Besuk Dawiya, Perasaan Elvy Sukaesih Campur Aduk

Senin, 26 Maret 2018 15:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Besuk Dawiya, Perasaan Elvy Sukaesih Campur Aduk Elvy Sukaesih / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Sederet kasus narkoba di kalangan artis tak berhenti menghiasi headline media massa sepanjang tahun 2018 ini. Salah satu di antara mereka adalah Dawiya putri dari Elvy Sukaesih yang ditangkap bersama dua kakak laki-lakinya, Ali Zaenal Abidin dan Syehan, serta kakak iparnya (istri dari Syehan) yang bernama Chauri Gita. Bukan cuma itu, tunangan Dawiya, Muhammad juga ikutan diamankan.

Elvy selaku ibunda dari Dawiya tentunya merasakan shock yang sangat besar mendengar perbuatan dari putrinya. Meski kini sudah mulai menunjukkan ekspresi ceria dan bahagia, namun jauh di lubuk hatinya, Elvy tak bisa berhenti memikirkan kondisi Dawiyah.

"Alhamdulillah sehat berkat doa semuanya. Tapi kita memang dalam kesedihan kalau di rumah atau di mana, tapi mungkin kalau di luar atau di sini kita terlihat ceria, tapi hati ini pikiran kita tetap di putriku, kita selalu minta doa, semoga ini cepat selesai, bisa segera direhab," ujar Elvy saat ditemui di Tendean, Jakarta Selatan, Senin (26/3).

Elvy tetap dukung putrinya, Dawiya / Credit: KapanLagi - Akrom SukaryaElvy tetap dukung putrinya, Dawiya / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

Sejauh ini, Elvy sudah menjenguk putrinya 2 kali. Meski sebenarnya marah dan kecewa, namun sang ratu dangdut tetap care, karena bagaimanapun juga Dawiya adalah darah dagingnya sendiri. Elvy cuma berharap agar kejadian ini bisa menyadarkan dan membuat Dawiya lebih baik ke depannya nanti.

"Alhamdulillah kita sudah 2 kali ketemu. Ya jelas itu rasa kecewa, rasa marah semua bercampur. Tapi saya tetap tabah karena ini anakku dan siapapun dia, orangtua tetap punya hati dan doa buat anak. Aku bilang Ya Rabb aku ridho untuk mereka, aku ridho Ya Allah. Dan aku mohon berikan keridhoan juga buat dia, semoga mereka bisa mengerti tentang kehidupan setelah kejadian ini. Saya berharap, Ya Allah walaupun saya agak strict di depan mereka, walaupun bagaimana harus terima dan saya bilang terima kejadian ini, tapi tetap sabar. Karena ini semua sudah takdir dan mungkin ini cara Allah menegur kamu. Kita sebagai keluarga hujan air mata dalam doa, setiap saat kita berdoa, dan jam tidur kita luar biasa, tidur itu paling cepat jam setengah dua, jam tiga, atau setelah subuh baru kita tidur," sambungnya.

"Dia minta dibawain mukena, yasin, buku doa, semua yang dia punya. Tasbih, tasbihnya nggak satu. Mukenanya juga nggak satu, 'Bawain dong mukena-mukena yang masih layak pakai karena banyak banget yang butuh di sini'," pungkas Fitri Sukaesih yang juga hadir pada kesempatan sama.

(kpl/pur/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING