SELEBRITI

Ditemani Kuasa Hukumnya, Mayang Adik Mendiang Vanessa Angel Diperiksa Penyidik Polres Jakarta Pusat

Senin, 07 Maret 2022 18:40

Mayang adik Vanessa Angel diperiksa polisi ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Adik mendiang Vanessa Angel, Mayang memenuhi panggilan penyidik Polres Jakarta Pusat, Senin (7/3/2022). Ditemani kuasa hukumnya, Djamaludin Koedoeboen, Mayang diperiksa sebagai saksi atas laporan ayahnya, Doddy Sudrajat kepada selebgram Ayu Wisya alias AW di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

"Alhamdulillah, tadi kami sudah memenuhi panggilan dari penyidik di Polres Metro Jakarta Pusat, Alhamdulillah semua berjalan baik, lancar," kata Djamaludin di Polres Jakarta Pusat, Senin (7/3/2022).

"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih pada penyidik yang profesional dan baik sekali kurang lebih dua jam pemeriksaan atau pemberian keterangan oleh mbak Mayang. Alhamdulillah semua berjalan baik dan lancar," sambungnya.

kata Djamaludin di Polres Jakarta Pusat, Senin (7/3/2022).

1. Diperiksa Sebagai Saksi

Sebanyak 22 pertanyaan Mayang diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Polres Jakarta Pusat. Pertanyaan itu hanya seputar Ayu Wisya yang diduga telah mencemarkan dan menghina nama baik Mayang.

"Terkait apakah mbak mayang mengenal yang bersangkutan atau tidak, apa motivasinya, apa yang Mayang rasakan, apa yang dirugikan, bagaimana teman teman di sekolah dan masyarakat lainnya, atau sikap mbak Mayang sendiri selama ini, dan itu semua dijawab dengan baik dan tegas oleh mbak Mayang," kata Djamaludin.

2. Tak Banyak Komentar

Dalam kesempatan yang sama, Mayang tak banyak bicara usai menjalani menjalani pemeriksaan. Kakak dari Chika ini hanya mengucapkan terima kasih kepada Polres Jakarta Pusat karena laporan ayahnya diterima dengan baik.

"Aku enggak mau banyak omong. cuma mau bilang Terima kasih pada polisi polres jakpus selebihnya aku serahin ke lawyer," kata Mayang.

3. Tindakan Tidak Baik

Menurut Djamaludin, dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Ayu Wisya kepada Mayang merupakan tindakan tidak baik, terutama buat anak-anak.

"Saya kira juga semua tahu, bahwa saudara AW itu followersnya juga banyak, jutaan bahkan. Sehingga tentu dugaan penghinaan dan pencemaran nam baik yang dilakukan ditonton jutaan orang dan itu sangat tidak baik untuk edukasi terutama terhadap anak-anak, terhadap remaja, bahkan terhadap masa depan anak-anak bangsa Indonesia," kata Djamaludin.

4. Saling Menghargai

Djamaludin menambahkan, ia ingin siapa pun bisa menghargai karya setiap orang. 

"Apalagi klien kami ini, mbak Mayang kan masih umur remaja, masih menduduki bangku sekolah SMA. itu tentu bukan sebuah pendidikan yang baik, bahwa kita menghargai setiap kreasi dan inovasi dari siapa pun, mau dia Youtuber, Selebgram, artis, siapa pun," tutup Djamaludin.


REKOMENDASI
TRENDING