SELEBRITI

Emil Dardak Ungkap Jika Sang Adik Memang Jarang Mengecek Kesehatannya

Kamis, 13 Desember 2018 19:31 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Emil Dardak © Kapanlagi/Akbar Prabowo Triyuwono

Kapanlagi.com - Adik Emil Dardak, Eril Arioristanto Dardak meninggal dunia pada hari Selasa (12/12). Jasad Eril ditemukan petugas kebersihan kosnya di kawasan Dago, Bandung dalam kondisi kepala terbungkus plastik. Setelah diperiksa polisi tak menemukan tanda penganiayaan di tubuhnya.

Dalam situasi berduka, Emil pun sedikit mengenang memori-memori tentang sang adik. Suami Arumi Bachsin yang juga merupakan wakil Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini salut dengan Eril yang punya prinsip.

"Dia tuh paling mirip saya mukanya, walau prediksi saya dia akan lebih good looking. Saya ingat saya pernah ngadep ke gurunya karena Eril berani melawan atas nama temannya, saya bilang salut anak ini berani punya prinsip, gak mau diajak kompromi dan negosiasi," ujarnya kala ditemui usai pemakaman Eril di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

1. Jarang Cek Kesehatan

"Andai dia masih ada dan jadi nyaleg, dia akan jadi seorang legislator yang beda dengan saya. Karena prinsipnya sangat keras," tambahnya lagi.

Emil mengatakan jika sang adik memang jarang mengecek kesehatannya sendiri. Diketahui jika sang adik meninggal dunia karena serangan jantung.

"Itu dia, terlewat juga karena anak muda ya jarang cek kesehatan. Kan tes caleg juga tes kesehatan tapi ya gak bisa terdeteksi kalau yang bersangkutan memang tidak menyampaikan keluhannya," tutupnya.

2. Membuat Rencana Terakhir

Emil mengatakan jika almarhum tidak mengatakan pesan-pesan terakhir. Namun Emil mengatakan jika dirinya darn Eril akan membuat sebuah rencana sebelum sang adik meninggal.

"Pesan terakhir gak ada, tapi rencana terakhir ada. Kami mau ketemu di Trenggalek untuk waktu yang cukup lama rencananya, pas dia selesai ujian terakhir itu saya WA dia kapan selesai ujiannya, gak dijawab," ujarnya kala ditemui usai pemakaman Eril di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

 

3. Seperti Apa Sosok Almarhum?

Lantas, seperti apa sosok almarhum di mata Emil? Dirinya mengatakan jika Eril adalah sosok yang sederhana dan tak pernah merepotkan, walaupun keduanya berbeda usia hingga 13 tahun.

"Sebenernya agak beda, kalau saya tumbuh besar dengan ayah saya, sementara adik saya itu beda usia 13 tahun dengan saya, saya masuk SMA dia baru lahir. Pada saat itu ayah karirnya juga sudah lumayan, tapi pada saat itu saya salut bagaimana Eril ini sangat sederhana ya hidupnya, sama sekali gak pernah ngerepotin," tambahnya.

"Tapi memang anak itu punya passion juga dalam pergerakan, gak pernah minta dukungan sama saya dia berjuang dan berjalan sendiri. Gak tega juga sebenernya dia anak yang sangat gigih dan humble, dan down to earth," tutupnya.

(kpl/apt/frs)


REKOMENDASI
TRENDING