kalau jangan berpoligami jika nantinya tak bisa bersikap adil. Hal tersebut karena hakikatnya, manusia sulit untuk bersikap adil, karena arti adil berbeda menurut sisi laki-laki dan perempuan.

"Sudah jelas dituliskan di alquran bahwa boleh memiliki dua, tiga atau empat istri. Tapi kemudian takut tidak akan dapat berlaku adil, maka miliki satu istri saja," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING