Ingin Meninggal Khusnul Khotimah, Dewi Sandra Terus Panjatkan Doa

Jum'at, 16 Juni 2017 05:36 Penulis: Cinthya Septavy
Ingin Meninggal Khusnul Khotimah, Dewi Sandra Terus Panjatkan Doa Dewi Sandra © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Bagi umat Muslim, meninggal dunia dalam keadaan khusnul khotimah adalah hal yang paling diimpikan. Sependapat dengan ujaran tersebut, aktris cantik Dewi Sandra pun memimpikan hal yang sama. Wanita berhijab itu juga berbagi cerita tentang target ibadah yang dikejarnya yakni khatam Al Quran di bulan Ramadan.
   
"Baru-baru ini beberapa tahun belakangan saya baru mulai paling 1-2 hal. Sekarang aku punya target harus khatam di bulan Ramadhan. Tetapi minggu pertama aku semangat I can do this! Harus istiqomah dan fokus, niat harus lurus. Sudah tetapi minggu kedua sekrup mulai loss. Aku bilang bisa kejer kok tetapi itu salah. Buat aku itu pelajaran besar kalau setan tuh bukan yang seram-seram, tetapi yang mengusik dan mengganggu hati tuh diri kita sendiri. I miss my target tetapi masih ada waktu ngejar. Insyaallah khatam," ujar Dewi Sandra saat dijumpai di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (14/6).

"Menurutku pribadi kalau saya bisa meninggal dengan cara begitu itu impian saya, karena itu cara meninggal paling enak. Pada saat kita sujud mencium tanah, untuk memohon ampunan Allah pada saat itu roh kita diambil. Saya berdoa supaya bisa seperti itu. Betapa nikmatnya orang meninggal dalam keadaan suci, dekat dengan Allah, dalam kondisi mengingat Allah. Siapa yang gak mau? Saya mau sekali. Apalagi ini bulan Ramadhan," tuturnya.

Tak berlebihan rasanya jika Dewi Sandra terus memanjatkan doa setiap harinya agar kelak bisa meninggal dunia secara khusnul khotimah. Padahal dulu saat masih menjadi penyanyi, wanita tahun tersebut ingin suatu saat meninggal dunia di atas panggung, tempatnya melakukan hal yang dicintai.

Dewi Sandra ingin meninggal dalam keadaan khusnul khotimah © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoDewi Sandra ingin meninggal dalam keadaan khusnul khotimah © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto


"Sekarang kita masih dikasih napas, gak ada yang tahu apa yang terjadi di kehidupan kita selanjutnya kan? Kita hanya bisa menerka dan membayangkan. Tetapi kalau mau tau kan harus meninggal dulu. Pertanyaannya apa kita siap untuk meninggal? Tiap hari kita ngapain menghabiskan waktu? Gue salat masih bolong-bolong, puasa niatnya masih belum. Are we ready to die? Kita kan harus siap dengan konsekuensinya. Kalau timbangannya berat sebelah, siap gak? Serem," lanjut wanita berhijab tersebut.

"Dulu doa saya (meninggal) diatas panggung. Sekarang saya berdoa ya Allah plis jangan sampai. Semoga di atas sajadah atau setidaknya melakukan sesuatu yang khusnul khatimah. Baca Al Quran gak apa-apa deh tetapi lagi melakukan sesuatu yang deket sama Allah," tandasnya.

(kpl/aal/cvn)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING