SELEBRITI

Angel Karamoy Ungkap Cerita Pilu di Masa Kecil, Banting Tulang Hidupi Ibu dan 4 Adik

Kamis, 05 Desember 2019 12:15 Penulis: Tyssa Madelina

Cerita pilu masa kecil Angel Karamoy © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Di balik kehidupan Angel Karamoy yang bergelimang harta, tak banyak yang tahu jatuh bangun perjuangannya dari kecil. Sejak usia belia, wanita berusia 32 tahun itu sudah banting tulang menghidupi keluarganya.

Hal tersebut bermula sejak sang ayah pergi menutup mata untuk selama-lamanya. Angel yang saat itu berumur 16 tahun pun memutuskan untuk menerima kontrak jadi artis demi jadi tulang punggung keluarga.

"Aku ini kan anak kedua dari enam bersaudara ya dari umur aku 16 tahun, which is masih kelas 1 SMA, adik aku yang paling bontot baru naik kelas 3 SD. Mami aku ibu rumah tangga biasa," ujar Angel Karamoy, seperti dilansir dari channel Youtube Trans 7, Rabu (04/12/2019).

"Bentar lagi ulang tahunku yang ke-17, sweet seventeen ceritanya. Di bulan Agustus, papi aku meninggal, sempat bingung, kalau papiku nggak ada mami gimana nggak kerja ngurus enam anak," lanjutnya.

1. Capek Syuting

Angel Karamoy merasa bersyukur karena bisa menjadi artis di usia muda dan dapat penghasilan sendiri. Namun, ternyata banyak pengorbanan yang harus dilakukan untuk menjadi seorang publik figur saat itu.

"Bersyukur Tuhan tolong aku, di umur 16 tahun pertama kalinya aku main sinetron dipercaya jadi pemeran utama di BIDADARI," kenang Angel Karamoy.

"Dari situ aku harus kerja menggantikan posisi ayah mencari nafkah. Sebenarnya rasanya capek syuting tiap hari sampai subuh, pulang cuma buat mandi dan pakai baju seragam tanpa tidur " ungkapnya.

2. Iri dengan Teman Sebaya

Tak ayal, Angel Karamoy merasa iri melihat teman-teman di sekitarnya yang tak perlu kesulitan mencari uang. Ia merasakan betul susahnya perjuangan menjad artis sekaligus menafkahi keluarganya saat itu.

"Sometimes suka kayak iri lihat teman-teman di sekolah, enak ya mereka, nggak perlu mikir cari uang, cuma main, uang jajan ada. Sementara aku, buat jajan dan bayar sekolah adik-adik harus kerja keras. Di saat aku pengen merasakan masa remaja harus kerja," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING