Iga Mawarni Ingin Temukan Kehendak Tuhan

Kapanlagi.com - Penyanyi Iga Mawarni ternyata memiliki satu keinginan yang belum tercapai hingga kini, yakni mencari tahu kebenaran dari kehendak Tuhan.

"Bukan mencari Tuhan, itu beda artinya. Saya muslim, agama saya Islam, tetapi saya masih belum menemukan apa sesungguhnya kehendak Tuhan," Katanya.

Mengaku sudah 13 tahun memeluk Islam, Iga mengakui dirinya belum memahami Al-Quran.

"Meskipun kita mungkin bisa membacanya, tetapi belum tentu paham maksudnya kan?," katanya setengah bertanya.

Ia juga menyoal tentang kewajiban umat pergi haji bila sudah mampu.

"Katanya wajib, tetapi bagaimana? Apakah cukup bila kita sudah kaya, punya uang untuk pergi haji?

Lalu apa yang anda lakukan? "Saya hanya mencoba untuk selalu berbuat baik," katanya.

Ditanyakan soal musik jazz yang ia tekuni selama ini, Iga mengatakan musik kaum budak (negro) itu sangat menyentuh nuraninya.

"Jazz itu tangisan, kesedihan kaum budak, sangat menyentuh sanubari," Katanya.

Ia juga menyatakan bahwa jazz adalah karya spontanitas yang membangun semangat. "Karena itu sering kita lihat musisi jazz melakukan jam session, berkolaborasi langsung di atas pentas tanpa latihan."

Seperti artis, musisi dan penyanyi lain, Iga Mawarni belakangan ini juga sibuk membantu korban bencana nasional di Aceh dan Sumatera Utara.

Selain terlibat dalam album KITA UNTUK MEREKA yang digagas Sony Music Indonesia, bersama lebih dari 50 artis nasional, Iga pada belum lama ini juga tampil dalam konser amal di Solo dan Yogyakarta.

"Saya juga sudah dihubungi untuk tampil pada `Jakarta International Java Jazz Festival` (Maret 2005 - red)," Kata penyanyi yang saat ini sedang mempersiapkan album ketiga tersebut.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(*/erl)

Rekomendasi
Trending