SELEBRITI

Hotman Paris Siap Penjarakan Farhat Abbas dan Andar Situmorang

Senin, 26 Agustus 2019 23:22 Penulis: Dhimas Nugraha

Hotman Paris Hutapea ©KapanLagi.com/Akbar Prabowo Triyuwono

Kapanlagi.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea baru saja mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Diam-diam Hotman telah melaporkan Andar Situmorang dan Farhat Abbas terkait penyebaran video mesum di media sosial dan pencemaran nama baik.

"Tanggal 14 agustus, saya sudah bikin dua laporan polisi, terhadap Andar Situmorang, yang saya tidak pernah ketemu seumur hidup. Yang kedua, Farhat Abbas," kata Hotman Paris saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Seni (26/8/2019).

"Hari ini, saya membuat sebagai kelanjutan dari salah satu BAP, yaitu BAP terhadap Andar, saya hari ini membuat BAP klarifikasi, sebagai pelapor," sambungnya.

1. Laporan Farhat Abbas Tak Berdasar

Selain itu, Hotman Paris merasa jika laporan dari Farhat Abbas yang ditujukan kepadanya tak berdasar. Tak hanya itu saja, Hotman juga menambahkan ada kejanggalan di BAP laporan Farhat Abbas. Ia mengatakan, jika orang yang ada di dalam video bukanlah dirinya.

"Inti laporan saya adalah, dia dengan gegabah mengatakan, diduga katanya yang di video itu Hotman Paris dan sekretarisnya. Tapi waktu saya di BAP klarifikasi di laporannya Farhat, yang ditanyakan ke saya, tampangnya bukan tampang Indonesia, ya tampang orang Luar Negeri," papar pengacara kondang tersebut.

2. Pihak Kepolisian Sudah Kantongi Bukti Kuat

Hotman Paris juga mengatakan jika dirinya sudah mengantongi bukti-bukti kuat. Menurutnya, tinggal menunggu hasil penyidikan dari kepolisian.

"Kedua, disebutkan juga katanya saya di berbagai akun katanya inex atau narkoba. Itulah inti laporannya hari, dan ada 20 pertanyaan. Bukti-buktinya telak semua, dan kita tunggu aja hasilnya bagaimana," tuturnya.

3. Menunggu dan Mengikuti Jalannya Kasus

Ia juga menambahkan, jika selama ini ia memang menunggu dan mengikuti jalannya kasus ini. Hingga ia dipanggil penyidik, dan akhirnya bisa membeberkan fakta yang sebenarnya.

"Sifat saya, saya tidak pernah mendahului penyidik, karena saya selalu pakai otak. Dalam kasus ikan asin jilid 1, saya tenang. Semua gerakan mereka saya ikutin. Semua termasuk video-video tertawa dari Pablo saya posting, dan akhirnya apa? Masuk penjara kan. Silent, analisa, action," tandasnya.

(kpl/apt/dim)


REKOMENDASI
TRENDING