SELEBRITI

15 Tips Ngatur Duit Ala Raditya Dika Bisa Selamatkan THR-Mu!

Senin, 20 Mei 2019 17:17 Penulis: Rezka Aulia

Tips dari Radit bisa selamatkan kantongmu! © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Tinggal beberapa hari sampai THR KLovers cair. Raditya Dika berbagi beberapa tips penting untuk mengatur finansial. Penulis satu ini belum lama juga mengaku telah menjalani kehidupan minimalis.

Dalam video berdurasi 22 menit ini Radit membagikan tips penting dalam mengelola keuangan. Bahkan Radit mengaku mempraktikkan beberapa poin sejak gaji pertamanya. KLovers sudah siap mencontek tips finansial ala Papa Alea?

1. Beli Barang Untuk Diri Sendiri

Radit menghimbau untuk membuang jauh gengsi. Pastikan membeli sesuatu untuk keperluan pribadi bukan untuk dilihat orang.

"Kalau lo beli barang untuk supaya orang lain kagum sama lo itu cara yang salah untuk membeli sebuah barang. Beli karena lo happy, lo butuh untuk diri lo sendiri," ujarnya.

2. Waktu Adalah Teman Terbaik Untuk Investasi

Raditya Dika adalah penulis yang mulai dikenal lewat buku berjudul Kambing Jantan. Buku adaptasi blog pribadi ini laris manis bak kacang di jamannya. Radit pun langsung menginvestasiikan royalti pertamanya.

"Royalti pertama langsung gue tabung untuk dana pensiun. Uang royalti ini ngebantu banget," akunya.

3. Prinsip Utama

Sebelum menjelaskan lebih jauh, Radit menggaris bawahi hal ini. Prinsip utama yang harus dipegang saat hendak mengatur cash-flow

"Uang keluar harus lebih sedikit dari uang masuk. Lo ningkatin uang masuk atau nekan uang keluar," ujarnya.

4. Hutang - Piutang

Radit tahu betul dirinya beruntung tak harus melewati fase terlilit hutang. Ia pun tidak menganjurkan viewersnya untuk melakukan hutang. Begitu pula ia tak bersedia memberi pinjaman ke pada orang lain.

"Ini prinsip yang gue jaga. Mau beli mobil gak usah yang terlalu maha, yang penting gak hutang. Orang hutang ke kita akan jadi tanggungan dia, tapi banyak pertemanan rusak karena hutang," lanjut Radit.

5. Transaksi Cash

Kehidupan KLovers memang dipermudah dengan sistem transfer, debit/credit card dan e-money. Namun Radit menjelaskan membayar secara cash akan membuat kita berpikir dua kali dalam meggunakan uang. Menurut penelitian yang ia baca, melakukan transaksi secara cash bisa lebih 'sakit' untuk kita.

"Akan beda bayar secara cash dibanding debit. Lo akan lebih gak rela untuk bayar pakai uang cash," jelas Radit. Bener gak nih KLovers?

6. Gaji ? Penghasilan

"Jarang yang membicarakan bagaimana menambah penghasilan. Ini perlu dipahami bahwa gaji tidak sama dengan penghasilan," terang Radit.

Naik gaji datangnya dari tempat KLovers bekerja. Namun menambah penghasilan bisa dilakukan dengan membuka olshop, bisnis kecil-kecilan, atau memanfaatkan keahlian KLovers.

7. Pelajari Investasi

Ada banyak produk investasi saat ini. Namun tentunya tiap orang punya kebutuhan dan penghasilan yang berbeda. Suami Anissa Azizza ini mengajak kita lebih paham mana produk tercocok.

"Ketahui tujuan kalian dan pilih investasi yang cocok. Gue pilih saham untuk investasi," ujar Radit.

8. Bikin Anggaran

Setelah menemukan pilihan investasi yang sesuai. KLovers harus menganggarkan berapa banyak uang yang harus diinvestasikan. Tak hanya urusan investasi, tapi juga berkenaan dengan kebutuhan sehari-hari.

