Giwo: KPAI Tak Gagal!
Kapanlagi.com - Disudutkan oleh pernyataan Salim Muhammad, selaku kuasa hukum Tommy Soeharto, ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ir. Dra. Giwo Rubianto Wiyogo, angkat bicara. Saat ditemui di kantor KPAI, Jl Teuku Umar, Kamis (26/4), ia mengemukakan bahwa lembaga yang dipimpinnya sama sekali tidak gagal dalam mengemban misi.
Giwo kembali mengingatkan, lembaga KPAI merupakan lembaga negara dalam perlindungan anak yang bertugas dan berfungsi sesuai undang-undang perlindungan anak, jadi mereka tidak membela siapa pun.
Dalam pandangan Giwo, kepentingan anak adalah prioritas lembaga yang dipimpinnya, kalaupun ada pihak-pihak tertentu yang tidak puas, hal itu sudah menjadi resiko bagian dari tugas KPAI.
"Kami sama sekali tidak memihak salah satunya, bagi kami Mbak Tata dan Mas Tommy adalah orang dewasa. Jadi kita hanya memihak anak-anak mereka," tandas Giwo.
Advertisement
Sebelum keberangkatan KPAI ke Singapura, sebenarnya sudah terjadi mediasi antara kedua pihak melalui pengacaranya masing-masing. Dan itu dianggap KPAI sudah selesai. Saat home visit pun pengacara Tata tidak mendampingi. Hanya saja kedatangan KPAI sudah terlebih dahulu disampaikan oleh pengacara Tata.
"Kami pun sudah berkomunikasi secara langsung dengan Mas Tommy by phone, malahan titip salam untuk anak-anaknya," tutur Giwo.
Dalam proses home visit yang berjalan selama dua hari, digambarkan oleh Giwo, berlangsung dalam kondisi yang kondusif. Home visit pertama dilakukan disebuah club di Orchid Singapura dari jam 7 sampai jam 10 malam, sementara home visit kedua dilakukan di apartement Orchid dimana mereka tinggal.
"Dari hasil home visit dapat disimpulkan bahwa kondisi mereka sangat baik. Keinginan mereka datang ke Jakarta baru nanti pada bulan Juni saat liburan sekolah. Dan penolakan ini dikatakan langsung oleh Dharma, dia memang yang lebih responsif dan bisa diajak ngobrol."
"Proses pendekatan kepada mereka bukan hal mudah harus bertahap dan hati-hati seperti orang pacaran. Waktu menyampaikan salam dari ayahnya pun kami harus berhati-hati dan itu disambut senyum oleh Dharma. Saat kami tanya apakah mereka juga kangen dengan ayahnya."
"Selain itu, kami juga memberikan titipan dari ayah mereka sebuah mainan 'starwars' untuk Dharma dan 'strawberry shotcake' untuk Radhyana. Dan itu disambut antusia oleh Dharma, katanya, ternyata ayah masih ingat kesukaan mereka," tutur Giwo.
Selain itu, dalam home visit tersebut Tata juga banyak cerita tentang masa lalunya, yang menurut Giwo tidak bisa diungkapkan ke publik.
"Kita sampai saat ini belum bisa menyampaikan apapun, tetapi yang jelas sudah ada titik terang dari hasil ini. Dulu yang terlihat kaku, sekarang menjadi lebih mencair. Jadi saya berharap pihak-pihak yang berkaitan jangan berkomentar dulu," pungkas Giwo.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kl/wwn)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
