His House
Drama Horror Thriller

His House

2020 93 menit TV-14
Rating 6.4/10
Rating 7/10
Sutradara
Remi Weekes
Penulis Skenario
Remi Weekes Felicity Evans Toby Venables
Studio
Regency Enterprises BBC Film New Regency Productions

His House dibintangi oleh Wunmi Mosaku, Sope Dirisu, dan Matt Smith yang jadi pusat perhatian dalam thriller folk-horror ini. Sejak awal, His House membawa kita mengikuti Bol dan Rial, pasangan pengungsi asal Sudan Selatan yang terpaksa meninggalkan kampung halaman setelah daerah mereka hancur oleh perang.

Bersama putri mereka, Nyagak, mereka menempuh perjalanan mengerikan menyeberangi perairan ganas dari Prancis menuju Inggris dengan perahu motor yang penuh sesak. Ombak mengamuk, angin menggeram, dan lautan terasa seperti mulut besar yang ingin menelan siapa saja di atasnya. Bol dan Rial berhasil mencapai daratan, tetapi Nyagak dan banyak pengungsi lain tidak selamat. Dari sinilah beban emosional yang menekan cerita mulai terasa.

Tiga bulan kemudian, pemerintah Inggris memberi mereka suaka percobaan dan menempatkan mereka di sebuah rumah reyot di pinggiran London. Dindingnya terkelupas, furniturnya kusam, dan suasananya membuat siapa pun bertanya apakah tempat itu pernah benar-benar layak dihuni. Mereka diberi aturan ketat, termasuk larangan pindah atau merusak fasilitas, karena kalau melanggar, ancamannya deportasi. Di lingkungan barunya, mereka juga harus menghadapi tatapan sinis tetangga yang tak ramah. Mark, petugas kasus mereka, memperkenalkan diri sambil menyinggung harapannya bahwa mereka adalah “the good ones,” sebuah ucapan yang terdengar lebih seperti peringatan daripada dukungan.

Dalam upaya menyesuaikan diri, Bol berusaha keras menunjukkan bahwa dirinya cocok tinggal di Inggris. Ia mempelajari lagu-lagu sepak bola, mengubah cara berpakaian, bahkan meminta Rial makan menggunakan sendok dan garpu agar terlihat lebih “sesuai.” Bol ingin pemerintah melihat bahwa mereka pantas tinggal di sana. Namun Rial memilih tetap setia pada identitasnya. Ia memakai pakaian penuh warna, menyimpan kalung Nyagak, dan duduk di lantai ketika makan seperti kebiasaannya. Perbedaan pilihan ini perlahan menjadi jurang kecil antara keduanya.

Tak lama setelah pindah, hal-hal aneh mulai terjadi. KLovers, rumah itu tidak sekadar seram. Ada sosok Nyagak muncul di lorong, lalu kabur ke balik dinding. Ada figur laki-laki misterius yang hanya tampak sekilas. Suasana rumah itu terasa seperti labirin gelap tempat kenangan berdarah ikut tinggal sebagai penghuni tak diundang.

Rial menyadari bahwa mereka sedang diganggu oleh sosok yang ia kenal sebagai apeth, atau “night witch.” Ia menceritakan kisah dari desanya, tentang seorang pria miskin yang tak sengaja mencuri milik apeth di tepi sungai. Saat pria itu membangun rumah, sang apeth ikut pindah ke dalamnya dan menghantuinya tanpa henti. Menurut Rial, apeth telah mengikuti mereka dari Sudan Selatan dan menagih sesuatu yang mereka curi. Jika mereka membayar “utang” itu, apeth berjanji akan membawa Nyagak kembali kepada mereka. Tetapi apa sebenarnya utang itu masih menjadi tanda tanya.

Bol yang ketakutan mencoba memutus hubungan dengan masa lalu. Ia membakar semua barang yang mereka bawa dalam perjalanan. Namun sosok itu terus mengganggu, seakan muncul dari celah dinding dan bayangan lampu. Ketegangan dalam rumah makin parah. Bol bahkan meminta Mark memindahkan mereka dengan alasan ada tikus, tetapi Mark tidak percaya dan menolak.

Putus asa, Bol merobek-robek rumah itu demi mencari apeth. Kerusakan ini tentu saja membuat posisi mereka makin terancam. Rial mengusulkan untuk pergi saja, kembali ke tempat yang lebih ia kenal, walau penuh bahaya. Namun Bol mengurungnya agar tidak kabur dan memutuskan menghadapi apeth sendirian. Ketika akhirnya ia bertemu, apeth menuduh Bol sebagai pencuri yang telah mengambil nyawa yang bukan miliknya. Apeth menawarkan kesepakatan kejam: nyawa Bol ditukar dengan Nyagak. Bol menolak, menyebabkan dirinya terjatuh dalam kondisi hampir tidak sadarkan diri.

Di sisi lain, Rial berhasil melarikan diri dari rumah, tetapi tiba-tiba ia berada kembali di Sudan Selatan, dalam ruang kelas tempat ia dulu belajar. Teman-temannya muncul, namun sekejap kemudian terungkap bahwa mereka adalah korban pembantaian brutal. Rial hanya selamat karena bersembunyi. Bol datang menjemputnya, dan mereka berlari menyelamatkan diri ketika kekacauan merajalela. Dalam perjalanan menuju bus yang hanya mengizinkan orang tua dengan anak naik, Bol melihat seorang gadis kecil bernama Nyagak yang tidak bersama orang tuanya. Dalam keputusasaan untuk bertahan hidup, ia menculik Nyagak dan berpura-pura bahwa ia adalah putri mereka. Nyagak yang asli berteriak memanggil ibunya, tetapi ketika tembakan memecah udara, bus melaju pergi, meninggalkan sang ibu dalam bahaya.

Dalam perjalanan laut setelahnya, Nyagak terjatuh ke air bersama pengungsi lain. Bol dan Rial gagal menyelamatkannya. Sejak saat itu, rasa bersalah menjadi bayangan yang mengikuti mereka, sampai akhirnya apeth datang menagih utang yang sebenarnya. Kini keduanya harus menghadapi kenyataan pahit tentang apa yang mereka lakukan demi bertahan hidup.

Menyadari kebenaran itu, Bol memilih membayar utangnya. Ia membiarkan apeth masuk ke tubuhnya, sementara Nyagak muncul dan menghampiri Rial seolah hidup kembali. Namun Rial memilih kenyataan, bukan ilusi. Ia membunuh apeth, menyelamatkan Bol, dan menerima bahwa Nyagak kini hanyalah bagian dari masa lalu yang tak bisa dipulihkan.

Ketika Mark kembali memeriksa rumah, ia menemukan tempat itu sudah rapi. Kepada Mark, Bol dan Rial mengatakan bahwa mereka memilih untuk tinggal. Mereka menyebut Rial telah membunuh sang penyihir, yang bagi Mark terdengar seperti lelucon. Bol menutup percakapan dengan komentar bahwa kini mereka memilih hidup bersama hantu-hantu masa lalu, termasuk Nyagak, karena hanya dengan mengakuinya, mereka bisa mulai membangun hidup baru.

His House menjadi film debut panjang Remi Weekes yang tayang perdana di Sundance 2020 dan dirilis Netflix pada Oktober di tahun yang sama. Film ini mendapat banyak pujian kritikus karena berhasil memadukan horor dengan trauma, sekaligus memberi ruang bagi kisah pengungsi yang jarang tersorot di genre ini.

Sope Dirisu Bol Majur
Wunmi Mosaku Rial Majur
Malaika Wakoli-Abigaba Nyagak
Matt Smith Mark Essworth
Javier Botet The Witch
Yvonne Campbell South Sudanese Woman
Vivienne Soan Neighbour
Lola May Nyagak's Mother
Kevin Layne The Cameroonian
Maureen Casey Detention Custody Officer

Jadwal Film