Advertorial

Hidungnya Sensitif, Olivia Jensen Gampang Cium Masalah Bau Badan

Hidungnya Sensitif, Olivia Jensen Gampang Cium Masalah Bau Badan Olivia Jensen (c)rexona

Kapanlagi.com - Setiap manusia memiliki hidung sebagai sarana untuk bernafas dan mencium bau-bauan. Karena indera penciuman ini pula seseorang bisa mendeteksi apakah sesuatu hal harus didekati atau dijauhi. Misalnya, manusia akan mendekati sumber bau-bauan yang mengeluarkan aroma wangi, seperti bunga atau pengharum badan. Sementara orang akan menjauh saat mulai mendeteksi bau yang kurang sedap.
Salah satu penghasil bau yang kurang sedap adalah tubuh manusia. Karena adanya kelenjar keringat demi menjaga suhu tubuh, manusia rentan dihinggapi dengan bakteri-bakteri yang berpotensi menimbulkan bau badan. Hal ini juga disadari oleh aktris Olivia Lubis Jensen. Diakuinya bahwa ia memiliki masalah dengan bau badan yang tidak sedap karena memiliki indera penciuman yang tajam.
"Saya termasuk orang yang memiliki indera penciuman yang cukup sensitif, sehingga biasanya saya dapat langsung mengetahui saat seseorang yang berada di sekitar saya memiliki masalah bau badan," ungkap Olivia.
Baginya, bau badan adalah salah satu cara bagi seseorang dalam menunjukkan pribadinya kepada orang lain, sekaligus meninggalkan kesan yang akan tertanam selamanya kepada orang lain yang berinteraksi dengannya.
"Masalah bau badan tentunya sangat mengganggu, dan biasanya saya langsung memiliki persepsi tertentu mengenai orang tersebut. Seberapa rapi atau menyenangkannya seseorang, kalau ia punya masalah bau badan, pasti image-nya di mata saya akan menjadi kurang baik," lanjut aktris yang pernah meramaikan film THE TARIX JABRIX 3 ini.

Olivia Jensen (c)RexonaOlivia Jensen (c)Rexona

Namun apa mau dikata, sebagian besar orang Indonesia masih memegang toleransi yang kuat. Saking kuatnya, mengingatkan orang lain bahwa ia memiliki bau badan pun dianggap sebagai hal yang tabu.
Sebelum orang lain mengingatkan, perlu digarisbawahi bahwa bau badan memang sebuah masalah yang harus diantisipasi dan ditanggulangi. Menjaga area ketiak tetap kering bukanlah satu-satunya cara karena bakteri penyebab bau badan bisa merambah ke area tubuh lain yang juga berkeringat. Solusinya adalah menggunakan Rexona Antibacterial Defense yang dapat melindungi penggunanya dari kedua masalah tersebut.
Rexona Antibacterial Defense memiliki dua formulasi anti-bau yang menawarkan perlindungan 10 kali lebih efektif terhadap bau badan, di mana bahan anti bakteri aktif pada varian ini dapat membunuh bakteri penyebab bau badan bahkan sebelum ia bereaksi dengan keringat dan menyebabkan bau badan. Dengan aroma citrus yang semerbak, Rexona Antibacterial Defense akan menambahkan kesegaran sepanjang hari.
Rexona Antibacterial Defense juga dilengkapi dengan teknologi Motionsense, berupa formula wewangian berbentuk micro capsule yang akan pecah saat penggunanya melakukan gerakan. Jadi, semakin aktif begerak, lebih banyak micro capsule akan pecah dan memancarkan aroma dan kesegaran. Membuat penggunanya terasa segar dan wangi sepanjang hari, serta bebas keringat dan bau badan dan bebas dari rasa sungkan seperti kata Olivia Jensen.
"Mengingat etika dan kebiasaan kita sebagai orang Indonesia, saya selalu berpikir dua kali untuk mengingatkan orang tersebut," pungkas wanita 23 tahun ini. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(adv/aik/boo)

Rekomendasi
Trending