FILM INDONESIA

Film Hanung Bramantyo 'BUMI MANUSIA' Dapat Kritik Tajam, Begini Komentar Zaskia Mecca

Selasa, 09 Oktober 2018 16:07 Penulis: Tyssa Madelina

Zaskia Adya Mecca © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Hanung Bramantyo saat ini tengah menggarap proyek film BUMI MANUSIA di Yogyakarta. Saat foto-foto adegan diungkap sebagai materi promosi, beragam pro kontra pun langsung menghampiri.

Banyak kritik tajam dilayangkan kepada Hanung. Selain terpilihnya Iqbaal Ramadhan sebagai Minke, kritik juga mengarah pada tata busana yang dinilai melenceng jauh dari fakta sebenarnya.

Ditanyai mengenai ramai-ramai tersebut, Zaskia Adya Mecca selaku istri memberikan tanggapan bijak. Menurutnya, biarkan dulu suaminya sebebasnya berkarya. Kritik boleh disampaikan apabila film sudah bisa selesai dan bisa ditonton.

"Yang jelas kalau menilai film itu harus dilihat secara keseluruhan. Jangan melihat sesuatu dari foto yang beredar dan cuma sepotong. Jadi kalau mau menilai nanti film BUMI MANUSIA seperti apa, nggak bisa dari foto, nonton keseluruhan," kata Zaskia ditemui di kawasan Tebet Timur, Jakarta Selatan, Selasa (9/10/2018).

1. Film Hanung Selalu Kontroversi

Bila melihat ke belakang, film-film Hanung Bramantyo selalu menuai kontroversi baik sebelum maupun sesudah perilisannya. Zaskia menanggapi hal itu secara positif bila kritik yang datang untuk membuat sang suami berkarya lebih baik.

"Kritik datang berarti banyak yang perhatian sama dia. Banyak yang sayang sama dia. Karena kalau orang cuekin dan nggak ada kritik, berarti nggak ada yang perhatian sama dia," imbuh ibu lima anak ini.

2. Syuting BUMI MANUSIA

BUMI MANUSIA adalah film drama berlatar era 1800-an yang diadaptasi dari novel kontroversial berjudul sama karya Pramoedya Ananta Toer. Film tersebut dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan sebagai Minke, Mawar De Jongh sebagai Annelies dan Sha Ine Febriyanti sebagai Nyai Ontosoroh.

Hanung bersyukur sebelumnya banyak menyutradarai film-film dengan setting periodik. Karena ia bisa belajar banyak hal untuk mengaplikasikan gagasan Pramoedya. Terlebih didukung oleh rumah produksi Falcon Pictures yang tak mau setengah-setengah dalam memvisualkan proyek tersebut.


REKOMENDASI
TRENDING