Ja Rule Terbelit Masalah Hukum

Rabu, 20 Juli 2005 13:54 Penulis: Erlin
Kapanlagi.com - Bintang musik rapper, Ja Rule kembali tersandung masalah hukum. Dalam sebuah rekaman yang dikeluarkan NYPD, Rule disinyalir terlibat dalam suatu baku tembak di New York pada tahun 2004.

Seperti dilansir New York Post, Rule sedang menjalani penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian federal atas dakwaan penembakan terhadap dua orang di sebuah tempat kumpul-kumpul yang populer di Manhattan, Club LQ, seusai pesta akhir tahun lalu tahun. Salah seorang bernama William Clark berusia 39 tahun, menjadi korban penembakan dan telah meninggal dunia.

Kejadian yang terjadi pada tanggal 27 Desember itu berawal saat penyelenggaraan pesta untuk Rule di Club LQ. Entah bagaimana kejadiannya, tiba-tiba terjadi penembakan. Pihak kepolisian mengatakan dari rekaman video tersebut, diperoleh bukti bahwa Rule meninggalkan club tersebut sekitar pukul 03:30 pagi waktu setempat. Saat yang bersamaan, Clark dan pria lain bernama Troy Moore, berjalan beriringan.

Saat mobil Rule mendekatinya, salah seorang bodyguard Rule langsung berlari ke mobil dan menarik tangan Rule, saat itulah pistol meletus dari tangan Rule, mengakibat Moore luka serius dan Clark Meninggal. Menurut pengacara Rule, Murray Richman, rapper Holla Holla itu, tidak bersalah.

Tidak diketahui persis apa yang terjadi antara Clark dan Moore dengan kelompok Rule. Menurut New York Daily News, kedua korban, Clark dan Moore diketahui mempunyai catatan kejahatan dan pernah dipenjara. Moore dikatakan sudah bekerjasama dengan pihak penyidik mengenai kejadian tersebut. Tetapi hingga sejauh ini belum diketahui apa motif dari penembakan tersebut.

Moore adalah saudara Tyran 'Tah Tah' Moore, yang sedang menjalani hukuman penjara di New York. Tah Tah Moore bekerja disalah satu perusahaan, Irv 'Gotti' Lorenzo dan Crak Lord Kenneth McGriff sebagai pemiliknya, yang dituduh melakukan pencucian uang dan penyalagunaan label minuman. Ia di penjara dengan vonis tidak relevan dengan apa yang ia lakukan.

Tah Tah Moore dan McGriff, diduga orang dibelakang percobaan pembunuhan 50 Cent, tahun 1999. Keduanya dan guru Moore, Eminem, telah mengadakan permusuhan terbuka dengan Ja Rule berserta crewnya.

Akibat kejadian tersebut, manajemen Rule dan artis Ashanti bernaung, telah merubah namanya dari Murder Inc menjadi The Inc.

Menurut The New York Post, Rule pernah mengatakan "aku adalah seorang pembunuh, pembunuhan demi suatu gerakan". Kepolisian setempat yang menyelidiki kasus tesebut menimbulkan spekulasi bahwa terjadi konspirasi pembunuhan.

Musim panas tahun lalu, Rule pernah mendekam disel penjara New York karena mengendarai mobilnya tanpa surat izin dan memiliki marijuana. Dalam peristiwa itu, Ia bayar denda US$ 550 dan memperoleh kebebasan.

(ind/erl)

Editor:

Erlin


REKOMENDASI
TRENDING