Alasan Mengapa Biopik 'DIANA' Tak Seharusnya Dihakimi

Alasan Mengapa Biopik 'DIANA' Tak Seharusnya Dihakimi dok. Eone Entertainment

Kapanlagi.com - Film DIANA memang bukan film favorit setiap orang, namun ada baiknya film ini tak dihakimi begiitu saja. Di era ketika biografi menempatkan sosok yang punya kelemahan, seperti selingkuhan atau pecandu, sebagai sosok jahat yang harus dibasmi, rasanya penonton perlu melihat DIANA dari sisi yang berbeda. DIANA tidak bercerita tentang Diana, seorang putri Wales dan juga kehidupan kerajaannya, namun film ini lebih bercerita tentang Diana, seorang putri yang gagal dalam kehidupan asmara. Kekuatan sosok Diana menjadi kelemahannya pula, ia sungguh manusiawi.  Terlebih sosok Diana diperankan dengan apik oleh Naomi Watts. Ia menghidupkan kembali sosok putri yang dicinta publik Inggris tersebut terutama dari sisi kejujurannya. Salah satunya terlihat dari adegan ketika Diana mengendap-endap masuk ke apartemen kekasihnay dan meninggalkan pesan lewat lipstiknya. "Kehidupan sang putri menurun drastis terlebih ketika ia menjalin cinta dengan dokter bedah asal Pakistan, Hasnat Khan (Naveen Andrews)," pungkas sang sutradara Oliver Hirschbiegel yang ingin mengungkap sosok Diana tanpa memihak. Ia hanya ingin menampilkan sebuah kisah cinta.


(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(zim/dka)

Rekomendasi
Trending