5 Karya Terbaik HR Giger Dalam Film Yang Perlu Kalian Ketahui

5 Karya Terbaik HR Giger Dalam Film Yang Perlu Kalian Ketahui
dok. 20th Century Fox

Kapanlagi.com - HR Giger adalah seorang seniman surrealist dari Swiss yang begitu dikenal karena karya-karyanya yang menakjubkan. Dia kerap membuat desain dengan menggabungkan tubuh manusia dan mesin, yang biasa disebut biomechanical.
Pria kelahiran 5 Februari 1940 ini adalah sang kreator asli makhluk mengerikan dalam film seri ALIEN, salah satu proyek film yang membuat dirinya dikenal dunia. ALIEN bahkan meraih Oscar untuk Kategori Visual Efek Terbaik, Saturn Awards untuk Film Sci-Fi Terbaik dan beberapa penghargaan lainnya.
Sangat disayangkan, Selasa (13/5) kemarin, Giger diberitakan meninggal dunia, setelah jatuh. Seperti yang dikonfirmasi salah seorang karyawan di Museum milik Giger, desainer ini menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 74 tahun.
Giger telah meninggalkan banyak karya, juga dalam dunia perfilman. Sebagai bentuk penghormatan, berikut telah kami pilih lima karya terbaiknya untuk sebuah film. Baik, silakan disimak...

1. DUNE (1971)

dok. Theverge.com

DUNE adalah kerja pertama HR Giger dalam dunia perfilman. Di film ini dia merancang desain untuk kuil Harkonnen berdasarkan storyboard yang ditulis Jean Giraud, seorang ilustrator dari Perancis.

Film ini diangkat dari novel karangan Frank Herbet dengan judul serupa. Proyek film tersebut mempertemukan Giger dengan sutradara Alejandro Jodorowsky, walaupun akhirnya film ini tidak sampai diproduksi. Kemudian DUNE dikembangkan oleh sutradara David Lynch dan dirilis pada 1984.

HR Giger saat mengerjakan desain untuk film DUNE @foto: dok. Theverge.com

DUNE berkisah tentang sebuah masa depan, ketika seorang Duke dan keluarganya dikirim oleh Kaisar ke dunia gurun. Hal ini dirancang untuk menghancurkan Duke dan keluarganya. Namun Duke dapat lolos dan berusaha melancarkan balas dendam.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. ALIEN (1979)

dok. 20th Century Fox

ALIEN yang disutradarai oleh Ridley Scott ini mempertemukan kembali HR Giger dengan Dan O'Bannon, sang penulis naskah. Sebelumnya mereka bertemu saat menggarap proyek film DUNE arahan Alejandro Jodorwskys.

Dalam ilustrasi asli, Giger menciptakan makhluk Alien ini memiliki mata. Namun pada film, desainer ini mengubahnya menjadi tanpa mata. Sehingga memberikan penampilan lebih mengancam dan dingin tanpa emosi terpancar dari makhluk tersebut.

Space Joceky @foto: dok. 20th Century Fox

Tak hanya menciptakan rancangan makhluk Alien, di sini Giger juga menciptakan beberapa properti lain, termasuk patung Space Jockey setinggi 26 kaki. Tapi sangat disayangkan, properti Space Jockey terbakar habis akibat puntung rokok yang tertinggal di studio, di Los Angeles. Peristiwa itu juga sempat diliput oleh TV lokal.

Film ini berkisah tentang pesawat Nostromo yang sedang dalam perjalanan pulang. Saat itu para awak mendapatkan peringatan SOS, namun peringatan tidak seperti biasanya. Tiba-tiba para awak menyadari bahwa mereka tidak sendirian di ruang angkasa ini, telah ada penumpang gelap, yaitu seekor Alien.

3. ALIEN 3 (1992)

dok. 20th Century Fox

ALIEN 3 adalah debut film dari sutradara David Fincher. HR Giger kembali ditugaskan untuk menggarap desain makhluk di instalasi ketiga film ALIEN ini.

Fincher sendiri ingin Alien yang lebih menyerupai puma atau seperti binatang buas yang siap memburu. Alien ini nantinya tidak mengikuti postur tubuh manusia yang tegak seperti pada dua film sebelumnya.

bentuk Alien setelah direvisi @foto: alienexplorations.blogspot.com

Ada beberapa revisi rancangan Alien yang dilakukan Giger, termasuk panjang tubuhnya, kaki yang lebih ramping dan penghapusan 'pipa' di sekitar tubuh belakang. Tak hanya itu, dia juga menambahkan lidah kokoh Alien yang di dalamnya memiliki rahang sekunder. Sentuhan yang membuat makhluk luar angkasa ini semakin mengerikan.

ALIEN 3 berkisah tentang pesawat berpenumpang Ellen Ripley (Sigourney Weaver) yang melarikan diri dari planet Alien dan mengalami kecelakaan menabrak kilang minyak. Kemudian Ripley diselamatkan oleh pekerja kilang minyak tersebut dan menjelaskan penyebab kecelakaan ini karena penumpang gelap, seekor Alien.

4. SPECIES (1995)

dok. Metro-Goldwyn-Mayer

Setelah ikut tergabung dalam franchise film ALIEN, HR Giger kembali lagi merancang desain untuk makhluk di film sci-fi. Dalam film SPECIES ini Giger bekerja sama dengan sutradara Roger Donaldson.

Sutradara ini berpikir bahwa Giger adalah orang yang tepat untuk menggarap desain film tersebut. Hal itu diakui Donaldson setelah dirinya membaca NECRONOMICON (buku berisi kumpulan karya Giger) dan bertemu dengan desainer ini secara langsung.

Sil @foto: speciesfilms.wikia.com

Pada film SPECIES, Giger merancang karakter Sil saat telah berubah menjadi Alien. Dengan tubuh yang transparan di bagian luar dan berwarna hitam di dalamnya. Sil merupakan makhluk sensual tapi mematikan yang bisa berubah dalam sekejap dari seorang wanita cantik menjadi pembunuh berlapis baja.

SPECIES berkisah tentang percobaan ilmuwan yang menggabungkan DNA alien dengan DNA manusia melahirkan Sil. Celakanya, Sil kabur dari laboraturium. Oleh karena itu agen dari pemerintahan memburunya, sebelum Sil bertemu dengan seorang pria dan berkembang biak.

5. PROMETHEUS (2012)

dok. 20th Century Fox

PROMETHEUS adalah film arahan sutradara Ridley Scott, yang sebelumnya sempat bekerja sama dengan HR Giger pada film ALIENS tahun 1979 silam.

Dalam film PROMETEHUS, Giger bekerja membantu bagian desain. Mereka menciptakan pesawat ruang angkasa The Derelict dan Space Jockey. Desain tersebut terinspirasi dari rancangan awal dalam film ALIENS terdahulu.

The Derelict @foto: dok. 20th Century Fox

Tidak banyak memang yang dikerjakan Giger dalam film ini. Namun bisa dicatat sebagai film terakhir yang ikut dikerjakan desainer handal tersebut sebelum meninggal dunia.

PROMETHEUS sendiri berkisah tentang tim penjelajah yang mengemban misi untuk menemukan asal-usul umat manusia. Mereka melakukan perjalanan ke planet yang jauhnya jutaan mil dari bumi.

 

(Di usia pernikahan 29 tahun, Atalia Praratya gugat cerai Ridwan Kamil.)

Rekomendasi
Trending