Kehilangan Sang Mama, Terry Putri Akui Menutup Diri Sampai...

Jum'at, 23 Juni 2017 16:02 Penulis: Cinthya Septavy
Kehilangan Sang Mama, Terry Putri Akui Menutup Diri Sampai... Terry Putri © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Sosok wanita kuat yang mandiri sepertinya cocok disematkan bagi selebriti cantik Terry Putri. Bagaimana tidak, selepas kepergian sang mama beberapa waktu lalu membuatnya harus melakukan segala persiapan jelang Lebaran seorang diri di rumah. Tak lupa, Terry pun juga berziarah ke makam mamanya seperti pula yang dilakukan kebanyakan umat Muslim lainnya jelang Hari Kemenangan tiba.

"Aku minta maaf sanak saudaraku dan kakak adekku kalau ke rumah ya, aku untuk Lebaran ini harus pesen di restoran. Ya karena itu selain aku juga pengen malam Lebarannya lebih banyak ibadahnya gitu ya. Jadi ya sekarang mah apa yang bisa dilakukan yang simple ya kita pesan kayaknya. Tapi gak mengurangi keberkahan Insya Allah," ujar Terry Putri ditemui usai menghadiri acara buka puasa bersama 1000 anak yantim dan kaum duafa di Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (21/6).  

"Kita berstrategi sih ya. Karena kita tahu Tanah Kusir bagaimana macetnya. Jadi kalau aku sih dari kemarin-kemarin kalau ke makam dari pagi banget. Jam 7 udah ke sana. Biasanya sebelum Ramadan kan kita ziarah. Mungkin kalau ada Idul Fitri ini kita juga harus menjadi muslim yang pinter berstrategi juga ya. Ziarah pasti, habis itu di rumah aja," imbuhnya.

Kehilangan sang mama, Terry Putri: Aku dibilang anak hilang © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoKehilangan sang mama, Terry Putri: Aku dibilang anak hilang © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto



Bicara tentang Lebaran pasti tak lepas dari Tunjangan Hari Raya yang juga diberikan kepada anak-anak kecil saat Lebaran. Soal ini, Terry mengaku tak menyiapkan sebab semua keponakannya sudah dewasa. Ia pun akhirnya menyalurkan sedikit dari penghasilannya kepada sesama yang membutuhkan. Lebih lanjut, wanita tahun tersebut membuat sebuah pengakuan yang mencengangkan saat ia kehilangan sang mama, kira-kira kenapa ya?

"Ponakanku itu paling kecil udah kuliah. Kata mama aku kan harusnya yang kasih cucu. Udah gitu aku kan gak kawin-kawin dan gak menunda punya anak. Ponakan yang terakhir aku kan udah kuliah. Jadi mungkin lebih ke yang membutuhkan yang aku salurkan dari Ramadan ini. Kalau yang lebih bermanfaat dan lebih nyampe ibaratnya untuk yang membutuhkan. Nggak ada sungkeman ya jadinya. Sungkemannya ini aja deh pas lagi ziarah di sana. Terus ya diganti dgn mengirimkan dengan doa aja sungkemannya. Gak ada ya sekarang, baru sadar," ucap wanita 37 tahun tersebut.

"Aku menutup diri loh. Aku tuh 2 bulan awal habis mama meninggal kemana-mana tuh cuma bekerja aja. Kata teman-temanku di IG story pasti bilang anak hilang, terus kemarin pas kemarin lagi sama temen-temen 'Terry sombong'. Pertama tuh kerjaan, aku cuma keluar untuk bekerja secara maksimal dan aku pulang dan aku bengong aja. Tafakur berdoa. Makanya aku dibilang teman, aku dibilang anak hilang. Aku ikhtiar aja, di TV tetep ada. Tapi aku arisan keluarga aku gak dateng, kumpul teman-teman aku gak datang. Gak tahu lah ya, semua orang punya momen," pungkasnya.

(kpl/aal/cvn)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING