Dokter Pribadi Michael Jackson Berusaha Hilangkan Barang Bukti

Kapanlagi.com - Dokter pribadi almarhum Michael Jackson mungkin melakukan banyak kesalahan terkait kematian mega bintang ini. Kabar terbaru menyebut Dr. Conrad Murray meminta pengawal melakukan CPR (pertolongan pertama), sementara dia sibuk mengumpulkan obat-obatan dan memasukkan ke dalam tas. Saat itu Jackson sudah tak sadarkan diri.Associated Press, seperti dikutip Splash News, menemukan laporan dakwaan dan dokumen tentang jam-jam akhir hidup penyanyi ini. Jackson mengalami gagal jantung setelah diberi Propofol, anestesi berdosis tinggi, dan cocktail obat penenang. Namun Dr. Murray (57), menurut petugas paramedis yang datang ke lokasi, tidak menyebutkan tentang penggunaan Propofol ini.Dokumen yang ditemukan AP ini didapat dari dokumen yang diberikan pada jaksa penuntut dalam kasus dakwaan terhadap Murray, berdasarkan kesaksian pengawal bernama Alberto Alvarez dan dua pegawai lainnya. Dokter ini dituduh terlibat menghilangkan nyawa Jackson tahun lalu. Murray juga didakwa menghilangkan barang bukti yang ada di lokasi kematian. Petugas paramedis yang datang memberikan keterangan kalau Jackson dalam keadaan tak bergerak dan tak bernafas. Petugas itu tiba enam menit setelah telepon 911 dari Alvarez.    

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(spl/erl)

Rekomendasi
Trending