Chiki Fawzi Bakal Berlayar ke Palestina Bulan April, Siap Tembus Blokade Gaza Jalur Laut

Chiki Fawzi Bakal Berlayar ke Palestina Bulan April, Siap Tembus Blokade Gaza Jalur Laut
Chiki Fawzi Bakal Berlayar ke Palestina Bulan April (credit: instagram.com/chikifawzi)

Kapanlagi.com - Chiki Fawzi kembali menunjukkan kepeduliannya yang luar biasa terhadap isu kemanusiaan di Palestina. Setelah sempat tertahan dalam misi sebelumnya, putri dari musisi Ikang Fawzi ini berencana untuk kembali berangkat dalam misi pelayaran internasional.

Kali ini, Chiki bergabung dalam gerakan global yang bertujuan membuka akses bantuan ke Gaza. Misi yang dijalani penyanyi sekaligus aktivis ini bukanlah perjalanan biasa, melainkan sebuah aksi pelayaran tanpa kekerasan. Simak selengkapnya yuk!

1. Terpanggil Beri Aksi Nyata

Chiki Fawzi Foto Candid (credit: instagram.com/chikifawzi)

Ia menjelaskan bahwa gerakan ini diikuti oleh puluhan delegasi dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Meskipun memiliki risiko yang cukup besar, Chiki merasa terpanggil untuk memberikan aksi nyata bagi warga yang tertindas.

"Ada, ada. Jadi kita semua bergabung dalam gerakan internasional namanya Global Summit Flotilla. Tujuannya adalah membuka koridor kemanusiaan di Gaza via jalur laut," kata Chiki saat ditemui tim KapanLagi.com di kawasan Kemang, Rabu (4/3/2026).

"Dan ini memang pelayaran tanpa kekerasan sama sekali. Dengan damai, gitu ya, kita berlayar. Iya, ada 30-an orang dari Indonesia dan waktu itu memang kita tertahan di Tunisia. Kawanda masya Allah lanjut sampai Sisilia, Italia, tapi habis itu juga tertahan," tambah Chiki.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

2. Tantangan yang Dihadapi Para Aktivis

Chiki Fawzi Berpose dengan Produk Sendiri (credit: instagram.com/chikifawzi)

Chiki menceritakan betapa sulitnya perjuangan untuk menembus wilayah tersebut pada pengalaman sebelumnya. Dinamika politik dan situasi keamanan di wilayah sekitar seringkali berubah secara mendadak. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para aktivis yang ingin menyalurkan bantuan secara langsung.

"Jadi pada saat itu aku inget banget Qatar dibom pangkalan udara militer Amerikanya, terus pada saat itu juga pelabuhan Sidi Bou Said di Tunisia itu juga dibom dari drone, yang ternyata itu dari drone yang berasal dari pangkalan udara militer Amerika yang ada di Malta. Jadi Malta sama pelabuhan Sidi Bou Said itu jaraknya sekitar kayak Jakarta dan Bandung saja, memang deket," tutur Chiki.

3. Mantap Berangkat Bulan April

Chiki Fawzi Pakai Tunik Mocca (credit: instagram.com/chikifawzi)

Meski kondisi geopolitik di Timur Tengah masih tidak menentu, Chiki tetap memantapkan niatnya untuk berangkat pada pertengahan bulan depan. Segala persiapan mulai dari koordinasi internasional hingga kesiapan fisik terus dimatangkan agar misi kali ini bisa berjalan lebih baik.

"Tetapi insya Allah kita sedang merencanakan pelayaran berikutnya tanggal 12 April ke depan insya Allah kalau lancar. Global Summit Flotilla di Indonesia itu di bawah Indonesia Global Peace Convoy," jelasnya lagi.

4. Persiapan Mental dan Fisik

Chiki Fawzi Tersenyum Manis (credit: instagram.com/chikifawzi)

Misi pelayaran yang direncanakan mulai bulan April ini diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama. Chiki pun sudah menyiapkan mental dan fisik untuk tinggal di wilayah tersebut demi membantu masyarakat setempat.

"Rencana sebenarnya kita menargetkan dua bulan sih. Dari awal pelayarannya ya, terakhir rapat seperti itu. Tapi kita akan lihat nanti kondisinya akan seperti apa karena sebenarnya sekarang yang bisa masuk Gaza kalau lewat jalur darat itu cuma orang-orang medis," jelasnya.

5. Ikang Fawzi Sempat Kaget

Chiki Fawzi Pakai Tunik Merah (credit: instagram.com/chikifawzi)

Keputusan Chiki Fawzi untuk berangkat ke Palestina melalui jalur laut tentu menjadi perhatian besar bagi keluarganya. Sebagai seorang anak, Chiki mengaku tidak mudah untuk memberikan pemahaman kepada sang ayah, Ikang Fawzi, mengenai misinya yang cukup berbahaya tersebut.

Reaksi kaget pun sempat ditunjukkan oleh sang ayah saat pertama kali mendengar rencana nekat putrinya. Meski sempat terkejut, Chiki menjelaskan bahwa ayahnya adalah sosok yang sangat menghargai perjuangan kemanusiaan.

6. Usaha Meyakinkan Sang Ayah

Chiki Fawzi jadi Model Clothing Line (credit: instagram.com/chikifawzi)

Melalui komunikasi yang intens, Chiki perlahan-lahan meyakinkan orang tuanya bahwa apa yang ia lakukan adalah sebuah kewajiban nurani. "Iya, usaha sih memang pelan-pelan dan tapi Ayah tahu banget ini perjuangan di sini. Kaget banget, Mas. Ya kaget lah, ngomong macem-macem antara bapak dan anak," ungkap Chiki Fawzi.

Namun, Chiki bersyukur karena akhirnya ia mendapatkan restu dan dukungan moral yang kuat dari Ikang Fawzi untuk melanjutkan niat baiknya tersebut. "Sama Ayah didukung sih. Ya khawatir pasti ada, orang tua lah, manusiawi. Pesannya ya jaga diri, jaga iman," ucap Chiki Fawzi.

7. Merasa Miliki Tanggung Jawab Moral

Chiki Fawzi Pakai Tunik Cream (credit: instagram.com/chikifawzi)

Bagi Chiki, keberangkatan ini memiliki makna mendalam baik dari sisi agama maupun kemanusiaan. Ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memperjuangkan keadilan bagi warga di sana.

"Ya karena hati saya di sana. Dan kalau dari segi muslim ya, ini nih ada ujian akidah di sini, karena sebenarnya kita ada kewajiban untuk memperjuangkan Baitul Maqdis. Dari segi kemanusiaan, itu yang terjadi di sana sudah bener-bener hal yang bukan manusiawi sama sekali," pungkas Chiki.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending