SELEBRITI

Disebut Senang Anaknya Lakukan Penganiayaan, Chintami Atmanegara Bongkar Sifat Asli Deanni Ivanda: Diajak Ngomong Susah

Rabu, 09 September 2020 23:01

Instagram

Kapanlagi.com - Chintami Atmanegara akhirnya angkat bicara soal kabar putranya, Dio Alif Utama yang diduga menganiaya perempuan bernama Deanni Ivanda. Chintami mengakui kalau Deanni adalah sahabat Alif dan tinggal di rumahnya.

Saat ditemui di kediamannya kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Rabu (9/9) Chintami Atmanegara kembali menceritakan saat ia mau menerima Deanni Ivanda tinggal di rumahnya karena ia kasihan, perempuan tersebut tak memiliki tempat tinggal.

"Jadi sebenarnya saya sama Alif ingin menolong. Namanya sekarang lagi keadaan seperti ini, semua orang lagi susah kena PHK, semua orang cari pekerjaan," ungkap Chintami Atmanegara.

"Jadi kalau mau seada-adanya di rumah saya ya sudah, saya lihat niat baik dari Alif nolongin kawannya. Tapi yang ditolong ini nggak pandai membawa diri," lanjutnya.

 

1. Kurang Sopan

Chintami Atmanegara juga menilai Deanni adalah anak yang kurang sopan, bahkan Deanni tidak pernah pamit jika pergi hingga sering pulang pagi. Chintami Atmanegara juga menyebut sudah memberinya pekerjaan sebagai admin di butik miliknya namun perempuan yang biasa disapa Dea ini sering lalai karena tak bisa bangun pagi.

"Malam itu dia pergi tapi seperti biasa, kalau pergi nggak izin, datang juga nggak pernah menyapa. Pergi dua hari nanti pulangnya kapan nggak izin juga. Kalau jadi admin kan harus jam 8 pagi sudah on ya, tapi dia tiap pagi diketuk-ketuk kamarnya nggak pernah ada jawaban," kata mantan istri Oddie Agamn ini.

Selain itu, Chintami Atmanegara tak pernah bisa berkomunikasi dengan baik bersama teman Alif itu oleh karena itu ia sebagai orangtua pun berniat membimbingnya ke arah yang baik. Kerena hal itulah Chintami Atmanegara tak nyaman dengan Deanni yang sudah tiga bulan menumpang di rumahnya.

"Saya mau ajak ngobrol susah, dia kalau dipanggil lama, mana sih Dea. Saya udah nasihatin kamu suatu hari jadi ibu, saya nasehatin bla bla bla tapi dia tiap dengar saya ngomong jawabnya, 'terus gimana ya?' Jadi kalau dia terus-terusan tinggal di rumah ada rasa was-was, takut, saya nggak tahu apa ya. Takut kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan nanti saya kebawa-bawa karena saya terima orang seperti itu," tuturnya.

2. Bicara Baik-Baik

Saat itu Chintami Atmanegara pun sempat bicara secara baik-baik agar Deanni mencari tempat tinggal lain. Akan tetapi, Deanni justru emosi dan mengancam akan menjual ginjalnya.

"Jadi saya panggil, Dea Tante mohon maaf, bukannya maksud Tante, jadi kamar yang dia tempati itu adalah kamar penjahit saya. Saya bilang nggak bisa tinggal di sini, jadi tolong dipikirkan, mungkin bisa tinggal di rumah tantenya atau di rumah om. Terus dia bilang 'Tante, Tante tahu nggak kalau jual ginjal di mana?' Saya mau kirim uang buat mama nih. Jadi saya harus keluar sekarang nih tante?'," pungkas Chintami Atmanegara menirukan nada tinggi Deanni.


REKOMENDASI
TRENDING