Ini Yang Membuat Ronny Sianturi Nangis di Kuburan Yanni Libels

Kamis, 26 Maret 2015 11:52 Penulis: Ahmat Effendi
Ini Yang Membuat Ronny Sianturi Nangis di Kuburan Yanni Libels Yanni Libels ©KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Sebagai sahabat, Ronny Sianturi menjadi salah satu orang yang kehilangan dengan kepergian Yanni Libels untuk selama-lamanya. Meski Ronny berusaha untuk tidak menangis, namun air mata tersebut tetap terjatuh juga.

Awalnya Ronny yang bersama Yanni dan Edwin Manangsang membesarkan Trio Libels sejak 1989 mencoba untuk tegar walau ditinggalkan sahabatnya. Namun kondisi itu sangat berbeda ketika ia mendapat kesempatan untuk memberikan sambutan terakhir sebelum Yanni diturunkan ke pusara.

Ronny pun sempat membacakan postingan Yanni di facebooknya sebelum meninggal. Hal itu lah yang membuat dirinya tidak mampu menahan air mata.

Ronny Sianturi menangis di pemakakan Yanni Libels. ©KapanLagi.com®/BusanRonny Sianturi menangis di pemakakan Yanni Libels. ©KapanLagi.com®/Busan

"Semalam saya sempat menyendiri dan buka-buka facebook Yanni, dan saya menemukan tulisan Yanni soal hidup," ujar Ronny di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Kamis (26/03).


Berikut tulisan Yanni di akun facebooknya:

INI BUKAN NASEHAT

  • "SAYA PIKIR......SAYA PIKIR... "
  • Saya pikir, hidup itu harus banyak meminta ~ ternyata harus banyak memberi.
  • Saya pikir, sayalah orang yang paling hebat ~ ternyata ada langit di atas langit.
  • Saya pikir, kegagalan itu final ~ ternyata hanya sukses yang tertunda.
  • Saya pikir, sukses itu harus kerja keras ~ ternyata kerja cerdas
  • Saya pikir, kunci surga ada di langit ~ ternyata ada di hatiku.
  • Saya pikir, Tuhan selalu mengabulkan setiap permintaan ~ ternyata Tuhan hanya memberikan yang kita perlukan.
  • Saya pikir, makhluk yang paling bisa bertahan hidup adalah yang paling pintar, atau yang paling kuat ~ ternyata yang paling cepat merespon perubahan.
  • Saya pikir, keberhasilan itu karena turunan ~ ternyata karena ketekunan.
  • Saya pikir, kecantikan luar yang paling menarik ~ ternyata inner beauty yang lebih menawan.
  • Saya pikir, kebahagian itu ketika menengok ke atas ~ ternyata ketika melihat ke bawah.
  • Saya pikir, usia manusia itu di ukur dari bulan & tahun ~ ternyata di hitung dari apa yang telah dilakukannya kepada orang lain.
  • Saya pikir, yang paling berharga itu uang & Kekuasaan -emas- permata ~ Ternyata BUKAN juga ......yang paling Penting dan Paling mahal itu "KESEHATAN dan NAMA BAIK".

(kpl/hen/sjw)

Editor:

Ahmat Effendi


REKOMENDASI
TRENDING