FILM INDONESIA

Perankan Karakter Favorit Webtoon Eggnoid, Morgan Oey: Ekspektasi Bukan Jadi Beban

Rabu, 10 Juli 2019 07:15 Penulis: Sora Soraya

Morgan Oey © KapanLagi.com®/Daniel Kampua

Kapanlagi.com - Serial komik Webtoon Eggnoid akhirnya diadaptasi menjadi sebuah film. Komik yang telah diterjemahkan ke dalam lima negara ini pun telah mengumumkan para pemain dan memulai proses pengambilan gambar.

Morgan Oey dan Sheila Dara Aisha adalah dua nama yang akan memerankan karakter utama yaitu Eggy dan Ran. Keduanya dipercaya oleh sang sutradara, Naya Anindita tidak hanya beradu peran, namun juga menghidupkan karakter fiksi tersebut.

Eggy, karakter yang diperankan oleh Morgan nampaknya mendapatkan sorotan lebih. Pasalnya, Eggy memang menjadi karakter yang difavoritkan dalam serial komik Webtoon Eggnoid.

1. Terbebani Nggak Sih?

Dengan memainkan karakter tersebut, para pembaca sekaligus penggemar komik Eggnoid pasti mempunyai ekspektasi yang mungkin bisa jadi tinggi. Lalu, bagaimana tanggapan Morgan tentang hal tersebut?

"Kalau dibilang nggak beban, bohong banget! Tapi somehow gua merasa setelah gua riset bertanya-tanya, Eggy ini salah satu karakter yang paling difavoritkan di universe Webtoon itu," ujar Morgan.

"Sampai dialihbahasakan ke berbagai negara, dia menjadi salah satu karakter favorit Webtoon, jadi ekspektasi pasti ada," sambungnya saat ditemui di lokasi syuting hari kedua EGGNOID, kawasan Jakarta Selatan, Senin (8/7).

2. Soal Ekspektasi

Pria bernama lengkap Handi Morgan Winata ini mengakui juga pernah mengalami hal yang sama, yaitu pernah punya ekspektasi pada suatu karakter. Lalu bagaimana ia mengatasinya pada karakter Eggy ini?

"Saya aja misalkan suka baca apa, kalau baca bukunya pasti saya punya ekspektasi. Tapi kita kan nggak bisa menjadikan ekspektasi itu sebagai sebuah beban, apalagi kita sebagai pelaku di sini. Kalau beban, nggak akan jadi filmnya. Gua akan bingung, bertanya, nggak akan firm untuk mengerjakan karakter itu," jelasnya.

3. Tetap Optimis

Tentu beban pasti ada dalam diri Morgan. Pria asal Singkawang, Borneo Barat ini tetap optimis dengan script film EGGNOID yang sejatinya telah dipersiapkan dengan matang oleh Naya maupun Visinema Pictures sebagai rumah produksi.

"Jadi kalau ditanya beban pasti iya, tapi saya nggak terlalu dibawa pikiran ya. Karena saya sudah cukup pede dengan script yang digodok Naya dan tim Visinema juga. Possibility terbuka lebar," ucap Morgan.

"Jadi sesuai interpretasi kami aja. Namanya juga film, kalau buku kan mungkin hanya 40-60% aja yang bisa diadaptasi di film," tambah pria berusia 29 tahun tersebut.

(kpl/apt/sry)


REKOMENDASI
TRENDING