SELEBRITI

3,5 Tahun Tidak Kuliah, Bayu Skak Diluluskan UM Malang

Kamis, 25 Oktober 2018 14:34 Penulis: Dhefa Mauren Roos Mary

Bayu Skak lulus kuliah (Credit: instagram.com/moektito)

Kapanlagi.com - Bayu Skak lulus kuliah! Akhirnya kabar bahagia ini ia sampaikan juga. Lewat akun Instagramnya ia menceritakan bagaimana kisahnya bisa lulus dari universitas tempatnya menuntut ilmu selama 7 tahun, UM Malang.

Bayu Skak mengawali ceritanya dengan sebuah kalimat yang kontroversial. Ia mengungkapkan kalau dirinya tidak pernah kuliah selama bertahun-tahun, tapi dinyatakan lulus oleh UM Malang. Kalimat pembukanya itu jelas akan menimbulkan tanya.

Bayu Skak umumkan kelulusannya (Credit: instagram.com/moektito)Bayu Skak umumkan kelulusannya (Credit: instagram.com/moektito)

Berbagai tanya jelas bermunculan setelah membaca kalimat pembukanya itu. 'Enak banget ya?', 'Kok spesial banget ya?', atau 'Kok bisa ya?' Bahkan ia pun berpendapat sama. Sebelum semakin banyak tanya bermunculan, Bayu Skak pun mulai bercerita.

"Tidak pernah kuliah 3,5 Tahun saya diluluskan UM. Jika membaca kalimat tersebut akan terkesan enak sekali dan special sekali, namun baca caption ini sampai habis," tulisnya.

1. Bahan pertimbangan UM Malang luluskan Bayu Skak

Menyambung tulisannya, Bayu Eko Moektito atau yang dikenal dengan Bayu Skak ini mengungkapkan fakta dirinya yang bisa dikatakan sebagai mahasiswa abadi. Ia adalah mahasiswa angkatan tahun 2011. Itu artinya sudah 7 tahun lamanya ia belum juga lulus.

Dengan kata lain tahun ini adalah tahun terakhirnya di kampus. Berusaha lulus atau DO? Hanya ada 2 kemungkinan itu untuknya.

Beruntungnya, UM Malang 'tidak sejahat itu'. UM Malang memilih untuk meluluskan Bayu Skak. Salah satu kampus favorit di Kota Malang itu tentu punya bahan pertimbangannya sendiri. Bisa tertebak, pertimbangannya adalah film YOWIS BEN.

"Saya adalah angkatan tahun 2011 dan tahun ini adalah tahun terakhir perkuliahan saya, jika saya tidak segera lulus saya akan di DO. UM selaku kampus saya, menghubungi saya dan menawari saya agar bisa lulus. Yang menjadi pertimbangan UM agar saya lulus adalah karya film saya YOWIS BEN," sambung Bayu Skak.

2. Film YOWIS BEN

YOWIS BEN merupakan film karya Bayu Skak dan Fajar Nugros. Berdua, Bayu dan Fajar bekerja sama membesut film ini menjadi sebuah film layar lebar yang memposisikan Bayu sebagai salah satu pemeran di dalamnya.

Dibintangi oleh Bayu Skak yang kental dengan logat Bahasa Jawa Malangannya, film ini merupakan sebuah produk yang unik. Pasalnya film ini mengaplikasikan Bahasa Jawa sebagai bahasa percakapan sehari-hari. Sehingga film ini pun menjadi lain daripada yang lain.

Nah, film ini dianggap sebagai sebuah prestasi oleh UM Malang. Apa saja sih prestasi yang diraih film YOWIS BEN ini?

"UM mengapresiasi kerja keras saya merealisasikan film YOWIS BEN. Mereka melihat bahwa ini adalah prestasi yang gemilang. Seorang mahasiswa UM yang sering bolos dan bahkan cuti agar bisa merealisasikan projectnya, tapi bolos dan cuti itu tidak digunakan untuk hal-hal negatif, melainkan digunakan untuk project ini. Akhirnya pun film ini sukses dengan mengangkat Bahasa Daerah, mendapat jumlah penonton 935.000, dan diapresiasi oleh Presiden," jelas Bayu Skak.

3. Bayu Skak merasa takut

Kembali ke persoalan kelulusan Bayu Skak dari kampus UM meski 3,5 tahun tidak kuliah. Bayu Skak mengaku takut dengan efek yang mungkin terjadi di kemudian hari. Pasalnya bisa saja kelulusannya itu disebut tidak adil atau ada pihak yang tidak terima. Namun ketakutannya itu sirna setelah mendengar statement Bapak Rektor dan Wakil Rektor yang akan membelanya.

"Sebenarnya ketika berbicara mengenai kelulusan saya ini saya agak takut jika ke depan ada banyak orang yang tidak terima dengan ini. Namun Pak Rektor dan Pak Wakil Rektor bilang ke saya, 'Jika ke depan ada yang gak terima dengan jalan yang diberikan UM ini ke kamu, ya silahkan mereka bisa cuti kuliah terus bikin karya yang sampai berhasil di Nasional dan diminati masyarakat. Nanti juga akan kami luluskan'," ungkap Bayu lebih lanjut.

4.

Mendengar perkataan Bapak Rektor dan Wakil Rektor itu tak bisa dipungkiri lagi Bayu Skak menjadi lebih tenang dan lebih berani menatap ke depan. Bahkan ia menjelaskan bagaimana proses dirinya bisa nekat menggarap YOWIS BEN. Ia juga memberi semangat kepada para netizen yang membaca captionnya ini untuk berani dalam memilih jalannya sendiri. Tidak harus memilih dan berkutat pada jalan yang membosankan.

"Oke, jadi dari sini yang bisa kita ambil adalah kita bisa memilih jalan kita sendiri, tidak harus memilih jalan yang membosankan. Saya mahasiswa UM, semester 1-4 saya dapat mata kuliah tentang Videografi, Sinematografi saya gali dengan maximal. Setelah itu saya pingin merealisasikan project saya sendiri yaitu karya film besar layar lebar Nasional. Jadi saya memberanikan diri untuk cuti dan terjun maksimal di project yang saya kerjakan. Yang saya lakukan ini adalah gambling, benar-benar nekat, dan hanya bermodal berani dan yakin. Tapi saya maksimal di sini dan akhirnya apa yang saya kerjakan ini menghasilkan buah yang manis yang bisa saya nikmati. MAKARYO TERUS REK!" pungkas Bayu Skak memberi semangat.

Terlepas dari opini-opini yang bermunculan, selamat atas kelulusan Bayu Skak. Ditunggu karya-karya berikutnya ya!


REKOMENDASI
TRENDING