SELEBRITI

Depresi Sejak Masih 13 Tahun, Ariel Tatum Akui Gara-Gara Body Shaming

Minggu, 20 Oktober 2019 07:45 Penulis: Sora Soraya

Ariel Tatum @ KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Baru-baru ini Ariel Tatum membuat sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan. Di tengah maraknya kasus bunuh diri dan cyber bullying yang menimpa idol K-Pop Choi Sulli, Ariel mengaku pernah mengalami depresi sejak masih berusia 13 tahun.

Bukan sekedar depresi biasa, rupanya Ariel Tatum juga sempat berulang kali melakukan percobaan bunuh diri. Beruntung saat itu ia berhasil menguasai dirinya dan mencari bantuan dari ahli psikologis. Ketika ditanya tentang hal tersebut, Ariel pun mengaku sempat menyembunyikan kondisinya dari orangtua.

"Aku pertama kali cari psikolog untuk diriku sendiri di usia 13 tahun. Aku cari sendiri, ngumpet-ngumpet dari orangtuaku. Saat itu aku sudah punya uang jajan sendiri, aku cari-cari tahu. Awalnya pengen ke klinik langsung aja. Coba satu, coba dua, tiga, sampe lima psikolog, dan nggak nemukan jalan keluarnya. Semua psikolog yang aku datangi bilang aku bipolar, anxiety, trauma past life, pernah didiagnosa multiple personality juga," kata Ariel saat ditemui di acara seminar yang digelar di Graha Niaga, Jakarta pada Sabtu (18/10).

1. Akhirnya Menemukan Dokter yang Cocok

Merasa tidak terima dengan hasil diagnosis tersebut, Ariel Tatum mengaku sempat berhenti menemui psikolog selama beberapa waktu. Saat itulah ia mulai menyakiti dirinya sendiri dan bersikap tidak normal. Hingga pada akhirnya ia menemukan seorang dokter yang cocok dan menjalani pengobatan selama bertahun-tahun.

"Sampai akhirnya pas aku SMA, aku cari dokter lagi, ada 2 dokter. Habis itu aku pindah ke sanatorium, di situ akhirnya ketemu Prof. Sasanto, sesepuh yang di sanatorium. Aku ngerasa nyaman, bertahun-tahun di situ," jelas Ariel. 

2. Body Shaming Jadi Faktor Penyebab Depresi

Ketika ditanya lebih lanjut soal penyebab depresi yang dialaminya, Ariel mengaku jika itu terjadi gara-gara tekanan masa kecil. Sudah menjadi bintang iklan sejak masih kelas 5 SD, Ariel yang semakin aktif di industri hiburan rupanya sempat menjadi korban body shaming.

"Aku di-body shaming dari SMP, dulu dibilang kurus banget. SMA puber jadi lebih berisi, dibilang 'ih kayak emak-emak'. Salah gue dimana sih? aku terus cari gimana kalau kurusin dikit lagi. Eh malah dibilang operasi hidung, bibir, tulang pipi. Aku sampai di satu titik, yang nyadari aku hanya mama aku," ungkapnya.


REKOMENDASI
TRENDING