Hadir di Pemeriksaan Ahmad Dhani, Ini Komentar Wakil Ketua DPR Fadli Zon

Sabtu, 02 Desember 2017 13:40 Penulis: Ahmat Effendi
Hadir di Pemeriksaan Ahmad Dhani, Ini Komentar Wakil Ketua DPR Fadli Zon Ahmad Dhani ŠKapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Pada tanggal 30 November 2017 lalu, musisi Ahmad Dhani menjalani pemeriksaan di kepolisian terkait kasus tweet sarkastik yang ia buat. Menariknya ketika Dhani diperiksa, tampak hadir juga Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Saat ini Dhani memang tercatat sebagai Kader Partai Gerindra, tak heran Fadli menyempatkan diri untuk hadir.

"Saya datang sebagai sahabat juga sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dan sekaligus Wakil Rakyat dalam rangka untuk melihat. Tentu untuk masalah hukum kita hargai proses hukum dan sudah ada yang menangani dari kuasa hukum dan ACTA dan kawan-kawan pengacara yang memberikan pembelaan hukum terhadap saudara Ahmad Dhani. Tetapi kita juga ingin tahu dan saya juga sudah berbicara dengan Ahmad Dhani, karena saya tidak bertemu cukup lama, kira-kira apa sih kasusnya?" ujar Fadli di Polres Jakarta Selatan, Kamis (30/11) malam.

Dhani sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian. Meski demikian ia masih bisa bebas melakukan aktivitas dan tidak ditahan. Dhani dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian, simpatisan Ahok dan pendiri BTP Network.

"Saya mendapatkan informasi bahwa ini adalah persoalan tweet yang sudah lama dilakukan yaitu bulan Maret di masa-masa kampanye ketika itu. Dan tweetnya menurut saya nggak ada apa-apanya. 'Para pembela penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya', apa ini? Jadi jangan sampai masalah tweet seperti ini dipidanakan. Ini menurut saya kriminalisasi," ungkapnya.

Fadli Zon hadiri pemeriksaan Ahmad Dhani. 姆nstagram.com/ahmaddhaniprastFadli Zon hadiri pemeriksaan Ahmad Dhani. 姆nstagram.com/ahmaddhaniprast

Dhani dilaporkan karena diduga melanggar pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU ITE. Meski demikian pihak musisi tersebut beranggapan bahwa tweet yang dibuat sama sekali tidak menyinggung masalah SARA.

"Kalau masalah tweet ini yang dipersoalkan. Tidak menyebut agama apa, tidak menyebut suku apa, tidak menyebut orang, golongan juga. Kita ini adalah negara hukum dan konstitusi kita menjamin untuk berpendapat. Apalagi ini tidak menyinggung siapa-siapa. Jadi menurut saya ini sedang diuji akal sehat kita, dan sedang diuji juga hukum kita apakah mengabdi kepada kepentingan kekuasaan atau kepada kepentingan hukum itu sendiri. Itu sedang kita uji untuk kasus ini. Karena ini telanjang sekali," tuturnya.

Fadli Zon tidak ingin hukum yang ada digunakan begitu saja untuk kepentingan kekuasaan. Karena itu sebagai anggota DPR ia melihat proses hukum yang dilakukan dan mengawasi kinerja aparat Kepolisian.

"Kalimat-kalimat juga tidak ada jadi menurut saya tidak ada case, ini pendapat. Tapi biar lah proses hukum berjalan, saya juga tidak melakukan intervensi tapi kita mendengar dari pengacara dan juga dari saudara Ahmad Dhani sendiri ini menurut saya harus didudukkan. Jadi kita lihat prosesnya sampai di mana, kita harus mengawasi apa yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Gitu ya. Makasih," tandasnya.

(kpl/aal/sjw)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING