SELEBRITI

Jennifer Jill Ngaku Sudah Lama Tidak Pakai Sabu, Hasil Spesimen Rambut Berkata Lain

Rabu, 24 Februari 2021 19:45

Jennifer Jill / Credit: KapanLagi - Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Hasil pemeriksaan spesimen rambut Jennifer Jill telah keluar. Diketahui istri dari pesinetron Ajun Perwira itu positif menggunakan metamfetamin atau sabu. Hal tersebut diungkapkan oleh AKP Arif Oktora selaku Kanit I Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (24/2/2021).

Setelah mendapatkan hasil tersebut, Arif Oktora mengatakan jika pihaknya akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Jennifer Jill. Karena seperti diketahui sebelumnya wanita tajir itu mengaku sudah lama tidak menggunakan sabu.

"Hasil sudah kami peroleh di mana hasil spesimen rambut tersebut adalah benar terbukti positif metamfetamin dari spesimen rambut saudari JJ. Kemungkinan akan melakukan pemeriksaan lanjutan karena keterangan yang bersangkutan sudah lama tidak mengunakan. Berarti ada perbedaan hasil denganĀ  keterangan (Jennifer Jill)," kata Arif Oktora di Polres Metro Jakarta Barat.


1. Belum Lama Ini Pakai Narkoba?

Jika dari hasil spesimen rambut menunjukkan seseorang positif narkoba, maka itu artinya sang pengguna baru saja mengonsumsi barang haram tersebut dalam kurun waktu tertentu.

"Hasil spesimen rambut ini adalah durasi waktunya satu sampai tiga bulan pemakain artinya dalam durasi waktu tersebut yang bersangkutan memakai narkotika jenis sabu," tegasnya.

2. Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara

Diberitakan sebelumnya, Jennifer Jill diamankan Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat pada Selasa (16/2/2021). Ia diamankan bersama Ajun Perwira dan anaknya yang bernama Philo. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti sabu seberat 0,39 gram dan satu pipet bekas pakai yang diketahui milik Jennifer Jill.

Karena Philo dan Ajun Perwira tidak cukup bukti untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut, maka Philo dan Ajun Perwira dikembalikan kepada keluarga. Sedangkan Jennifer Jill karena terbukti melawan hukum dikenakan Pasal 112 ayat (1) UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.


REKOMENDASI
TRENDING