"Setelah menikah Anissa bikin budget pengeluaran bulanan, sebelumnya gue gak bikin. Tapi minimal 10% dari penghasilan untuk investasi. Pahami mau alokasi berapa persen untuk investasi alokasi normalnya 10-20%," tambah Radit.

9. Banyak Penghasilan ? Banyak Pengeluaran

Pertambahan penghasilan yang dirasakan tidak seharusnya menaikkan pengeluaran. Fenomena ini banyak Raditya lihat di lingkungan sekitarnya.

"Banyak temen gue di dunia entertainment, masih muda kaget liat duit banyak. Pengeluaran mereka malah semakin banyak, mungkin mereka berpikir duit masih bisa dicari lagi. Tapi itu yang gue hindari saat gue masih muda," ujar Radit.

10. Beli Pengalaman Bukan Barang

Sering merasa uang tidak berbentuk barang tapi hilang begitu saja? Dalam hal ini Radit malah menganjurkan mencari pengalaman bukan barang, kok bisa?

"Jauh lebih membahagiakan dibanding beli sebuah barang. Kebahagiaan itu lebih membekas kalau beli pengalaman, misalnya liburan atau makan bareng keluarga," jelas Radit.

11. Hitung Cost Per Use

Hidup minimalis dan mengatur keuangan bukan berarti harus membeli barang murah. Radit tak keberatan bila memang harus membeli barang dalam kategori luxury.

"Misal beli ikat pinggang 1 juta, tapi cuma bisa dipakai 1 tahun. Mending beli yang lebih berkualitas tapi bisa dipakai lebih dari 15 tahun," jelas Radit mengawali.

"Ini juga alasan gue jual semua koleksi jam, dan cuma punya satu aja. Jam ini amat berharga bahkan ini bisa gue wariskan ke anak gue nanti," pungkasnya.

12. Belanja Sendiri

KLovers sering merasa tak nyaman berbelanja sendirian? Padahal menurut Radit kita lebih bisa membuat keputusan dengan baik saat berbelanja sendiri.

"Kalau sama teman bisa terhasut," ujarnya sambil terkekeh.

13. Pajak dan Donasi

Seiring bertambahnya uang yang kita miliki, akan ada kewajiban yang tak bisa dihindari. KLovers harus membayar pajak penghasilan yang setiap tahun harus dibayar. "Jangan sampai penghasilan makin besar, ga bayar pajak nanti kena denda," jelas Radit.

Tak hanya membayar pajak, KLovers juga bisa menyalurkan donasi. Menurut Radit, pengeluaran uang dalam bentuk donasi malah akan memberi kebahagiaan. "Dengan memberi uang ke yang membutuhkan. Kita akan dapat kebahagiaan yang lain. Usahakan menambah donasi ke orang lain, karena lo bisa merasakan kebahagiaan yang lain," jelasnya.

14. Hubungan denga Uang

Perilaku tiap orang dalam mengelola uang pasti berbeda. Namun tentunya bial terbiasa boros akan cukup sulit dalam mengelola uang saat dewasa.

"Perlu komitmen dan fokus, jangan stres dikit belanja. Gimana mengubah kebiasaan tidak sehat dengan uang bisa berubah," lanjutnya.

15. Cari Partner yang Tepat

Kalau sudah mengikut semua tips ala Radit tadi, langkah terakhir ini gak kalah penting. Pastikan KLovers memiliki paangan yang juga punya kebiasaan baik dalam mengelola uang.

"Terbuka sejak awal masalah uang. Komunikasi yang sehat bisa jadi fondasi yang kuat untuk sampai pernikahan. Hampir 80% pertengkaran di rumah tangga itu karena uang. Harus punya sikap dan perspektif yang sama tentang uang," pungkas Radit.

 

Jadi dari kelima belas cara di atas bagian mana yang paling sulit dilakukan?

 


REKOMENDASI
TRENDING