SELEBRITI

Dituduh Lakukan Pemerkosaan dan Pakai Narkoba, Fatih Seferagic Buka Suara

Jum'at, 10 Juli 2020 11:38

Fatih Seferagic © Instagram/therealalfatih

Kapanlagi.com - Sejak kemarin, Kamis, (9/7) jagad Twitter geger oleh cuitan sebuah akun bernama @kurdestine. Perempuan yang menyebut dirinya sebagai Shay itu menuduh Fatih Seferagic, hafiz ternama asal Bosnia yang terkenal di dunia telah melakukan pemerkosaan.

Shay menyebut bahwa korban Fatih tidaklah sedikit dan sebagian besar dijanjikan untuk dinikahi. Namun tidak ada satupun yang kemudian menjadi istri dari hafiz yang pernah bertandang ke Indonesia ini.

Tidak hanya itu, Fatih juga dituduh telah memakai narkoba. Ada beberapa jenis yang ia gunakan, salah satunya adalah ganja dan ekstasi. Ia pun disebut memberikan ekstasi kepada perempuan yang dekat dengannya.

 

1. Viral

Tudingan dari Shay ini langsung viral dalam waktu singkat. Dalam thread yang ia tulis, Shay mengungkap beberapa pengakuan dari para korban Fatih yang sebagian membuka suara di Insta Story.

Ia mengumpulkan pengakuan-pengakuan korban, mulai dari yang mengaku diperkosa hingga diberi narkoba. Beberapa netizen yang mengaku sebagai korban pun ikut buka suara mengenai kelakuan asli hafiz ternama ini yang berbeda dari pencitraannya di dunia maya.

"Percakapan antara korban dan @therealalfatih. Dia (Fatih) benar-benar mencekokinya dengan narkoba lalu memperkosanya. Dia (korban) punya alergi jadi minta obat untuk alergi, TAPI DIA MEMBERINYA ECSTASY! Dia merayu korbannya bakal menikahi, tapi itu semua bohong belaka," tulis salah satu netizen sambil menunjukkan bukti tangkapan layar percakapannya dengan Fatih.

2. Fatih Buka Suara

Tuduhan yang kemudian viral di Instagram dan Twitter ini pun sampai ke telinga Fatih. Karena hampir semua yang menulis status di kedua platform ini dengan terang-terangan mention ke akun @therealalfatih yang dimiliki oleh sang hafiz.

Fatih pun buka suara, ia tidak dengan tegas membantah bahwa ia tidak melakukannya. Namun Fatih mengaku gembira karena ada banyak orang yang lebih mempercayainya daripada rumor yang beredar di luar.

"Aku suka orang-orang yang mengerti. Tipe yang tidak mudah menuduh. Kamu bisa curhat kepada mereka, dan memberi label kepadamu sebagai hal terakhir yang ada dalam pikiran mereka. Mereka tidak percaya pada rumor karena mereka tahu bahwa ada dua sisi dalam setiap cerita. Mereka memberimu kesempatan sebelum menghaikimu. Mereka tahu bagaimana kamu sebenarnya, baru kemudian memberi opini. Aku suka orang-orang seperti ini, manusia yang sesungguhnya," tulisnya.

(kpl/phi)


REKOMENDASI
TRENDING